
"ano...aku telat kerena emm, karena.." jwab arshi terbata bata
"kenapa?!" tanya Vincent dengan aura dingin nya
"aku nemenin delia belanja, terus lupa kalo harus temenin kamu.." jwab arshi tersenyum kikuk
"hmm?, benar kah?" tanya Vincent lagi
"iya be-, engh!!!" ucap arshi terpotong karena Vincent langsung menciumnya
walau pun Vincent m3n*ium nya arshi tetap tak membalas nya, karena kesal Vincent menggigit bibir bawah arshi hingga arshi membuka mulut nya itu dan bertukar 41RL1UR dengan arshi
karena sudah kehabisan nafas arshi memukul punggung Vincent dan dia tau kalo arshi membutuhkan oksigen
"hah..hah...hah" arshi mengambil nafasnya dengan cepat tetapi tidak dengan Vincent yg biasa biasa saja
"udah kamu sekarang pulang" ucap Vincent dengan nada mengusir
(what's?!, Vincent nyuruh aku pulang?) ucap arshi dalam hati
"kenpa diem?" tnya Vincent
"enggak, yaudh aku pulang dulu ya" jwb arshi
"hmm, oh ya nih kartunya" ucap Vincent memberikan kartu kamar hotell
"a apa, aku gak perlu kartu" jwab arshi
"kau perlu, nih ambil jam tujuh aku ke sana, Oya jangan harap nanti malam kau bisa tidur nyenyak!" ucap Vincent masih dengan aura dingin nya itu
(astaga benar..., dia gak mungkin melepaskan ku begitu saja, walaupun kesalahan kecil aku pasti langsung kena hukuman) ucap arshi dalam hati sambil mengambil kartu yg ada di tangan Vincent
skip hotel...
arshi berjalan menuju kamar karena khusus untuk dirinya dan Vincent, kerena hotel itu milik Vincent pribadi
__ADS_1
"astaga kok gw takut sih padahal jam tujuh masih lama" gumam arshi sesudah masuk ke dalam kamar sambil duduk di sofa
skip jam tujuh malam....
Vincent sedang dalam perjalanan menuju hotel, tapi saat di ditengah perjalanan dia melihat ada restoran faforit arshi, dan menepi lalu menelfon arshi
tin...tin..., (suara telepon) kakia gak tau gimana cara nulis suara telepon jadi maaf kalo salah, eh tapi memang salah, kalo ada yg tau gimana cara nulis yg bener kasih tau ya
"halo" ucap arshi setelah sambungan telfon berbunyi
"yank kamu udah makan malam belom?" tanya Vincent
"belom kenapa?" tanya arshi
"aku lagi di depan restoran faforit kamu, kamu mau pesen apa?" jawab Vincent
"emm, spaghetti carbonara aja" jawab arshi
"minum nya?" tanya Vincent
"gak usah" jawab arshi
setelah itu Vincent masuk ke dalam restoran itu lalu memesan makanan pesanan arshi dan dirinya, sementara itu arshi sadang mandi membersihkan badan nya karena tadi 1/2 jam setalah sampai ke hotel dia pergi ke MB dan membunuh seseorang, dan sial nya darah orang itu terciprat ke badan nya, gitu...
20 menit kemudian....
Vincent sudah sampai di lobi hotel dan langsung masuk ke dalam lift tak disangka di sana ada delia adik sepupu arshi
"kak Vincent kan?" tanya delia
"iya kenpa?" jawb Vincent singkat
"aku sepupunya kak arshi loh" ucap delia
"oh." Jawab Vincent singkat
__ADS_1
(astaga kenapa kak arshi tahan ya sama orang sedingin ini) ucap delia dalam hati
tink.. suara pintu lift terdengar
"kak Vincent aku dulua" ucap delia
"iya" jawab Vincent tak kalah singkat dari obrolan yang pertama, delia tersenyum kikuk mendengar betapa singkatnya Vincent menjawab pertanyaan yg iya tanyakan
skip lantai paling atas, di mana disitulah arshi berada
clekh... suara pintu terbuka
"sanyank " ucap Vincent
"ha hai" arshi menjawab salam Vincent dengan gugup
"kenpa kamu gugup?" tanya Vincent
"engak, kok aku gak gugp, oh ya kamu bawak apa tuh?" jawab arshi
"nih pesenan kamu" ucap Vincent memberikan kantong yg isinya makanan
"yaudah kita makan yok" ucap arshi tiba-tiba semangat
"kok tiba-tiba semangat?, udah gak sabar ya?" tanya Vincent menggoda
"se-semangat apa?" tanya arshi balik
"gausah pura pura bodoh" jawab Vincent tersenyum penuh arti
"is, ayok makan dulu, aku lapar" ucap arshi mengalihkan pembicaraan
"ok" jawab Vincent tersenyum
skip selesai makan...
__ADS_1
sesuai perjanjian Vincent tadi pagi arshi harus siap siap menghadapi Vincent..., ya ngerti lah kalian 🙂🙏
dah segini dulu ya maaf kalo ada yg typo...