
"emm, okey" jawab Khedira pasrah
setelah itu mereka berdua mencari tempat duduk yg kosong yg ada tiga bangku, ya walaupun lebih satu
"shi sini aja" ucap Khedira menunjuk tempat kosong yg ada dua bangku
"gak mau!, mau yg ini, deket jendela!" ucap arshi dengan imut
"dih, lu kira kek gitu imut?" tanya Khedira dengan nada mengejek
"emang siapa sih, yg di imut imut tin, dira?" ucap arshi malah nanya balik, sambil menyolek² pipi mulus Khedira
"gak ada." jawab Khedira kentus
"lah?, kok kentus ra?" tanya arshi lagi
"gak knp², udah sini duduk" ucap Khedira menepuk bangku di sebelah nya
"ihk!, kan gw udah bilang!, mau yg ini" ucap arshi kekeh sambil menunjuk bangku
" (@_@), ok" Jawab Khedira pindah ke bangku yg lain
"bak!!" triak Khedira memanggil pelayan
tak lama setelah Khedira berteriak ada satu pelayan yg berjalan menuju mereka berdua
"iya nyonya, mau pesan apa?" tanya pelayan itu dengan ramah, sambil memberikan buku menu
"eh, shi lo duluan" ucap Khedira menawari
"saya mau ayam saus mentega, sama lemon tea, itu aja" jawba arshi kepada sang pelayan dengan lembut, dan mengabadikan Khedira
(astaga, kacang mahal) batin Khedira
"eh ra, kamu mau pesan apa?" tanya arshi, dengan ekspresi tak merasa bersalah
"emm, spaghetti, es jeruk itu aja" jawab Khedira menirukan arshi, dengan membalas pertanyaan pelayan bukan pertanyaan Arshi
(kacang kacang, murah murah cuma 10 m aja) batin arshi yg merasa di abaikan
"baik, silahkan di tunggu..." Jawab pelayan itu dengan lembutnya sambil tersenyum
selama menunggu pesanan sampai mereka tak mengatakan apa apa, atau suasana hening, tapi sebelum pesanan datang ada seorang pria muda 19-21 tahunan, berjalan menuju meja mereka berdua, dan saat di sapa arshi dan Khedira tercengang siapa itu???
"hay, shi, dira" sapa laki laki itu sambil melambaikan tangannya
"ka-kamu...-" arshi sebenarnya mau mengatakan nama pria itu tapi Khedira tiba-tiba menyebutkan nya
"Edric!" triak Khedira sambil bangkit dari tempat duduk nya
"hay, arshi" sapa Edric Kepada arshi
"ha-hay" jawab arshi terbata bata
Edric Gerrard anak dari mantan CEO perusahaan terbesar di negara Q nama perusahaan nya adalah Gerrard grup itu adalah perusahaan IT
Edric sendiri adalah sahabat lama arshi dan Khedira, ya mereka tuh bertiga sahabat lah inti nya, dari kecil
mereka bertiga di pertemukan saat masih berumur 4-5 thn, saat itu ayah arshi Glenn, ayah Khedira Evans, dan ayah Edric Aries, bekerja sama di bidang IT dengan membawa keluarga nya masing masing, dan di situ lah mereka bertemu dan berkenalan
__ADS_1
di antara mereka hanya arshi lah sang mafia, tapi kedua sahabatnya mengetahui nya, namun mereka tak memberitahu kan Kepada polisi atas tindakan arshi, karena mereka tahu arshi membunuh orang yg menang seharusnya di bunuh
bahkan mereka berdua pernah di ajak untuk masuk kedalam markas besar clan Tiger dark dan sudah biasa melihat orang di siksa
jadi ya, gimana ya, inti nya mereka bertiga tuh sahabat gitu ya, dan satu lagi Edric pastinya menjadi CEO perusahaan Gerrard grup ya meneruskan jejak papa nya di bidang IT
lanjut'
"kok kamu jawab nya gugup shi?" tanya Edric
"oh, enggak kaget aja, udah lama gak ketemu" jawab arshi
"oh kukira apa, kalian kabarnya gimana?" tanya Edric kepada arshi dan Khedira
"baik kok" Jawab arshi dan Khedira kompak
"wih kompak ya" Ucap Edric
"harus" jawab arshi dengan nada sinis nya
"astaga, jadi sinis dong" ucap Edric pura² kaget dan agak sinis
"udah lah, sini duduk ric" ucap Khedira menghentikan mereka berdua berdebat, Khedira tahu jika mereka saling sinis pasti akan berdebat
"hmm, mksih" ucah Edric berterimakasih
"ya" Jawab Khedira
"oh ya, shi" ucap Edric
"ya?" Tanya arshi
"permisi ini pesanan anda nyonya muda" ucap pelayan memotong pembicaraan Edric, sambil menaruh dua piring dan dua minuman
"iya, makasih" jawab arshi dan Khedira kompak sambil tersenyum
"apa ada yg di perlukan lagi, atau mas nya mau pesan?" tanya sang pelayan
"ya, saya mau pesan ayam bakar saus tiram dan lemon tea" jawba Edric
"baik, ditunggu" ucap pelayan itu dengan ramah
"oh ya, ric tadi lo mau ngomong apa?" tanya arshi
"gak jadi" jawab Edric singkat
"wih, jadi singkat amat lo bicara nya ya" ucap Khedira
"terserah gw dong, mau singkat, mau panjang" ucap Edric
"udah sih, malah nunjukin bendera perang mulu, lagi males nih buat misahin ny" ucap arshi memasukan potongan ayam kedalam mulut nya
"dih" jawab Khedira dan Edric sinis
"lah, pada sinis dong" gumam arshi, dan tak di dengar oleh mereka berdua
jujur mereka tuh cocok gak sih?1 Edric sama Khedira
tak lama satu pelayan berjalan menuju meja mereka bertiga sambil membawa nampan
__ADS_1
"tuan silahkan di nikmati" ucap Pelayan ramah sambil menaruh ayam bakar~
btw itu kafe nya di outdoor di balkonnya itu ada kan
"iya makasih." jawab Edric dingin
...setelah makanan nya habis dan di bayar mereka jalan jalan ke Mall...
"shi, ayok" ajak Khedira
"kalian mau ke mana?"tanya Edric
"ke mall, mau ikut?" ucap arshi menawari
"ayok lah, kebetulan lagi kosong jadwal ku hari ini" jawab Edric
"yaudah, ikutin mobil gw aja ya" ucap arshi
"iya, tapi emangnya kamu dira gak bawa mobil?" tanya Edric
"engga, kan ada arshi" Jawab Khedira santai
(astaga!, dira lo mau ngomong numpang aja susah deh perasaan) batin arshi
...skip Mall...
"shi perasaan dari tadi, semenjak masuk ke dalam mall, kita bertiga di liatin mulu, knp ya?" tanya Khedira
"oh, mungkin karena kita cantik" jawab Arshi santai
"tapi ka-" Ucap Khedira terpotong melihat seseorang yaitu...
disaat arshi Khedira dan Edric sedang memilih² baju, Khedira tak sengaja' melihat Vincent mengandeng wanita
"a-arshi, Edric, kita ke lantai atas yuk main game" ajak Khedira tiba-tiba
"eh, kok tiba-tiba?, kan katanya mau beli baju ini" tanya Edric
"emm, enggak jadi ric, kita ke atas aja, bosen bajunya udah ada segudang gw" jawab Khedira
"yaudah ayok, siapa yg dapat tiket terbanyak dengan uang 20 dolar (sekitar tiga ratusan), akan menang ok" Ucap Edric menantang Khedira dan arshi
"yaudah" jawab arshi pasrah
tapi saat menuju eskalator arshi melihat orang yg sekilas mirip dengan Vincent
"eh, bentar deh, kalian duluan aja ya, aku mau ke toilet dulu" ucap arshi
"yaudah jangan lama lama" ucap Khedira
setelah Edric dan Khedira tak terlihat arshi Langsung menghampiri ORANG yg di lihat nya persis seperti Vincent
"hey, kamu-....
stop segini dulu ya teman temanku
oh ya bab selanjutnya akan lebih banyak, bahkan lebih banyak dari biasanya, jadi jangan lupa untuk terus baca novel kia ini, ok
dan semangat juga untuk yg menunaikan ibadah puasa, kia juga puasa karena kia muslim, salam toleransi teman teman bay bay 🙌🥰🤩
__ADS_1