
"hey, kamu" ucap arshi menepuk pundak orang yg terlihat seperti Vincent itu
"ya?, ada apa embak?" Tanya orang itu, yg ternyata bukan Vincent
"o-oh, maaf hanya salah orang" jawab arshi gugup dan pergi
"sayang itu siapa?" tanya pacar laki laki itu
"itu hanya orang salah lihat" jawab nya masih terdengar oleh arshi tapi tak di peduli kan oleh nya
ok kita kembali ke Khedira dan Edric yg sedang bingung, kemana arshi pergi
arshi naik eskalator, dan naik ke lantai 6 lantai paling tinggi di gedung itu, yg dimana disitulah letak game²
agak lama untuk Arshi naik ke lantai enam, karena di situ tak ada lift, sebenarnya ada tapi rusa jadi mau tak mau harus melewati eskalator
"astaga kenpa eskalator ini lambat sekali!" gumam Arshi kesal
...sesampainya di lantai enam...
arshi mencari Khedira dan Edric, karena tak menemukan mereka di mana mana, akhirnya arshi menelfon Khedira
"halo!" tegas arshi setelah panggilan tersambung
"halo, arshi...kau dimana?" tanya Edric dengan panik
"tu-tunggu, kau...kau kenapa panik!!!?" ucap Arshi malah nanya balik
"kamu cepet ke basemen, aku ceritakan nanti" jawab Edric lalu matikan sambungan telepon nya
"ikh!, kenapa sih?, bikin panik mulu!" batin arshi bertanya tanya
...sesampainya di basemen......
arshi langsung berlari menuju di mana mobilnya di parkirkan
"Edric!" teriak arshi setelah melihat Edric
"shi, kemari jangan triak triak" ucap Edric pelan
"kenapa?, dimana Khedira??" tanya Arshi
"Khedira...,dia..." (Edric)
"dimana dia??" tanya arshi menguncang tubuh Edric
"dia menghilang" jawab Edric akhirnya
"ko..kok bisa?" tanya arshi lagi
...flashback off...
Khedira dan Edric membeli saldo untuk bermain game, setelah itu
"ric, main game itu yok" ajak Khedira
"gak mau, mau yg sebelah sana" Ucap Edric menolak
"ya udah, aku ke sana" jawab Khedira dan pergi
setelah itu Edric tak bertemu Khedira lagi, dia hanya menemukan hp nya saja
...flashback end...
"maaf shi, sebagai laki-laki dalam persahabatan kita, aku gagal buat melindungi kalian" ucap Edric
"udah jangan salahkan dirimu, kita cari Khedira sama sama" Ucap Arshi memeluk Edric
tapi di selah selah pelukan mereka ada yg mengintip dan memotret nya,Edric mau pun arshi tak menyadari nya
ternyata itu adalah orang suruhan Vincent untuk mengintai arshi dari jauh Andrey, asisten pribadi Vincent'
setelah mendapat kan foto itu Andrey langsung pergi meninggalkan basemen, tapi karena tak hati-hati, dia menyenggol mobil orang lain tak jauh dari tempat Arshi dan Edric berbicara, secara otomatis mobil nya Langsung menyela
tin.tin.tin ya alarm lah, arshi dan Edric yg curiga langsung bergegas ke arah suara
betapa terkejutnya arshi melihat' Andrey sedang meringis kesakitan karena ter senggol mobil
(sungguh malang nasibmu drey)
"a-andrey?, sedang apa kau di sini?!"tanya arshi terkejut
"shi, kamu kenal dia?" tanya Edric
"iya, dia asisten pribadi Vincent" Jawab arshi
"ouh, lalu mau apa kau di sini?" tanya Edric kepada Andrey
"sa-say-" ucapan andrey terpotong, karena Edric melihat kejanggalan, dia melihat ada hp di tangan Andrey, memang tak ada yg janggal tapi hp itu terlihat seperti baru memotret, jadi langsung lah di rebut hp tersebut
dan Edric memeriksa nya, ternyata ada foto mereka berdua
"edric!"...."arshi" arshi dan Edric mengatakan nya dengan kompak
"knp?" tanya mereka berdua lagi dengan sama kompak nya
"ok, lo dulu shi" ucap Edric
"kenpa kmu merampas hp Andrey?" Tanya Arshi
"karena ini!" jawab Edric memperlihatkan foto dirinya dan Edric Sendang berpelukan
"drey, jujur!, siapa yg memerintahkan mu, untuk mengintai ku?" tanya arshi penuh penekanan
"jujur nyonya muda Adriana!, saya tidak di suruh siapa pun" ucap Andrey bohong
"Andrey Arshavin!, dari dulu saya pernah bilang bahwa!, saya sangat benci kebohongan!, jadi lebih baik Anda jujur" ucap arshi curiga dengan Andrey
"sa-saya ti-" ucapan terpotong
"JUJUR ANDREY!" ucap arshi teriak
di sela sela itu Edric menghapus data foto berpelukan itu
lanjut
karena teriakan arshi, satpam yg bertugas pun mendengar dan berlari ke arah arshi dan yg lain
dan ...
"stop!, jangan bergerak!" triak satpam tersebut
"a-ah!, maaf, pak anda salah paham, ini asisten tunangan saya, saya sedang bertanya di mana tunangan ku?, dia jawab ada di sini, tapi ternyata tidak, hehehe" jawab arshi cengengesan
"o-oh, nyonya Adriana, benar tuan Anthem tak ada di sini jadi maaf ya" ucap satpam itu minta maaf
"oh gak papa, yaudah lanjut kerja aja" ucap arshi
...skip mereka mencari keberadaan Khedira................
Arshi melacak keberadaan Khedira menggunakan alat pelacak yg ada di baju Khedira
"akh!, kenapa sih?, padahal pengalaman Khedira tuh ketat, kok bisa menghilang sih?" ucap arshi bertanya tanya
"maaf shi!, gw gak bisa melindungi Khedira" Ucap edric meminta maaf
"udah gw bilang, jangan salahin diri sendiri!" ucap arshi
"tapi-" ucapan terpotong
"nah!, sudah keluar!, dia ada di.... gedung tua di dekat sini!" Ucap arshi memotong pembicaraan Edric
"baik!, kita ke sana" jawab Edric
...5 menit kemudian......
arshi dan Edric keluar mobil dan tepat di depan mobil sport itu ada bangunan tua
"seperti nya ini bekas mall kecil deh" ucap edric
__ADS_1
"ya mungkin, tapi kita jangan pedulikan bangunan ini bekas apa!, tapi kita cari dulu dimana Khedira!" ucap arshi
"iya juga sih"
"yaudah, kalo satu arah mulu gak ketemu ketemu!, kita berpencar" usul edric
"Yaudah!, Lima menit lagi kita ketemuan di sini ok?"ucap arshi
"Iy, kalo udah lebih dari sepuluh menit salah satu dari kita, langsung cari aja" ucap edric dan langsung Pergi Meninggalkan titik mereka
bertemu, begitu jugak dengan arshi
...pov arshi......
"KHEDIRA!, KAMU DIMANA??!, JAWAB!" triak arshi
Dan di belakang arshi ada orang yg mendekati, Arshi menyadari nya, dan saat orang itu berda 1/2 meter Arshi akan menyerang
Sambil menghitung arshi bersiaga, Untung saja dia membawa pistol kecil yg menempel di ikat pinggang nya
Pistol nya sangat kecil bahkan tak bisa di lihat walaupun dari dekat
(1...2... "Menghitung dalam hati"
"TIGA!, " tepat di hitungan ke tiga arshi langsung menendang orang tersebut hingga jatuh, lalu arshi langsung mendekatinya
"Hey!, Dimana sahabat gw!" Tanya arshi kepada laki laki itu, dia yakin bahwa yg menculik Khedira adalah laki-laki tersebut
"Nyonya muda Adriana!, Kita bertemu lagi ya?" Ucap orang itu langsung berdiri, saat tadi di tendang arsip dia hanyalah pura pura kalah agar arshi lengah
Tapi bukan Arshi namanya jika lengah, dia sudah sering menemukan orang yg menggunakan trik ini, jadi ya tak kaget
"Kau... siapa, apa kita pernah bertemu?" Tanya arshi dengan polosnya
"Tak perlu tahu siapa aku!, Kau mau bertemu dengan sahabat mu kan?" Ucap laki-laki itu malah nanya balik
"Gak sopan tau, orang nanya malah nanya balik!" Jawab arshi dengan nada malas, sambil ngegas dan bertanya
"Sekolah gak sih?"
(Astaga!, Bisa bisa nya gw di ceramahi anak usia 19 thn) batin laki laki itu
"Knp diem aja!, Dimana sahabat gw" ucap arshi nanya lagi
...POV edric......
"Khedira!, Dimana kamu!" Triak Edric dan dia mendengar suara barang jatuh
"Brunk!" (Suara barang jatuh aja lah)
Setelah mendengar itu, Edric langsung berlari ke arah suara tersebut, tapi aneh nya dia hanyalah menemukan Khedira yg terikat, dengan keadaan yg pingsan
"Astaga!, Ra bagun" ucap edric menepuk pelan pipi Khedira
Edric langsung membuka ikatan dan lakban hitam yg menempel di mulut Khedira
"Khedira Sadar" ucap edric lagi dan akhirnya Khedira sadar
Dan..
"Edric!, Arshi!, Tolong" ucap Khedira refleks memeluk Edric
"Ka-kamu ga-gak papa kan?" Tanya Edric
"I-iyah, a-arshi di-dimana dia?" Tanya Khedira dengan nada Khawatir
"Kita keluar dulu, ayok" ajak edric
Edric mengajak Khedira ke tempat dimana dia dan arshi berpisah
"Kok kesini?" Tanya Khedira
"(Menjelaskan)" jawab edric
"Ouh" ucap Khedira
"jangan, buru buru dong sayang`, mending main dulu sama gw, tenang gw bakal muasin lo kok" ucap Orang itu dengan nada menggoda
"baik lah~" balas arshi tak kalah menggoda, sambil meraba dada pria tersebut
(menjijikkan!!!) batin arshi
saat arshi menggalungkan tangan nya Arshi langsung menembak nya tepat di leher nya
'DOR' suara tembakan itu terdengar hampir di seluruh gedung tua itu, suaranya terdengar sampai di mana Edric dan Khedira menunggu
setelah mendengar tembakan itu edric dan Khedira langsung berlari kearah suara tembakan tadi
saat sampai, mereka Berdua melihat ada jasad seorang laki-laki, dan di belakang leher nya keluar darah,dan melihat Arshi dengan tangan kanannya penuh darah dan ada beberapa cipratan di muka nya juga
"arshi, kamu gak papa?!" Tanya Khedira mendekati Arshi.
"ya, aku baik baik saja"jawab arshi
"Shukur lah" ucap Khedira
"bagaimana dengan mu?, baik baik aja kan??" tanya arshi
"gak apa apa" Jawab Khedira tersenyum
"yaudah kita pergi dari sinih, keburu ada polisi, nanti ribet urusan nya" ucap edric
"tenang aja, polisi gak akan menangkap ku, walaupun aku bubuh orang di Depan kantor polisi" Jawab arshi dengan santai, sambil mengelap muka dan tangannya
"terserah, yaudah aku telfon polisi dulu, biar di beresin jasad nya" ucap Khedira
"yaudah kita pulang aja" ucap edric
"jangan!, kita ke mall dulu!"ucap arshi
"yaudah, yok" Jawab Edric dan Khedira kompak
...di perjalanan......
"*********, kenapa kamu ganti nama jadi Arshi?" tanya Khedira kepada arshi (sensor dulu nama asli sang ketua ya
"shutt!, kamu jangan kenceng kenceng ngomong ya!, ada yg denger loh" ucap arshi
"yaudah lah biasa aja, di sini cuma ada gw ama edric doang" ucap Khedira santai
"iya, kenapa lo ganti identitas semenjak pindah ke negara ini?"Tanya Edric sma penasaran nya dengan Khedira
"udah lah panjang ceritanya!, gak usah kepo!" ucap arshi
sebenarnya siapa ya nama aslinya arshi?, ada yg tau? komen ya!
oh ya, mereka Berdua tuh satu mobil ya, mobil Dengan posisi Khedira jadi supir, di samping Khedira ada arshi dan di belakang ada Edric
Untung aja mereka pakai mobil Edric, jadi cukup buat bertiga
......skip mall ..........
Khedira memarkirkan mobilnya di basemen dekat dengan mobil arshi
"emm, kalian duluan, beliin aku baju aku tunggu di sini" ucap arshi
"knp?" tanya edric
"Edric Gerrard!, liat lah bajunya arshi banyak cipratan darah!" jawab Khedira
"iya,juga sih" Edric
"makanya" tegas Khedira
mereka berdua pun pergi ke mall, duluan untuk membeli baju arshi
di dalam mall
"ini aja kali ya" Tanya Khedira memastikan
__ADS_1
"foto dulu" jawab Edric
"iya" ucap Khedira dan meng foto
di chat...
arshi!' Khedira nge chat arshi
ya?' balas arshi
mau gk yg ini?" tanya Khedira mengirimkan foto
(fokus ke baju nya aja, jangan ke latar belakang, ataupun tas nya)
iya' jawab arshi
ya udah gw bayar dulu' ucap Khedira
...setelah membayar, Khedira langsung ke basemen......
'tok..tok (suara ketukan kaca mobil)
arshi menurunkan kaca mobil, dan mengambil baju nya
"makasih dira" ucap arshi mengambil bajunya
"Iy, cepet edric nungguin di atas" jawb Khedira
"Iya bentar" ucap arshi lalu menaikan kaca mobil nya
...Skip setelah ganti baju mereka langsung pergi ke lantai atas......
...Sesudah lantai atas......
"Emm, ra temenin isi saldo yok" ucap arshi
"Iya" jawab Khedira
Setelah mengisi saldo mereka mencari Edric""
Tapi tak kunjung ketemu jadi di telfon saja
"Halo, ric kamu di mana?" Tanya arshi setelah panggilan tersambung
"Gw lagi ada di dekat kasir"jawab Edric
"Yaudh kamu tunggu di situ"ucap arshi
"Iy"jawab edric
mereka Berdua pun pergi ke tempat kasir
"hey!, kalian lama amat sih, ngapain aja?!" tanya Edric
"nih, nunggu si Arshi ganti bajunya lama!"jawab Khedira menunjuk Arshi
"dih apa salah ku?!" tanya arshi nge gas
"udah lah!, jangan berantem!, bikin malu aja!" ucap Edric
"iya iya, yaudah lanjut main nya ya, udah lama gw gk main kek game kek gini" ucap arshi
"wih iya sih yg sibuk" ucap Edric menaik turunkan alisnya
"lah, bukan nya kalian jugak sibuk tah, buat ngurusin pekerjaan?" tanya arshi
"ya emang sibuk sih, tapi kan kita cuma ngurus satu perusahaan, gak kaya kamu ngurus dua" Ucap Khedira
"ya kalian enak ada kakak!, lah gw gak ada" ucap arshi dengan muka kecewa nya
"ihk, udah jangan sedih kan ada kita" ucap edric
"tau ah!, mau pergi!" ucap Arshi yg menjauh dari mereka
"kan kan kan, marah" ucap Khedira
"yaudah kejar lah ra!" ucap Edric mengejar arshi
sementara arshi terus berjalan cepat menghindari mereka berdua
"shi!, tunggu!" triak Khedira
Arshi semakin cepat berjalan dan..
"bukh!" (intinya si arshi kejedod orang yg ada di depannya)
dan kalian tau siapa orang nya?
"aduh!, maaf kak!" ucap arshi membungkuk kan badannya
"dih, maaf maaf!, lo tau ini tas harganya berapa?!, malah di kotorin sama badan Lo, jangan jangan Lo mau copet ya?!" ucap wanita itu sombong
"astaga, kak saya gak ada niat nyopet!, maaf ya kak, lagi pula ini tas gak kotor sama sekali" jawb Arshi menjelaskan
"halah ngeles Mulu Lo! liat nih tas gw jadi lecet, ini tuh harganya puluhan juta tau!" ucap wanita itu
karena wanita itu berbicara dengan suara keras, arshi dan dia jadi pusat perhatian orang orang di sana, tak luput dari Khedira dan Edric
tadi nya Khedira mau menyusul Arshi tapi gak jadi karena di hadang oleh Edric, Edric tau juka arshi bisa menyelesaikan masalah itu sendiri
"oh, yaudah kayak nya kakak nya kaya, jadi bisa dong langsung ganti,lagi pula saya kerja di perusahaan Edrian, perusahaan yg membuat tas ini" jawab Arshi menunjuk tas wanita itu
"oh,, bagus dong, pacar ku tuh asisten manajer perusahaan Edrian, bisa lah buat mecat kamu" ucap wanita itu
"oh Ghifari ya?" tanya arshi
"heh!, jangan nyebut nama atasan kamu ya!, gak sopan!" triak wanita itu
"ouh, atasan ya?,atau bawahan?" tanya Arshi
"ck, Liat aja nanti ada yg akan keluar dari perusahaan itu, besok!" ucap wanita itu
karena tak tahan, arshi menelpon Ghifari
"halo, nyonya muda, selamat siang" ucap Ghifari dari sebrang telfon
"nelfon siapa lo?!" tanya wanita itu Dengan tegas
"kamu bisa dengar sendiri" ucap arshi membesar kan suara telfon nya
"kenapa nyonya?" tanya Ghifari dan suara nya terdengar oleh wanita itu
"sa-sayang?!" tanya wanita itu terbata bata
"e-eh, nyo-nyonya muda,kok itu kaya suara pacar saya?" tanya Ghifari
"fari, pacar kamu telah menuduh saya mencopet, kamu mau. tanggung jawab?" tanya arshi
"ba-baik" Jawab Ghifari
"ka-kalo boleh tanya, tangung jawab nya apa ya?" tanya Ghifari
"gampang, besok kamu gak usah datang lagi ke perusahaan keluarga mamah saya" jawab arshi sambil tersenyum licik
"a-apa?!" tanya Ghifari
"dah" ucap arshi menutup telfonnya secara sepihak
"kak, aku pergi dulu ya, nanti aja sujud di depan saya nya" ucap Arshi jongkok karena pacar Ghifari terduduk lemas di lantai mall
lalu arshi pergi keluar dari kerumunan, (anjay y y)
hay, segini dulu ya, aku up nya lebih dari dua ribu kata jadi maaf, kalo lama update nya, dan kia juga baru isi data, soal nya abis
oh ya, semangat ya yg puasa! tahan godaan jangan nonton harem loh, kia juga gak baca yg harem, kia buka manga toon cuma buat up novel doang, jadi bagi kalian yang puasa tahan godaan buat baca haram, perbanyak sedekah
salam toleransi, kia dari islam
__ADS_1