Status Yang Membuat Ku Seperti Ini

Status Yang Membuat Ku Seperti Ini
chapter 10


__ADS_3

"jawab yg jujur agreana" ucap arshi yg masih tak percaya omongan agreana


"a-aku beb-benar benar ti-tidak tahu... arshi" jawab agreana terbata bata


"hmm, ok siapa wakil pemimpin klan Woods Revo!"ucap arshi tegas


"a-aku tidak tahu je-jelas, ta-tapi kalo tidak salah...dia dari ke-keluarga Henry" jawab agreana


"ck ck ck, baik" jwab arshi balik dan...


srekh...,(suara belati menggores kulit)


"AKH...." triak agreana yg merasa peri di p*h* nya karena tergores bel*ti arshi


"kak..." ucap arshi lirih


"mau langsung?, gak nyiksa dulu?" tanya devan


"gak" jawab arshi singkat dan langsung pergi dari ruangan itu dan...


'DOR' suara tembakan terdengar dan setelah itu langsung hening, ya devan menebak mati agreana sesuai dengan perintah arshi tadi


"his..., keluarga Henry ya?" gumam arshi setelah sampai di ruangan nya


"buakan nya keluarga itu sudah dihabisi kak arsha ya?" ucap arshi yg sedang berpikir keras


stop, kita jeda dulu


arsha itu adalah kakak kembarnya arshi, tapi dia sudah meninggal di karena kan tertembak oleh salah satu anggota klan Woods Revo, sebelum ayah arshi meninggal, dan sebelum tertembak dia memusnahkan semua keluarga Henry, karena salah satu anak di keluarga itu membunuh violet kakak sherla (mamah arshi), karena itu mamah arshi depresi dan bunuh diri, karena arsha tak terima dia langsung membunuh semua keluarga Henry


tapi ada kemungkinan salah satu keluarga itu masih hidup,


nah gituh teman teman semua...

__ADS_1


lanjut...


"gw cari devan ah" ucap arshi


arshi keluar dari ruangan nya itu dan bertemu dengan Zhen Xello salah satu orang kepercayaan arshi


"selamat siang nyonya" ucap Xello memberikan salam


"ah, iya xell selamat siang, oh ya jika kamu ketemu sama devan kasih tau ya?" tanya arshi


"oh iya baik, laksanakan~" ucap Xello dengan nada bercanda, ya Xello adalah orang yg mudah membuat orang tertawa, tapi jika ada kaitannya dengan pembunuhan dia tak pernah bercanda/serius


(Xello tak pernah berubah dari dulu masih aja menjadi pelawak) ucap arshi di dalam hati sambil tersenyum


oh ya teman teman, Xello itu masih 18 thn ya jadi masih muda xello dari pada arshi karena arshi baru 19 thn walau cuma beda satu thn, jika umur devan itu 25 thn, kalo Vincent 24 thn


(.takut ada yg nanya)


sesaat arshi pergi meninggalkan Xello, Xello langsung mencari devan, karena jika di dalam markas ada peraturan gak boleh menelfon/mengangkat telfon


beberapa menit kemudian...


"xell?" tanya devan yg melihat Xello kebingungan


"Devan!" bukan nya menjawab pertanyaan devan Xello malah meneriaki devan


"why?" tanya devan


"lo dicariin sama nyonya muda" jawab Xello


"oh, terus kenapa teriak teriak?" tanya devan


"udah udah sana takut ada yg penting, lo di tunggu in di ruangan nya" ucap Xello mengalihkan pembicaraan

__ADS_1


"hmm, ok lah" jawab devan singkat


*skip ruang arshi...


tok..tok..tok*...


"masuk!!" triak arshi


"butuh apa, shi?" tanya devan setelah pintu terbuka


"lo cari tahu tentang keluarga Henry". Jawab arshi


"oh, yg tadi itu?" tanya devan memastikan bahwa perkiraan nya benar


"iy" jawab arshi singkat


"ok, nanti gw cari, ya kemungkinan gak sampe besok" ucap devan


"harusnya sih jangan sampe sore ini" ucap arshi


"ASTAGA ARSHI, GAK MUNGKIN LAH!" ucap devan ngegas


"dih biasa aja gak usah ngegas" Ucap arshi


"serah" ucap devan dan langsung pergi...


.


.


.


stop segini dulu ya teman teman semua

__ADS_1


__ADS_2