Status Gantung Mrs.CEO

Status Gantung Mrs.CEO
Episode 25. Selamat tinggal Avatar


__ADS_3

Hy reader.


novel ini akan up setiap SELASA, KAMIS, SABTU.


terima kasih atas dukungan kalian😘😘


SELAMAT MEMBACA 😘😘😘


--------------------------------------


Keesokan harinya, Kimmy terbangun. Tubuhnya masih dalam dekapan Yusril. Kimmy mengecup bibir Yusril dengan pelan dan hanya sedikit menempelkan bibirnya di bibir Yusril karena Kimmy tidak mau membangunkannya. Namun, ternyata kecupan lembut Kimmy telah membuat Yusril terjaga.


"Kim, jangan menggodaku pagi-pagi. Kamu tidak akan tahu seperti apa ganasnya aku saat pagi hari," ucap Yusril dengan mata masih terpejam.


Kimmy menarik tubuhnya menjauh dari Yusril, tetapi Yusril semakin mempererat pelukannya. Yusril membuka matanya dan menatap wajah Kimmy lekat-lekat. Yusril mengecup kening Kimmy dengan lembut.Ā 


"Selamat pagi, Sayang," ucap Yusril.


"Selamat pagi, Mas," jawab Kimmy.


"Aku pikir kalau aku semalam hanya bermimpi. Aku sangat takut jika aku bangun esok hari, kau tidak ada disini."


"Aku juga takut kalau kamu cuma khayalanku saja, Mas. Karena Mas sudah bangun, sekarang lepaskan aku! Aku mau mandi dan keluar mencari makan. Aku lapar," ucap Kimmy.


Yusril melepaskan pelukannya dan membiarkan Kimmy mandi terlebih dulu. Setelah Kimmy selesai, giliran Yusril yang masuk ke kamar mandi. Kimmy menggunakan kemeja putih dan celana pendek putih diatas lutut. Sementara Yusril memakai baju yang Avatar bawakan untuknya. Avatar membawakan dua pasang baju pria untuk Yusril semalam. Yusril keluar setelah selesai memakai baju.


"Ayo, kita cari sarapan," ucap Yusril sambil menggenggam jemari Kimmy. Mereka pergi berjalan sambil bergandengan tangan. Mereka mencari warung pinggir pantai. Mereka berjalan menapaki pasir putih di pantai Anyer. Sesekali Kimmy mengedarkan pandangannya berkeliling mencari Avatar.


"Hari ini dia tidak berkeliling pantai. Apa dia belum bangun?" Pertanyaan yang lebih mirip gumaman pada dirinya sendiri. Namun, Yusril masih dapat mendengarnya.


"Siapa yang kamu maksud, Sayang? Avatar?"


"Hah, eh, iya. Kata ayahnya, setiap hari Avatar berkeliling mencari orang yang sedang melamun dan dia pasti akan mengganggunya." Kimmy menarik Yusril ke sebuah warung yang menyediakan menu nasi bakar dan otak-otak bakar, juga sate ikan bandeng khas Banten. Mereka memesan ketiga menu spesial itu dan duduk di salah satu meja yang ada disana. Untuk minuman, mereka memesan teh hangat. Dinginnya angin pantai masih sangat terasa menusuk sampai ke tulang.

__ADS_1


"Mungkin dia belum bangun," jawab Yusril.


"Iya, sepertinya begitu."


Makanan pesanan mereka sudah datang. Mereka segera menyantapnya dengan senyuman manis. Setelah sarapan, mereka bermain di pantai. Jam sepuluh pagi, mereka menaiki banana boat sampai beberapa kali. Matahari semakin meninggi dan mereka juga sudah lelah bermain. Yusril mengajak Kimmy membeli makan siang dan membawanya pulang ke penginapan.


Seminggu kemudian.


Seminggu berlalu tanpa terasa oleh Kimmy maupun Yusril. Seminggu itu pula, Kimmy tidak pernah lagi melihat Avatar. Terakhir Kimmy bertemu Avatar adalah saat Avatar membawakan baju untuk Yusril. Hari ini adalah hari terakhir Kimmy dan Yusril di pantai Anyer. Kimmy mengajak Yusril ke tempat dimana ia bertemu Avatar pertama kali.


Yusril dan Kimmy duduk di bawah pohon Albasia. Dari kejauhan, Kimmy melihat ayah Avatar sedang menunggu sebuah tenda dengan foto-foto yang tergantung. Kimmy mengajak Yusril menghampiri pria paruh baya itu. Di sana juga ada beberapa orang wanita yang sedang terisak menatap foto di tangannya. Diantara foto yang tergantung itu, ada beberapa lembar foto Kimmy.


"Pak, Bapak ini, ayahnya Avatar kan?" tanya Kimmy.


"Ya, Neng. Neng pasti salah satu orang yang pernah diganggu oleh Avatar," ucap pria paruh baya itu.


"Bapak mempunyai foto saya, bisakah saya beli foto saya?"


"Saya turut berduka cita atas kepergian Avatar. Dia telah menyelamatkan hidup saya, ketika saya putus asa dan hampir bunuh diri. Dia pemuda yang baik," ucap wanita itu.


"Terima kasih, Neng. Mulai sekarang, jangan lagi berpikiran sempit. Jangan sampai usaha Avatar menjadi sia-sia. Dan tolong, doakan putra Bapak," jawab bapak tua itu.


Seketika kedua kaki Kimmy melemas seolah tidak bertulang. Jika Yusril tidak menopang tubuh Kimmy, maka Kimmy pasti sudah terjatuh di pasir. Kimmy tidak menyangka, ia tidak bisa melihat Avatar lagi untuk terakhir kalinya. Padahal Kimmy berencana berpamitan pada Avatar sebelum ia pulang kembali ke Jakarta. Air mata Kimmy langsung meluncur mulus di kedua pipinya. Yusril memeluk Kimmy yang terisak sedih.Ā 


"Kapan Avatar meninggal, Pak?" tanya Kimmy disela isakan tangisnya.Ā 


"Tiga hari yang lalu. Seminggu yang lalu, Avatar pulang tengah malam. Bajunya sedikit basah terkena percikan air hujan dari payung. Dia kedinginan dan demam. Tidak disangka, tiga hari kemudian, Avatar meninggal setelah dua hari dirawat di rumah sakit. Sebelum meninggal, dia menuliskan sebuah surat wasiat. Dalam surat itu ia meminta saya untuk memberikan foto-foto ini pada pemiliknya masing-masing. Karena itu Bapak memajangnya disini."Ā 


Kimmy mengambil foto dirinya dan terisak kembali, mengenang bagaimana Avatar tersenyum, walaupun dia sedang menderita penyakit parah. Kimmy juga mengenang bagaimana jahilnya Avatar mengerjai Kimmy.Ā 


Yusril mengucapkan rasa belasungkawa dan juga berterima kasih pada ayah Avatar. Yusril memapah Kimmy kembali ke penginapan. Yusril mendudukkan Kimmy di sofa dan memberikan segelas air putih untuk Kimmy.


"Minumlah!" Yusril duduk di samping Kimmy dan mengusap-usap pundak Kimmy.

__ADS_1


Kimmy mengusap air matanya dengan tisu dan mencoba tersenyum. Kimmy tidak akan sedih berlarut-larut, karena Kimmy yakin jika Avatar tidak akan senang melihatnya. Avatar selalu berusaha menciptakan senyum untuk orang lain. Kimmy mengatur emosinya dan tersenyum menatap foto dirinya sedang menatap matahari tenggelam. Kimmy tidak sadar kapan Avatar mengambil gambarnya. Foto itu begitu indah, Kimmy yakin, Avatar sudah sering memotret karena hasil fotonya sangat bagus dan seperti fotografer handal.


"Mau pulang sekarang atau kita tunda besok pagi saja?" tanya Yusril.


"Kita pulang saja sekarang, Mas. Aku juga sudah tidak bisa mengucap selamat tinggal pada Avatar. Aku harap dia bahagia di alam yang lain. Dia sudah tidak kesakitan sekarang," ucap Kimmy.


Yusril mengambil kunci mobilnya dan meninggalkan penginapan bersama Kimmy. Yusril mengemudi dengan kecepatan sedang, ia melirik ke arah Kimmy yang menatap ke samping kiri. Sepanjang jalan masih terlihat hamparan laut dan pantai. Jalanan sepanjang pantai Anyer memang lebih banyak tempat wisata pantai. Mereka melewati pantai Florida, pantai pasir putih Sirih, pantai Sambolo, pantai Bandulu dan banyak lagi yang mereka lewati. Setelah melewati area industri baja terbesar di kota Cilegon, barulah mereka tidak lagi melihat laut ataupun pantai. Yusril menatap lurus jalanan di depannya. Sementara Kimmy perlahan ia tertidur.


------------------------------


Tinggalkan jejak kalian ya reader.


Terima kasih buat yg sudah like n voteĀ 


Mampir jg disini yuk!


-Pengasuh Cantik Sang Putri CEO (END)


-Cinta Ada Karena Terbiasa (season 3)


-Cinta Ada Karena Terbiasa (END)


-Status Gantung Miss CEOĀ 


-Kupilih Hatimu (END)


-Putri Yang TergadaiĀ 


-Aunty Opposite Door I Love You


-Serpihan Hati Yang Hancur (END)


Ā I Love you, readers ā™„ļøā™„ļøā™„ļø

__ADS_1


__ADS_2