Status Yang Membuat Ku Seperti Ini

Status Yang Membuat Ku Seperti Ini
chapter 26


__ADS_3

"terserah" ucap Khedira yg pergi meninggalkan arshi


"dih, main tinggal tinggal aja" gumam arshi dan masuk ke rumah


setelah masuk arshi melihat beberapa pelayan sedang membereskan makanan yg akan di bagikan ke books sedang cukup untuk satu porsi orang dewasa


rencana nya akan di bagikan untuk pengemis² yg tak jauh dari rumah Arshi, dan arshi juga akan ikut membagikan nya


tapi semua berubah saat arshi hendak memberikan bingkisan tetapi dia melihat ada seorang anak laki-laki yg berjalan ditengah, zebra cross, dan disaat yg bersamaan ada truk yg seperti nya hilang kendali


arshi yg melihat langsung berlari menuju anak itu dan hendak menariknya tetapi sayangnya malah arshi yg tertabrak truk


setelah itu truk yg menabrak arshi juga menabrak tiang kabel hingga kabelnya terputus, dan mengenai genangan air dan...


'DUAR!!' (suara ledakan)


mobil itu langsung meledak tak jauh dari tempat Arshi tertabrak


Semua orang terkejut dan langsung berlari menyelamatkan diri, tak lama mobil pemadam kebakaran dan ambulance datang ke tempat kejadian


Dan arshi di larikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama


Anak kecil yg di tolong arshi juga di bawa ke rumah sakit kerena dia juga mendapat luka, walaupun hanya luka goresan aspal di jidat nya tetapi jika anak seusianya yg mendapat luka seperti itu bisa sangat sakit dan peri


Pelayan yg melihat langsung menelfon devan, dan sekarang devan berada di perjalanan menuju negara A, memang jauh, dan butuh berpuluh puluh jam untuk sampai, belom lagi harus gunta-ganti pesawat dari Bandara ini ke bandara itu dan seterusnya


...Skip devan sudah sampai di negara A...


Jam sudah menunjukkan pukul setengah dua belas malam /23 : 30


Sementara anak kecil yg arshi tolong sudah kembali ke orang tua nya, dan arshi masih belom sadar

__ADS_1


Tapi itu kemungkinan karena obat bius yg terlalu banyak jadi sampai sekarang belom sadar


...paginya...


arshi melihat devan sedang tidur sambil duduk di sebelah arshi dan tangan nya memegang tangan Arshi yg tanpa infus


devan bangun karena merasa tangannya ada yg menggerakkan melihat itu arshi tanpa sadar menetes kan air mata


"E-eh, dek kenapa nangis?"tanya devan menyeka air mata yg mengucur di pipi Arshi


Tapi itu tak berguna arshi tetap mengucur kan air mata bahkan lebih deras dari tadi


"Arshi jangan nangis!" Suruh Devan sambil mendekatkan badannya dan memeluk arshi dengan erat


Sungguh pelukan itu sangat hangat, pelukan dari seorang kakak yg sangat menyayangi adiknya, walaupun arshi dan devan bukan adik kakak kandung melainkan sepupu, itu juga sepupu tiri


Tapi pelukan itu sangat hangat bagi Arshi, itu yg di perlukan gadis cantik itu selama ini, ""pelukan ikhlas dari seseorang""


"Kak aku boleh tanya?" Tanya arshi


Devan tersenyum lalu berkata "tentu saja" kata devan


"Kakak gk benci arshi kan?" Tanya arshi


"Apa maksudmu?, Tentu saja tidak" jawab devan


"Benarkah?"tanya arshi


"Bukan hanya tidak membencimu, tapi kakak Sayang sama kamu, bahkan kakak lebih sayang kamu dari pada adik ku sendiri, delia"jawab !Devan


tanpa sadar arshi meneteskan air mata nya lagi, Arshi seperti sedang sesak nafas dan sekitarnya tubuh nya lemas

__ADS_1


refleks devan memeluk arshi lagi dan berkata..."menangis lah... keluar kan semua yg ada di pikiran mu..., jangan di sembunyikan lagi, atau bahkan dipendam terus menerus!" ucap Devan menguatkan pelukan nya


beberapa menit kemudian mereka melepas pelukannya


"dek..." lirih Devan..


"hmm?"tanya arshi masih dengan nada menangis


"ada kabar baik" ujar devan tersenyum


"kabar baik apa?"Tanya Arshi seketika semangat


"kakak udah menemukan lokasi dimana delia berada" jawab devan


(kak..., apa ini yg di sebut kabar baik?, kakak tau jika aku dendam kepada seseorang aku akan membunuhnya, yg penting aku mengetahui lokasi nya, dan sekarang aku sedang di ambang kebencian kpd delia, kakak mau aku membunuhnya?) batin Arshi


"shi?,kenp ngelamun?, gk suka kbar nya y?"tanya devan sambil melambaikan tangan di depan wajah arshi


"e-emm, kak...jika suatu hari aku tak sengaja membunuh adik mu, apa kau akan membenciku?" tanya Arshi


"tentu" jawab devan keceplosan


"baik lah..."ucap arshi Dengan nada pasrah


"bu-bukan begitu shi, maksud ku tuh, kalo kamu membunuh diri sendiri!, karena kamu juga kan adik ku" ucap Devan


"aku ngerti..." jawab arshi lirih


stop segini dulu ya teman teman


jangan lupa like, komen, dan vote ya

__ADS_1


jangan lupa juga untuk masukin ke fav kalian biar pas aku update ada notifikasi nya ya bay bay 🙌🥰😆


__ADS_2