
Praang
Yusril membanting semua barang yang ada di nakas. Lampu tidur tak luput dari amukan kemarahan Yusril.
"Berani sekali pria itu mengatakan 'Kimmyku' pada istriku! Dia adalah istriku!!" Ucap Yusril berteriak menendang benda yang berserakan di lantai.
Ingin rasanya Yusril menjemput Kimmy dari rumah Aini, sang mertua, tetapi Yusril mengingat kembali ucapan sang mertua. Yusril mencengkram rambutnya dengan frustasi, ia ingat bahwa sang mertua melarangnya mendekati Kimmy kembali.
***
Lili mondar mandir saat teleponnya tetap tidak tersambung. Sementara di ruang rapat semua staff sudah menunggu Yusril.
"Kenapa Presdir tidak mengangkat teleponnya?" Lili benar-benar bingung harus bagaimana. Tidak ada pilihan lain, Lili akhirnya menelepon Kimmy.
"Halo, Kim," sapa Lili ketika panggilannya tersambung.
"Ada apa, Li?"
"Kamu dimana?"
"Aku di rumah."
"Apa kau bersama Presdir? Hari ini ada rapat penting, tapi Pak Yusril belum datang, ponselnya juga mati. Bisakah kau membawa Pak Presdir ke kantor sekarang?"
"Akan kuusahakan."
"Terima kasih!"
Lili menutup panggilan telepon, satu masalah sudah teratasi. Ia pergi ke ruang rapat dan menunda rapat satu jam.
__ADS_1
***
Bagaimana caranya meminta ijin pada Mama? Aku harus ketemu mas Yusril. Dia tidak bisa mengabaikan para karyawan yang bergantung pada perusahaannya. Okan! Ya, aku minta tolong Okan.
Kimmy menelpon Okan agar mau menjemputnya di rumah. Meskipun terkesan jahat, tetapi Kimmy tidak punya pilihan lain. Panggilan suara itu tersambung.
"Halo, Kimmyku, ada apa?"
"Halo, Okanku, aku ingin nonton. Bisakah jemput aku sekarang?" Kimmy berdoa dalam hati, semoga Okan setuju.
"Ok, aku jemput sekarang."
Kimmy segera mengganti kaosnya dengan dress selutut tanpa lengan berwarna putih. Ia mondar mandir di kamarnya dengan gelisah, sesekali ia melihat ke halaman barangkali Okan sudah sampai. Ia duduk di tepi ranjang sambil menggigiti kuku tangannya.
Tok tok tok.
Kimmy segera berlari setelah mendengar suara ketukkan pintu. Aini membukakan pintu, dan tersenyum bercampur heran. Karena tadi pagi Okan sudah datang.
"O, kalian mau nonton. Tante pikir ada apa! Karena tadi kan sudah bertemu Kimmy," ucap Aini.
Kimmy sampai di belakang Aini. Ia merubah raut wajahnya setenang mungkin, ia tidak mau Aini curiga.
"Okanku, ayo kita berangkat sekarang!" Ucap Kimmy tersenyum.
"Kami berangkat dulu, Tante," pamit Okan.
"Ma, Kimmy boleh kan nonton sama Okan?" Kimmy berpura-pura dan berbohong pada ibunya. Di dalam hatinya ia meminta maaf karena sudah berbohong.
Maafkan Kimmy, Ma.
__ADS_1
Okan membuka pintu mobil untuk Kimmy, dan Aini tersenyum melihat mereka dari teras rumah. Mobil Okan segera melaju menuju mall tempat mereka biasa menonton, tetapi di perjalanan Kimmy menyuruh Okan berbelok ke arah rumah Yusril.
***
Okan dan Kimmy sampai di halaman rumah Yusril, pintu gerbang yang terbuka lebar menunjukkan bahwa Yusril ada di dalam rumah.
Yusril mendengar suara mobil dan ia melongok ke halaman dari jendela kamarnya di lantai dua.
Kimmy keluar dari dalam mobil dengan tergesa-gesa, Okan mengejar dan mencekal pergelangan tangan Kimmy. Yusril melihat itu dan amarahnya memuncak.
"Kim, ini rumah siapa? Kenapa kita ke sini?" Okan memandang sekeliling rumah yang begitu mewah dan besar.
"Kan, aku tidak bisa bercerita sekarang. Aku akan jelaskan nanti, sekarang kamu pulang dan tolong rahasiakan dari Mama!" Ucap Kimmy memohon.
"Kenapa kau harus berbohong pada Tante Aini? Rumah siapa ini sebenarnya?" Okan makin bingung. Bukan hanya berbohong pada Okan, Kimmy juga berbohong pada ibunya.
"Kan, terlalu rumit kalau aku harus cerita sekarang. Tolong ya, kamu pulang!" Ucap Kimmy.
Buggh.
Yusril datang dan tiba-tiba menghajar Okan.
"Jauhi istri saya, atau akan aku buat kamu menyesal!!" Bentak Yusril sambil menunjuk ke arah Okan yang tersungkur. Kimmy melangkah ingin membantu Okan berdiri, tetapi tangannya ditahan oleh Yusril.
"Okan, kamu tidak apa-apa kan? Lepasin aku mas, aaww," Kimmy meringis karena Yusril memegangi tangannya dengan sangat kencang.
"Siapa dia Kim? Kenapa dia berkata bahwa kamu adalah istrinya?" Okan bangun dan berdiri menatap tajam ke arah Yusril. Kimmy diam tak menjawab pertanyaan Okan.
"Biar aku yang menjawab pertanyaanmu! Kimmy, dia adalah istriku. Jadi jauhi istriku!!" Ucap Yusril. Ia lalu menarik tangan Kimmy dan membawa Kimmy masuk, meninggalkan Okan yang berdiri terpaku.
__ADS_1
Okan patah hati mendengar Kimmy sudah dimiliki orang lain. Saat Kimmy menikah, Okan sedang kuliah di luar kota. Dia sama sekali tidak diberitahu masalah pernikahan Kimmy. Yang Okan tahu, pernikahan Kimmy dibatalkan. Ia masuk ke dalam mobil lalu pergi meninggalkan halaman rumah Yusril dengan sedih dan terluka.