Status Yang Membuat Ku Seperti Ini

Status Yang Membuat Ku Seperti Ini
chapter 6


__ADS_3

"dasar!, yaudah kita mampir dulu gak?" tanya devan


"gak usah langsung pulang, gw mau mandi, lengket tubuh gw gara gara tadi di kolidor!, gw di tenggor sama orang' udah mah gak minta maaf gara gara minuman yg di bawa tumpah ke baju gw!, hemmm!" jawab arshi panjang lebar sebari curhat


"e, i ya iya, jangan marah cantik nya ilang" ucap devan menggoda


"serah" jawab arshi acuh


(dih acuh amat sama kakak sendiri!) decak devan di dalam hatinya


skip sampai rumah...


eh iya aku belom ngasih tau ya sama kalian kalo yg di diomongin sama arshi dan devan itu ke markas ya!, jadi arshi tuh lupa ya gara gara harus ngurusin baby besar yg manja dan harus belajar untuk kuliahnya gitu... ok9?


lanjut"


mobil sport mewah masuk ke dalam halaman rumah arshi setelah gerbang yg menjulang tinggi itu terbuka dan saat mobil itu terparkir, muncullah sosok cantik keluar dari dalam mobil, tidak hanya cantik tapi dia jugak menawan yg bisa meluluhkan hati setiap laki laki yg melihatnya terpatung, ya itulah arshi wanita tercantik di negara A


dan beberapa menit kemudian ada seorang pria berkacamata hitam keluar dari mobil yg sama itu adalah devan...


"kak" ucap arshi


"hem?" tanya devan


"kamu masuk rumah duan aja ya" jawab arshi


"kenapa emang?" tanya devan lagi


"biasa gw mau telfoan sama Vincent" jawab arshi lagi


"dasar!, inget lo masih belom sah jadi suami istri!, baru tunangan, kalo sama Vincent jangan kebanyakan berhubungan intim!" ucap devan memperingati


"eh eh eh!, justru gw nelfon dia buat nentuin tanggal pernikahan!, katanya sih mau bulan depan" ucap arshi


"is serah" ucap devan pergi meninggalkan arshi


"bentar jangan pergi dulu!" triak arshi


"kenpa?" tanya devan

__ADS_1


"sini kunci mobil" jawab arshi


"nih!" ucap nya sambil melemparkan kunci yg ada gambar kuda itu


"makasih" ucap arshi


"hmm" jawab devan pergi


.


.


.


skip malam hari...


arshi turun menuruni tangan untuk menuju meja makan dan dia melihat ada devan yg sedang duduk menunggu makan malam datang


"kak?" tanya arshi setelah duduk di depan bangku devan dengan meja melingkar


"kenapa?" tanya devan


"oh biasa, MB" jawab Devan


MB (Markas Besar)


"oh" jawab arshi


beberapa menit kemudian pelayan datang dengan nampan yg berisi makan diantaranya ada makanan berat, makanan penutup, dan minuman


arshi dan devan pun memakan makanannya Tampa bersua sedikit pun hanya ad suara sendok/garpu yg menyentuh piring


(astaga kenapa sih aku suka banget ngeliat majikan sendiri makan) ucap salah satu ART yg sedang menyapu


skip pagi...


trink...trink... suara alarm berbunyi


"engh!!!" arshi mendesah kasar, biasalah orang bangun tidur yekan..

__ADS_1


karena hari ini arshi izin dari kampusnya dia bisa tidur sampai siang, ya alasan dia tidur malam karena harus ada urusan yg dia kerjakan


setelah mandi dia keluar dari kamar dan menuruni anak tangga satu persatu


"shi" ucap seseorang


"kenapa kak?" tanya arshi menghampiri devan


"lo gak sekolah?" tanya devan


"kan hari ini kuliah pagi kamu, dan sekarang sudah terlalu siang juga" ucap devan lagi


"aku izin"jawab arshi santai dan berjalan ke ruang makan untuk sarapan, tapi lebih tepatnya adalah makan siang kerena itu sudah jam 12.26


"astaga, arshi arshi gimana coba gw bilang ke almarhum tante sherla" gumam devan


setelah sarapan arshi pergi dari rumah untuk kekantor kekasih nya...


tapi di perjalanan dia melihat ada sepupu perempuan nya, atau adik perempuan devan sedang duduk sendirian di kafe dekat jalan, arshi memarkirkan mobilnya dan berjalan kearah Delia, atau sepupu nya


"Delia!" seru arshi sambil berjalan agak cepat kearah sepupunya itu


dan Delia pun langsung menoleh ke arah sumber suara yg memanggil namanya


"kak arshi!" seru Delia setelah melihat arshi yg berjalan ke arahnya tapi tiba-tiba....


.


.


.


.


.


.


stop!!!, sampe segini dulu ya teman teman

__ADS_1


__ADS_2