Spirit Of Berdine

Spirit Of Berdine
Chapter 1: Love


__ADS_3

Ini adalah kisah cinta seorang spirit dengan manusia. Kisah cinta bodoh, menggenaskan, serta membutakan mata sang Spirit.


Manusia dan Spirit tidak ditakdirkan untuk hidup bersama, saling mencintai antar satu dengan yang lain. Tapi kedua orang ini telah melanggar peraturan bentang hidup dunia khayangan, hingga akhirnya cinta tersebut terus-menerus menghilang dihadapannya.


Spirit sangat sedih ketika cintanya menghilang, ia menunggu sang cinta dalam kurun waktu yang sangat lama. Setahun, sepuluh tahun, seribu tahun, bahkan sejuta tahun. Spirit itu terus menanti dia dengan rasa cinta tetap didalam hatinya.


Spirit itu selalu menulis surat, sepanjang masa ia menunggu surat tersebut telah menggunung menjadi gundukan surat. Namun ribuan surat tadi tak pernah sampai ke tangan penerimanya.


.


.


.


Kerajaan Spirit (Berdine)...


"Dimana Betric ?."


Wanita yang sedang duduk dimeja makan itu adalah ratu kerajaan Berdine. Cliona Adolf Berdine merupakan nama sang ratu terkuat sepanjang sejarah kerajaan Spirit, wajah cantik dengan kecerdasan luar biasa menjadi kekuatan sendiri baginya.


"Mungkin nona sedang menuju kesini yang mulia."


Lalu yang sedang ia bawa bicara bernama Furozh. Seorang kesatria spirit, yang sudah mengabdikan dirinya untuk sang ratu Cliona sejak ribuan tahun lalu.


"Brak !!!."


"Pagi semuanya."


"Yaampun kakak."


Sedangkan para wanita dibelakang pintu itu adalah para anak gadis ratu Cliona.


Yang membuka pintu dengan dobrakan merupakan si anak sulung, penerus ratu Cliona berikutnya. Ia bernama Betricania Adolf Berdine. Memiliki paras cantik sama seperti ibunya, membuat ia menjadi bunga mawar kerajaan Berdine, namun sikap sang Putri tak mendukung parasnya.


Sedangkan gadis pemalu berambut pirang di belakang Betricania merupakan anak kedua ratu Cliona. Sikapnya sungguh terbalik dari sang kakak, namun jika dibandingkan kecantikannya tak seberapa dari Betricania. Ia memiliki nama Xavera Adolf Berdine.


"Kenapa kalian memiliki waktu lama untuk kemari ?."


"Aduhh... Maaf ibu aku sedang menyiapkan susu untuk Elly."


Dan Elly itu adalah aku, putri pertama dari Betricania. Didalam dunia spirit mendapatkan anak tidak harus dengan cara menikah, kami dapat membuat anak dari ras hewan yang sudah ditanamkan sedikit gen spirit ditubuh kami. Jika hal itu berhasil ras hewan akan berubah menjadi spirit mengikuti garis keturunan sang pembuatnya.


Disini aku terlahir dengan cara seperti itu, aku berawal dari ras kucing kemudian diambil oleh Betricania, dan ditanamkan sedikit mana cahaya didalam tubuhku. Ternyata mana tersebut berkembang dengan sangat baik, lalu aku pun berubah menjadi spirit yang sangat mirip dengan Betricania, hanya beda pada rambut saja.

__ADS_1


"Betricania sudah kubilang kan !, Jika kau tak sanggup punya anak maka jangan diciptakan !."


"Aduh, iya iya. Ibu ini masih pagi, kasihan burung didepan jendela."


"Aku pusing melihat tingkah mu, apa kau bisa meneruskan kerajaan ini dengan baik nanti ?." Menghela nafas panjang.


Nenek selalu mencemaskan Betricania, karena secara mental ia masih terlalu ke kanak-kanakan. Tapi menurut perundang-undangan pemerintah kerajaan Berdine, anak tertua yang harus menjadi pewaris kerajaan Berdine, kecuali anak tunggal tersebut mati ditengah jabatannya.


" Ibuu lagian jika aku tidak bisa kan masih ada Vera, ganti saja Putri mahkota nya."


"Ctak !." Pisau berkekuatan mana langsung melesat kearah Betricania.


"Akhhhhhhhhh! Ibu ingin membunuhku ?."


"Diam gadis nakal, kamu fikir pemindahan kekuasaan itu mudah hah ?!. Kau harus mati dulu baru bisa diganti oleh adikmu !. Apa kau mau mati ?!."


"Aku akan pergi ke dimensi lain dan takkan kembali lagi." Dikala nenek sedang marah Betricania malah duduk dimeja makan dengan santainya.


"Jika aku pergi bilang saja aku sudah mati, lagian aku tak pernah berjumpa dengan para rakyat, jika ibu bilang aku mati karena sakit pasti mereka akan percaya."


Semua orang langsung membeku mendengar pernyataan Betricania, bibi yang duduk disamping Betricania bahkan sampai menjatuhkan sendok dan pisau ditangannya.


"Apa kakak sedang bercanda ?!."


"Mau ke dimensi mana kau Betricania ?."


Makan Betricania langsung terhenti saat mendengar pertanyaan nenek, ia menoleh kearah nenek yang sudah menyulitkan matanya menandakan bahwa ia tengah curiga.


"Kau tidak mau ke dimensi penuh manusia tidak berakal itu kan?."


"Ibu. Jangan panggil mereka seperti itu, ras mereka dan kita sama ibu, mereka juga berfikir seperti kita."


"Brak !!!."


"Prang!!!!!!."


"Akhhhh !, Ibu tenanglah." Xavera


Nenek benar-benar marah saat itu bahkan nenek sampai mampu membelah meja menjadi dua, padahal meja itu memiliki panjang sekitar 5 meter, serta terbuat dari kayu terbaik di krajaan Berdine.


"Betricania !, Berapa kali aku bilang, spirit dan manusia tidak bisa bersatu!."


"Ras mereka dan ras kita telah berbeda, alam akan murka jika kau melanggar batas antara spirit dengan manusia."

__ADS_1


"Ibu !, Kenapa ibu tidak pernah membuka mata ibu tentang manusia ?. Sebenarnya seberapa benci ibu dengan para ras manusia ?."


"Kau bertanya seberapa benci ?." Nenek ku memperlihatkan raut wajah yang belum pernah aku lihat sebelumnya.


"Mereka menyatakan perang kepada kita, membunuh sebagian besar ras kita, lalu mengambil mana ras kita untuk kepentingannya. Ditambah lagi seluruh nenek buyut mu mati ditangan ras manusia, apa kau faham sekarang ?!!.".


Aku yakin saat itu Betricania sudah faham dengan apa yang dikatakan oleh nenek, tapi ia telah terlanjur mencintai salah satu ras manusia itu sehingga matanya pun jadi terpejam seketika.


Ditengah malam nan gelap Betricania membawaku didalam dekapannya, kulihat seuntai panjang rambutnya terpotong lalu ia tinggalkan diatas tempat tidur. Ia juga membuka sebuah portal untuk kami pergi menuju dunia manusia.


"Nyonya kita mau kemana."


"Elly terbangun ?. Maaf ya aku membangunkan Elly, tapi aku akan membawa Elly ke suatu tempat, tempat itu sangat indah untuk kita berdua tinggali."


Aku hanya diam saat itu, aku tak bisa melakukan hal berarti karena aku masih kecil, padahal aku tahu akhir dari keegoisan Betricania akan berakhir tragis. Namun pada akhirnya aku hanya bisa mengikuti langkah kakinya yang pergi sesuka hati, mengembara kian kemari. Sampai ia menemukan seorang manusia jantan disebuah desa.


...----------------...


...K A R A K T E R...



Nama: Betricania Adolf Berdine


Karakter: Keras kepala, setia, dan selalu mementingkan keinginannya


Jabatan: Putri mahkota kerajaan Berdine



Nama: Xavera Adolf Berdine


Karakter: Lemah lembut, bijaksana, selalu berkepala dingin, dan hampir memiliki karakter sama seperti ibunya.


Jabatan: Putri kerajaan Berdine



Nama: Cliona Adolf Berdine


Karakter: Tegas, selalu mengedepankan kepentingan rakyat, bijaksana, selalu berkepala dingin, dan kadangkala pendendam


Jabatan: Ratu kerajaan Berdine

__ADS_1


__ADS_2