
...beberapa jam kemudian arshi pulang dari pantai di antar devan.......
arshi terus menerus melamun, dan devan hanya diam melihat arshi yg sedang melamun, dia tahu jika arshi sedang merasa sedih dia lebih baik sendiri dari pada terbawa emosi dan menyakiti orang lain, jadi devan hanya melihat nya dengan diam
......skip rumah.........
arshi langsung masuk ke kamar nya untuk istirahat, setelah itu dia mandi dengan hening, hanya ada suara air yg terciprat-ciprat
setelah mandi dia pergi ke meja makan untuk makan malam kebetulan itu sudah jam 20.00, waktu nya makan malam
ya begitulah keseharian arshi setelah kejadian yg menimpanya kemaren, Jika ada yg komen "dih alay banget, pembunuh kok di selingkuh hin doang sedihnya lama", gini arshi memang punya fisik yg kuat walaupun dia seorang gadis muda, tapi tidak untuk mental nya sangat sangat lemah, ya dulu dia memang mempunyai mental yg kuat tapi setelah melihat ibunya bunuh diri di depan matanya mental nya mulai hancur
lalu beneran bulan kemudian kakak kembarnya arsha tertembak di depan matanya juga hingga meninggal di tempat
setelah itu ayah nya menikah lagi ya walaupun ibu tiri arshi sangat lah baik tak seperti yg di katakan di film-film, mereka bertiga hidup rukun tapi beberapa tahun kemudian ayah arshi jugak meninggal akibat kecelakaan pesawat dan jasad ayahnya baru di temukan setelah beberapa hari pasca kecelakaan tersebut
dan beberapa hari setelah ayah arshi di temukan dan sudah di makamkan, ibu tirinya pun menyusul~
bentar kakia pernah kn cerita kek gini di eps berapa ya?, pernah kan??
ya begitulah arshi, fisiknya benar-benar sangat kuat, tapi berbanding terbalik dengan mental nya yg mudah hancur
lanjut"
...besok nya......
kafe..
arshi menelfon Vincent untuk ke temuan di kafe tarian dimana arshi berada, kerena menurut arshi tempat ini nyaman dan sepi Sampai tak ada satupun yang datang mungkin karena masih pagi ya
ya itu malah jadi kesempatan yg bagus untuk Arshi buat di sewa agar tak ada satupun orang yg mengganggu lalu pegawai-pegawai nya juga di suruh pergi separo dan hanya ada 2-3 orang saja karena kafe itu juga tak terlalu besar
lima menit kemudian...
Vincent datang
"hay" ucap Vincent memberi salam kepada arshi dengan ramah
"hay" jawab arshi dingin dan datar
(astaga jadi dingin) batin Vincent
"kenapa?" tanya Vincent membalas dingin
(oh mau adu hawa suram toh rupanya?) batin arshi
"jelas kan" jawab arshi tambah dingn dan datar
"jelaskan apa?" tanya Vincent juga tambah dingin
__ADS_1
'tersenyum licik' (arshi) "jelaskan yg kemaren!, kenapa kamu bersama D.E.L.I.A" jawab arshi dingin dan menekan perkataan nya terutama di kata 'DELIA'
(ck aku tau kau pasti menanyakan ini!, tapi arshi...! maaf kan aku maaf!, sayang ku! aku sungguh minta maaf) batin Vincent terus menerus meminta maaf
"siapa kamu!, menanyakan hal tersebut?!" tanya Vincent masih dengan aura yg sama (dingin)
"oh~, kamu lupa?, atau hanya pura pura?" tanya arshi
"arshi!, aku tau kita memang sudah bertunangan, tapi ingat ini hanya pernikahan kontrak!" ucap Vincent dengan nada agak mengejek dan menekan kata kata nya
"hmm, ternyata..., kamu memang tak pernah berubah!" ucap arshi menahan air matanya
"maksud mu?" tanya Vincent pura pura
"kamu memang tak pernah mencintai ku kan?" tanya arshi dengan air mata yg hampiri mengucur
"benar!, aku tak pernah mencintai mu!, ini semua hanya pura pura shi,hanya pura pura! karena jik-" ucap Vincent terpotong
"AGAR KAMU MENDAPATKAN WARISAN AYAH MU!?" tanya arshi tegas dan air mata yg mulai megucur
"YA!, BENAR! HANYA UNTUK HARTA WARISAN! JIKA BUKAN OM GLENN AYAH MU! DAN AYAH KU MEMBUAT PERNIKAHAN KONTRAK AKU TAK KAN PERNAH MENGENAL MU!" ucap Vincent tegas dan berteriak
arshi tak tahan dengan amarah nya kepada Vincent lalu
'plak!....
tangan arshi melayang dan mendarat mulus di
"HEY!, IF YOU DON'T LOVE ME WHY DON'T YOU SAY IT FROM THE BEGINNING??" tanya arshi
"why?, because I want you to get hurt ARSHI ADRIANA!"jawab Vincent
"But why?" Tanya arshi
"because... BECAUSE YOU DON'T DESERVE TO BE HAPPY!, that's my answer!" jawab Vincent dan langsung pergi meninggalkan arshi sendirian
sesudah Vincent pergi...
"hehehe... I... really don't deserve to be happy?... But why? What did I do wrong?" tanya Arshi kepada diri sendiri
"Yes, from the beginning, everyone left me, how could I be destined to be happy?" ucap arshi tersenyum pahit dan air mata terus menerus keluar dari mata cantiknya itu
lalu telfonnya berbunyi, saat arshi melihat layar ternyata Xello yg menelfon
arshi tarik nafas pelan pelan agar tak di curigai kalau dia sedang menangis
"Halo" ucap arshi tegas
"halo nyonya muda!, kami menemukan penyusup di sekitar markas, apa yg harus kulakukan?" tanya Xello
__ADS_1
"tunggu sebentar aku akan ke sana" jawab arshi dan mematikan telfon nya secara sepihak
Xello yg sudah terbiasa oleh itu hanya diam dan menggeleng kan kepalanya
...skip Markas......
arshi tak lupa memakai maskernya dan kacamata hitam kesayangan nya
semua orang yg melihat arshi langsung membungkuk memberi hormat
"selamat siang ketua A!" ucap mereka berbarengan
arshi hanya diam dan berjalan menuju Ruangan Xello, tak lupa sebelum itu dia mengetuk pintu terlebih dahulu, (definisi bos menghormati bawahan nya)
setelah itu Xello mengajak arshi masuk dan menuju lift yg ada di ruangan pribadi Xello untuk keruang bawah tahan dimana ada tahanan
ting...(suara lift)
Arshi masuk kedalam ruangan yg sangat di jaga ketat oleh penjaga ya walaupun hanya dua penjaga, tapi jika mau kabur tawanan harus melewati ruangan pribadi Xello, jadi ya gak mungkin bakal bisa keluar atau bahkan kabur, karena ruangan itu hanya ada satu akses keluar masuk
Ruangan pribadi orang kepercayaan semuanya ada ruangan itu, termasuk devan dan arshi sang ketuanya
setelah masuk arshi melihat ada satu orang yg sedang di borgol tangan dan kaki nya yg di tempelkan di tembok
arshi berjalan dengan gaya cool nya itu dan melepas maskernya dan memperlihatkan wajah nya itu, lantas orang yg xello tangkap kaget melihat ternyata arshi Adriana lah sang ketua mafia clan Tiger dark
sebelum arshi membunuh orang tersebut seperti biasa dia akan mengintrogasi nya terlebih dahulu
"xell" ucap arshi memberi kode untuk memberikan belati kecil kesanagan nya itu
"ini" jawab Xello yg mengerti dan memberikan belati tersebut dengan sopan, dan di balas arshi dengan senyuman khas nya
"siapa ini?" tanya arshi kepada Xello
"nama nya Reza Artamevia, dari keluarga Artamevia, umur 30 thn, mempunyai 2 istri dan 4 anak, 3 kaki² dan satunya perempuan, usia dari anak yg pertama hingga yg ke empat itu 1-6 thn, salah satu orang kepercayaan clan Woods Revo, begitu kurang lebih" jawab Xello
"owh..., dimana mereka tinggal?" tanya arshi
"di kota W di negara ini" jawab Xello
"oh kota W ya? harus ku apakan ya mereka?" tanya arshi dengan senyuman Devils nya
"ja-jangan... a-apa apa kan keluarga ku!" ucap Reza tergas
"hmm, tenang aku tak akan menyakiti keluar gamu kok, yg penting kamu memberi tahukan semua informasi yg kau ketahui tentang clan Woods Revo" ucap arshi
"ta-tapi a-aku tidak mengetahui informasi apa pun" ucap reza
"bodoh!, kamu adalah anggota clan Woods Revo, dan kamu itu salah satu orang kepercayaan!, bagai mana mungkin kau tak tahu apa apa!" ucap arshi tegas bahkan suara nya mengema di ruangan itu, dan kaki laki yg bernama Reza tersebut langsung keringat dingin
__ADS_1
stop segini dulu ya