
Di sebuah Laboratorium di bawah tanah tahun 2026 April
5 April
Diruang yang cukup terang tidak di ketahui siang atau malam karena tidak ada cahaya matahari di sana dan tidak ada jendela serta ventilasi udara di dalamnya. Di ruang bawah tanah yang hening, menjadi saksi tempat terjadi sebuah keputusan yang sangat penting bagi banyak kehidupan ke depannya.
Terlihat dua orang wanita muda di usia 20-an sedang berbicara yang lebih mengarah ke perdebatan, salah satu wanita yang berdiri, berpakaian dan berjas panjang yang berwarna putih semuanya yang melekat di tumbuhnya serta sepatu high heel 5 cm berwarna putih dengan tinggi wanita itu 173 cm dengan kecantikan yang mengesankan sekaligus mempesona hati para pencinta kecantikan yang melihatnya, baik laki-laki maupun sama gender. Mengambil langkah ke depan wanita yang duduk di kursi roda yang lebih muda darinya berapa tahun itu.
Pembicaraan yang sangat penting tentang sebuah kehidupan yang kelak akan menjadi pencarian para makhluk di fana di bumi, perbincangan yang awal bagi kehidupan sebuah dari takdir yang sangat di tunggu oleh salah satu wanita yang sedang duduk di kursi roda kepada seorang wanita yang lebih tua dari pada dirinya berapa tahun, yang duduk di kursi roda berwarna abu-abu tua yang sekali lihat sudah terlihat kursi roda itu terbuat dari bahan yang sangat nyaman dan terbaik dengan kualitas tinggi .
Terlihat wanita yang memiliki kecantikan yang langka serta kecantikan yang menawan dan mengagumkan yang berpakaian dress putih panjang yang sangat cantik dengan model yang berkelas dengan tinggi badan kira-kira 175 cm dengan tubuh yang ideal tanpa alas kaki di kedua kakinya yang ramping dan cantik itu, yang sedang duduk di kursi roda berwarna abu-abu tua.
Dengan perut sangat besar, dilihat dari perutnya dia hamil tua sekitar 9 bulan yang berarti sebentar lagi dia akan melahirkan tinggal menghitung hari, duduk di kursi roda didepan wanita berpakaian dan berjas panjang berwarna putih yang bernama tag_ {MU SHA}
" Shasha, tolong berikan ini kepada Anak-anakku kelak, di dalam gudang laboratorium ini juga telah aku siapkan kado-kado untuk anak-anakku dan sudah saya beri nama masing-masing kado itu. Tolong kelak berikan pada mereka, satu persatu sesuai keterangan yang sudah saya tulis di buku dan saya taruh didekat laci tempat kado dengan di setiap urutan sesuai dengan kode kado sesuai angka di tepi kado-kado itu..." _ Perintah dan permintaan penuh harap wanita yang duduk di kursi roda kepada wanita di depannya sambil memegang kotak berwarna hitam bermotif abu dengan lambang naga dan phoenix yang mewah dan di ukir dengan penuh kehalusan setiap detailnya, dibuka kotak tersebut dan terlihat 3 liontin di dalamnya yang sangat cantik dan indah menyenangkan mata bagi siapa saja yang melihatnya dan akan langsung terpesona oleh model liontin dalam kotak yang berkualitas tinggi ini.
Barang berharga yang ia buat selama 1 tahun dengan pemikiran 13 tahun dari usianya, kado yang di peruntukan dan ia buat khusus untuk anak-anaknya kembarnya yang selalu ia mimpikan dalam mimpi, tinggal barang yang ada di tangannya yang tak bisa ia berikan secara langsung untuk buah hatinya yang berharga.
Di dalam kotak yang terbuka terlihat 3 liontin, dengan ukuran sama dan desain liontin sama. Bentuk tetes air mata dengan warna liontin yang berbeda yang terlihat sangat cantik dan indah penuh pesona di dalam ukiran batu giok dengan kehalusan ukiran bahan tinggi, terlihat 3 liontin di buat dari giok yang terbaik dan mahal terdiri dari warna merah, hijau jade, hijau kebiruan yang langka dengan nama di dalam liontin masing - masing Yang Lu Sheng, Yang Lin Huang, Yang Ling Ya, yang terlihat sangat cantik sesuai ukuran dan model serta desain liontin tersebut,di dalam giok terdapat warna corak yang berbentuk petir di dalamnya dengan warna berbeda pula: hitam,biru,putih kemerahan.
Dengan mata berkaca-kaca memohon kepada wanita yang sedang menatapnya dengan mata yang berembun serta hormat di dalam mata berwarna coklat jernihnya berdiri di hadapannya yang sudah di ketahui bernama Mu Sha yang mengenakan jas dokter yang melekat di tubuhnya dengan sempurna sesuai badannya yang ideal,wanita yang duduk di kursi roda tersebut sambil sesekali dengan tatapan pemohonannya sebelum wanita di depannya mulai berkata.
" TIDAK ,Yang Yungra, Kau yang harus membesarkan dan memberikannya sendiri pada anak-anakmu kelak ,oke. Yunyun yang aku kenal itu tidak akan menyerah apa pun yang terjadi dan selalu tersenyum se_____"_ Tolak Mu Sha dengan tegas di awal kalimatnya ditekan sampai akhir mulai mengecil, wanita yang berpakaian dokter sedang membujuk wanita di depannya ini karena ia tau bahwa wanita di depannya ini sangat keras kepala sekali sama seperti ayahnya, dengan bersedekap dan mata menantang dengan binar kekagumannya kepada sosok di depannya yang masih dengan tatapan pemohonnya. Tapi sebelum selesai kata-katanya sudah di potong dulu oleh wanita di depannya ini.
" Shasha itu dulu sebelum saya sakit, saya sakit Shasha, sakit, saya sekarat sebagai dokter pribadiku, saudaraku dan sahabat baikku kamu sudah tau pasti Shasha, aku sekarat dan sudah hampir mencapai batas saya"
_ balas lemah dengan nada lembut dari wanita yang duduk di kursi roda yang sudah di ketahui bernama Yang Yungra sambil tangan kanan mengusap air matanya dan ada berapa tetes air mata yang tidak disadarinya mulai mengalir jatuh ke pangkuannya sampai menetes ke salah satu liontin yang terbuka yang berinisial Yang Ling Ya yang ada di dalam pangkuan Yang Yungra tersebut.
"Yunyun, dengar aku akan menyembuhkan kamu dari penyakit itu sampai kamu benar- benar sembuh dan menyelamatkan anak-anakmu dalam rahimmu saat nanti kamu melahirkan mereka sesuai perjanjian kita lakukan 8 bulan lalu, itu janjiku saat pertama kali aku tau keadaanmu saat itu, dan tenang saja aku pasti akan menepati janjiku ini Yunyun..."_ balas bujuk Mu Sha sambil berjongkok di depan Yang Yungra yang menangis tersedu-sedu dengan tangan kiri di berpenggangan pada kursi roda abu-abu tua dan tangan kanan di kepala Yungra yang menangis sekali menenangkan, mengelus rambut hitam cantik dan lembut di tangannya yang terurai dengan sempurna di gegaman tangannya. Yang Yungra pun menangis dengan kotak liontin yang di dekap sebelah kiri dekat hatinya.
Yungra mengadahkankan kepala dan kedua bola mata hitam telaga bertemu dengan kedua mata wanita di depannya yang dipanggil dengan nama Jiejiesha yang coklat jernih mirip kucing.
" Dengarkan aku Mu Sha, aku lebih tau keadaanku saat ini dari pada kamu Mu Sha, aku telah melihat semuanya Mu Sha. KATAKAN PADAKU AKU HARUS APA MU SHA HIKS HIKS HIKS HIsk hiks hiks aku hiks telah hiks melihat hiks semuanya hiks hiks semuanya Mu sha dan itu benar akan terjadi hiks jangan menghiburku kamu membodohi dirimu sendiri." _ teriakkan serta tangisan Yang Yungra sambil menatap Mu Sha yang berjongkok di depannya saat ini yang juga balik menatap dengan tatapan sendu di kedua bola matanya.
Mu Sha dapat melihat mata sahabat baiknya sekaligus saudara tiri nya ini penuh keputusasaan dan frustasi yang sangat berat di dalamnya, membuat hatinya tercubit yang sangat dalam dan sakit . ia tertekan, ini kondisi yang sangat tak ia inginkan terjadi dermawannya, sahabat, saudara, teman, dan keluarganya itulah Yang Yungra di matanya dan hatinya. Ketika dunia tak menginginkannya, menghinanya, tak memberikannya ke adilan bahkan ia tak tau siapa keluarga kandungnya, dunia tak mencintainya, dia seperti mayat hidup kala itu semua orang memandangnya hina,rendah,mencemohnya,benci dan dengki, saat ia di situasi paling putus asa, Yang Yungra kecil mengulurkan tangan dengan mata paling mulia dan polos di kedua matanya, dia berkata "akhirnya aku menemukanmu sahabat jiwaku.". Dia adalah dermawannya yang paling berarti dalam hidupnya ini, semuanya akan ia berikan untuk dia termasuk nyawa dan juga jiwanya, yang tak berharga ini. Tapi kenapa, kenapa semua orang baik pasti mati lebih dulu daripada orang jahat atau pendahulu mereka, dia baik dan murni tapi takdir dan nasibnya sangat menyakitkan bila ia bisa menggantikannya maka ia siap, tapi mungkin itu juga ia akan di tolak oleh sang pencipta yang sangat mencintai Yang Yungra. Ia ingat sepenggal kalimat yang di ucapkan Yunyun saat Ia berumur 21 tahun dan saat itu Yunyun berusia 18 tahun ketika ia kembali setelah studi profesornya, saat itu ia bermain dan saling menggoda, ia masih libur musim dingin di universitas kedokteran , ketika Yunyun membuatnya takut dengan sebuah kalimat panjang entah ia sadar atau tidak saat itu,karena masih linglung belum sepenuhnya bangun dari tidurnya. Ia hanya mendengarkannya untuk mengingat saat itu, ia masih mengingat dengan jelas dan masih terbenam di kepalanya di lautan memori otaknya.
Yang Yungra: " Shasha jangan sedih,ini takdir untukku, takdir takkan pernah tertukar, takdir dan nasib sudah di ciptakan sebelum Allah menciptakan bumi dan langit berserta isinya, kelak aku akan di gantikan oleh Lingling bayi berharga ku. Dia paling istimewa dan berharga untukku dan semua keturunan dari leluhurku, aku beruntung menjadi ibunya, itu adalah salah satu anugrah dan berkah di dalam hidupku ini. Ini kehormatan saya atas diriku Shasha, dia akan selalu di sampingmu Shasha mengantikan aku, kamu akan menjadikannya bintang dan matahari di hidupmu melebihi cintamu kepadaku Shasha."
Mu Sha :"......"<{¶∆¶}^^ ia mulai takut dan tak mengerti siapa itu Lingling yang ia maksud dan bicarakan kepadanya waktu itu. ia bingung.
Yang Yungra sambil tersenyum yang belum pernah dia tunjukkan padaku saat itu: " Shasha percaya pada ku ya (●'▽'●)ゝ, untuk kali ini dia akan menjadikanmu orang yang paling bahagia memilikinya dan kamu akan menangis setiap kamu jauh darinya tanpa mengetahui kemana dia pergi, seperti dia akan pergi jauh bila kamu tak melihatnya sedetik saja Shasha, dia seperti obat di pikiran mu ,hahahaha, aku akan menunggu itu Shasha, melihat di surga sana."
Mu Sha dengan takut dan panik ia mulai menyahut dengan cepat seperti guntur : " Kamu bohong Yunyun, kamu pasti bercanda, jangan bercanda itu tidak lucu, siapa yang akan ke surga Hah, aku lebih tua dari mu masak kamu yang ke surga dulu jangan mengumpati diri sendiri Yunyun kecil."
Yang Yungra menunjukkan kilat kecewa dengan tatapan tenangnya sepenuhnya sudah bangun dari tidurnya membalas : " hah, iya,iya, kamu pasti bilang ini bercanda, tapi lihat nanti di masa depan kelak tunggu 10 tahun lagi, kamu pasti akan mengalaminya sendiri,ne."
__ADS_1
Mu Sha mulai dia pikirkan apa benar atau tidak karena bila ia tenang paling ia berbohong padanya seperti ketika usianya 17 tahun lalu ia dikerjai habis-habisan oleh saudara angkatnya ini: " Jangan membuatku takut Yunyun kamu membaca takdirku lagi dan berbohong padaku" mu sha mulai berjalan ke Yunyun yang mulai lari, setelah itu terjadilah kejar kejaran untuk gadis yang sedang dalam mode bertengkar antara dua bersaudara. Shasha mulai tidak memikirkan hal yang saudaranya katakan tadi dan bila ia mengingatkan kelak ia akan menyesal dan tertawa sedih untuk dirinya sendiri atau orang yang paling berarti untuknya ini. ia telah lama lupa. Dan 10 tahun kemudian semua terjadi, omongan yang di kira hanya candaan waktu itu ternyata masa depan yang menyakitkan.
Mu Sha mulai takut bila itu benar adalah salah satu masa depannya pasti ia tak akan berkomentar buruk saat itu dan sekarang ini terjadi, seharusnya setelah ia tau harus segera sedekah ya banyak untuk tolak balak ,tapi ia lupa dan sekarang 10 tahun kemudian ia ingin sekali menghantamkan kepalanya ke dinding untuk menormalkan kejeniusannya itu. Masa yang saat itu ia pikir hanya bercanda karena saling bermain dan melakukan apa saja yang sangat menyenangkan, sangat mengasikkan tapi sekarang saat ia ingat itu ia mulai menyesalinya, kenapa ia tak percaya dan melupakan kata-kata saudaranya itu saat itu, Hah ia bodoh dan ceroboh, tapi kenapa orang lain menganggapnya jenius? ia pun tak tau, ia mengangkat kedua bahunya.
Ia akan mengingatnya sampai mati sekarang kata- kata itu, sudah hak paten, sekarang juga ia mulai mengerti siapa itu Lingling yang di maksud. Itu salah satu bayi di dalam kandungan saudaranya ini.
Keponakan yang paling berharga dari yang berharga dari keturunan leluhur Yang Yungra. Ia seperti mulai mengerti teka teki buku ' Rahasia Ras dari Bidadari ' yang di tempatkan di perpustakaan bawah tanah rumah mereka yang telah di bangun berabad-abad yang lalu.
Ia mulai menyingkirkan apa itu dulu yang penting adalah membujuk saudaranya untuk berhenti menangis. Karena nasi sudah jadi bubur jadi hanya perlu menyelesaikan dan menghadapi takdir yang berjalan dan berdoa pada Sang pemilik diri ini.
Masih di depan sang saudari yang menangis satu tangannya kanan mulai turun ke punggung sambil menepuk-nepuk lembut menenangkan dan kemudian memeluknya ringan agar tak menyakiti kandungannya saat ini, dengan kepalanya bersandar di bahu Yunyun sebelah kanan mulut terkunci dengan telinga Yunyun , sambil berusaha keras menenangkannya dan membujuk sang saudari yang masih menangis di pelukannya dan tangan kiri di perut sang saudara untuk menenangkan para bayi yang terpengaruh oleh suasana hati dari sang ibu yang menangis tersedu-sedu, kesedihan di dalam hatinya ia tepis,Mu Sha mulai menghibur diri sendiri sambil mengingat apa saja hal bahagia yang ia lalui dengan sang saudari di usia muda dulu. Saat ini adalah salah satu dia tertekan ke titik terendah dalam hidupnya sekali lagi tapi tidak seperti dulu, ini lebih menyakitkan, jantungnya mulai sakit, mendebarkan tapi tak menyenangkan. muncul kerutan di antara alisnya yang jarang terjadi di wajah cantiknya.
Dengan mata berkaca-kaca dan ada sesuatu yang rumit terdapat di dalam mata coklat jernih mirip kucing milik Mu Sha berkata kepada Yang Yungra dengan nada bersalah dan lembut penuh dengan tekad dan tulus dari hatinya mulai di lontarkan kata demi kata yang menjadi kalimat penenang,
" Yunyun aku tau, mulai dari sini aku tau. Maafkan aku, seharusnya aku dari awal mendukungmu setelah apa yang terjadi selama ini, seharusnya aku menemukanmu lebih awal, maafkan aku karena dulu aku memohon padamu untuk menggugurkan mereka. Aku salah ku kira itu baik untukmu, aku takut kehilangan dirimu saat itu, pikiranku kacau, pantas kau menamparku untuk pertama kalinya waktu itu, aku mengerti itu, memang pantas untukku, seharusnya kau membuatku setidaknya ada di ranjang rumah sakit selama satu bulan Yunyun.
Aku benar-benar minta maaf padamu, untukku pada mereka juga(bayi dalam kandungan Yunyun). Aku tidak tau apa yang ada dalam pikiranku saat itu, benar- benar kacau, sekarang aku tau, mohon percaya padaku aku akan menyelamatkan mereka dengan nyawaku taruhannya Yunyun." _' dan aku akan mulai mengikhlaskan kamu dari sini.'_ permintaan maaf dan balas tulus Sha Sha dari hati pelan penuh perasaan dan keyakinan di dalam kalimatnya, saat ini ia bicarakan dengan masih memeluknya dan bicara dekat telinga Yunyun dengan tekad juang di antara akhir kalimat serta perasaan yang campur aduk mulai ia tumbuhkan di hatinya.
Untuk saat di kata akhir yang tak di ucapkan agar hanya dia dan Allah Subhanahu wa ta'ala yang tau ini, cukup menjadi rahasia kecilnya untuk saat ini dan selamanya akan menjadi rahasianya sampai akhir hidupnya.
Berapa saat kemudian tatapannya mulai sendu, matanya mulai berembun perlahan matanya mulai menghasilkan kristal kristal yang tak di perlihatkan pada sang saudari yang berada di peluknya sekarang dan saudarinya tak menyadari karena masih menangis dan tangan kanan yang menepuk punggung sang saudara mulai berhenti untuk menyeka air matanya agar sang saudari tak tau bila ia menangis, karena ia menekan suaranya ketitik terendahnya sambil sekali kali menggigit pergelangan atas tangannya, agar suara tak keluar dari mulutnya.
Ia lanjutkan untuk menepuk punggung saudarinya dengan sayang dan pelan agar tak curiga bila ia menangisi takdir ini, dengan sekali lagi mengigit dinding mulut untuk menahan suara tangisannya yang akan pecah. Mengejutkan saudarinya.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Shasha saat ini dia merasakan sangat bahagia dan mata yang semula putus asa dan frustasi terlihat berbinar antusias dengan penuh kegembiraan di dalamnya. Dia tau bila saudaranya akan berusaha terbaik untuknya dan anak-anaknya dalam kandungannya sekarang ini, apa lagi untuk Ling ling kecilnya, yang sangat imut dan lucu. Adalah takdir Untuk Mu Sha, kadang ia ingin serakah tapi ia tak bisa sudah cukup menjadi ibu kandung bila serakah itu akan sia-sia ke depannya, ini adalah salah satu resiko dari kekuatan dan garis keturunannya.
"Shasha, Terimakasih telah mengizinkan mereka lahir, kelak kamu yang merawat bayi perempuanku oke, tapi kamu akan menjadi ibu mereka, jaga dan rawat bayi ku Ling ling Shasha dan berikan kedua putraku pada Ayah mereka." jawaban penuh syukur Yang Yungra dengan mata berbinar bahagia dan semangat yang penuh. air mata yang sudah hilang dari wajahnya yang bersih walaupun matanya mulai merah yang ketara karena habis menangis lama.
Tidak tau bawah Mu Sha telah melepas pelukan di tubuhnya setelah mendengar kalimatnya mengubah ekspresi terkejut dan bingung yang jelas sekali. Ia mulai tak paham tentang pikiran saudarinya ini, hah ia akan mendengarkan dulu semua baru komentar
" Tu...Tu..Tunggu Yun yun apa yang kamu katakan bayi perempuanmu? Bukankah aku yang akan merawat mereka semuanya? kenapa sekarang hanya bayi perempuanmu saja hah?." tanya gagap di awal kalimat Mu Sha beruntun dengan wajah bingung dan masih terkejut di antara wajahnya yang ketara sambil bertanya dengan tidak sabar ke saudarinya itu terlihat dari kata yang di ungkapkan tadi dengan terburu-buru.
Sedangkan sang saudari malah tersenyum lembut dengan bahagia setelah mendengar kalimat pertanyaan beruntun dari saudari yang sudah di anggap lebih penting dari pada orang yang berhubungan darah dengannya, masih berjongkok di depannya ini dengan wajah bingung yang jelas.
Dia ingin tertawa keras jarang sekali saudari sekaligus sahabat terbaiknya ini memiliki wajah seperti sekarang ini. dia tak tau hingga sekarang, hah, dia menghela napas pelan, banyak hal yang dia lewatkan, dia mulai memahaminya saat sebulan lalu ingatannya mulai pulih sepenuhnya dia tau teka-teki di keluarganya dan semuanya sekarang jelas, bahwa anak perempuannya ini adalah harta yang di janjikan leluhurnya untuk memulihkan apa yang menjadi harta di bumi ini, menyelesaikan apa yang belum selesai, mengembalikan apa yang semestinya alam berjalan,membuat mereka yang baik berjaya, membuat semua seperti awal, tak ada benci diantara pelamar, menuntaskan apa yang para leluhur tidak bisa dan akan menjadikannya paling berharga di antara keturunan Rasnya, klannya akan menyelesaikan apa yang di tugaskan dari sang pemilik alam semesta kali ini, dia gagal karena dia jatuh ke jurang cinta yang seharusnya tidak dia pilih.
Dari awal yang sudah ditakdirkan menghilang karena pilihannya sediri karena tak ada pembalikan dan dia telah mencegah untuk tidak melakukan hal bodoh generasi berikutnya, seperti dia hancur karena salah memilih cinta karena pikirannya terlalu naif sekarang dia membahayakan anaknya untuk tugas sangat berat dari Klannya, hatinya sakit untuk anak ini kenapa anaknya harus menjadi keturunan ke -13 dari Ras itu, hah, dia menghela nafas napas lagi dan lagi, hah. Maafkan ibumu ya nak, tangan kanannya terulur untuk mengelus perutnya yang buncit besar. 'Nak kalian harus selamat,sehat karena kalian akan membawa perubahan besar untuk dunia yang tak pernah memiliki hal yang masuk akal bila kalian tak memiliki aturan dan bertuhan, dan betuhanlah pada Allah Subhanahu wa ta'ala karena Ia Allah satu-satunya pemilik alam semesta,surga,neraka dan alam lainnya berserta isi-isinya karena ibu belum begitu baik dalam agama islam ibu ingin kalian beragama islam untuk ibu di surga nanti, karena Islam akan berkumandang di segala negeri di dunia untuk sekali lagi di masa depan. Zaman ini zaman akhir manusia semua kerdil, otak bisa ingin jenius, imajinasi menjadi tolak akal semua sudah jauh dari perilaku manusia, mereka semua seperti binatang padahal semua binatang bertuhan dan tuhan mereka adalah Allah Subhanahu wa ta'ala, ibu ingin meninggal di hari jum'at atau selasa, sayang agar semua kembali juga hari jum'at. Kalian memiliki takdir sendiri tapi saling berkaitan karena darah kalian, maafkan ibu, ibu akan mencoba dan melindungi kalian sampai akhir walaupun ibu tak melihat kalian tumbuh dan berkembang sayang. Ibu mencintai kalian sayang'.
Setelah keheningan sejenak karena larut dalam pikirannya Yunyun mulai menjawab dengan penuh rasa di setiap kalimat
" Shasha dengan berjalannya waktu kamu akan tau, kenapa hanya anak perempuanku yang saya titipkan kepada mu, kelak kamu akan tau dan bayi laki-laki yang mirip denganku harus kamu berikan pada Ayahku,ne, Ayah kita. Dan bayi laki-laki yang satunya lagi kamu berikan pada Suamiku, Yang Yang, ne. Bayi yang ketiga serta yang terakhir akan ada padamu ne karena dia bayi perempuanku, dia paling berharga untukku karena dia anak satu-satunya perempuanku di antara anak-anakku yang lain, kelak bila ia berusia 13 tahun, semua anakku akan bertemu, pertemuan yang akan menjadi awal dari tugasnya dari Rasku Shasha maka aku percayakan padamu ,anakku yang berharga ini ne, ia harus beragama islam Shasha, ia bernama Yang Ling Ya." jawab sekaligus penjelasan tegas dan permintaannya Yang Yungra kepada Mu Sha dengan bahagia yang jelas terpancar di mata yang sudah tak lagi memerah seperti ia tak pernah menangis hanya terlihat merah sedikit terlihat natural di wajahnya yang putih giok.
Di wajahnya seolah-olah bekas air mata tadi yang ada di wajahnya hilang tak ada lagi, tak terlihat dia seperti pernah menangis karena wajahnya yang bahagia itu telah kembali lagi, senyum yang pernah ia lihat saat Yun yun jatuh cinta untuk pertama kali, senyum yang sama, tapi beda usia dan situasi. sekilas bayangan muncul di depan Mu Sha yang melihat sahabatnya yang antusias seperti itu langsung tersenyum lembut. Setelah berapa saat dia langsung berdiri dan menepuk dahinya yang halus itu, sepertinya dia baru ingat sesuatu.
"Yun yun, aku lupa kalo kamu bisa melihat masa depan dan masa lalu serta merasakan berapa kejadian yang ada di mana kamu ingin mengetahui sesuatu, bodohnya saya menghawatirkan pilihanmu waktu itu dan waktu ini, maafkan aku ya hiks hiks hiks hiks hiks kamu pasti sudah mengetahui semuanya hiks hiks. Kenapa aku bodoh sekali baru mengingatnya saat ini bodoh hiks bodoh hiks bodoh hiks bodoh hiksnya diriku ini hiks..hiks..." balas dan ingat Mu Sha dengan memukul-mukul kepala berulang-ulang kali dengan berkata bodoh pada dirinya sendiri sambil menangis mengingat betapa bodohnya dirinya dulu dan berapa waktu lalu saat pernyataan dari mulut sahabatnya itu sambil berjongkok kembali di depan Yunyun saudarinya yang baik.
__ADS_1
Yungra yang masih duduk di kursi roda dan didepan Mu Sha hanya terkekeh kecil lalu menepuk-nepuk lembut atas kepala Mu Sha dengan pelan kemudian membawanya ke pelukan seperti berapa waktu lalu yang ia rasakan, seperti yang di berikan Mu Sha kepadanya saat ia menangis dan sekarang siapa yang malah menangis, aduh malunya dia.
Pelukan hangat dari Yungra dirasakannya masih sama seperti dulu pertama kali dia di peluk oleh Yungra saat dia hanya anak yatim piatu di sebuah kolong jembatan, sudah lama sekitar 17 tahun lalu. Saat itu dia yang berpakaian seperti gelandangan kumuh dan jelek serta compang camping sana sini dengan wajah yang kotor karena sudah lama tak mandi dan merawat diri bertemu Yang Yungra yang lebih muda 3 tahun darinya.
Pertama kali melihatnya dia terpesona dan kagum seperti melihat bidadari turun dari langit karena pada saat itu, Yungra memakai Dress berwarna biru langit dengan tinggi badan 140 cm yang mempesona dan cantik dengan sepatu kaca yang cantik di kakinya berjalan menuju ke arahnya sambil membawa bunga matahari yang cantik. Sambil berkata penuh semangat " saya menemukanmu Sahabatku saudariku hidupku " dengan mata berbinar bahagia dan senyuman yang sangat menawan dan hangat menenangkannya, ia tanpa sadar sudah dalam pelukkannya yang hangat dan sangat dia rindukan keberadaannya itu. Ah dia sangat senang dan bingung waktu itu dari wajahnya. Huh kenangan yang indah. hehehe
" Mu Sha ___Mu sha___ MU...._.....Sh......Sha_......_MU SHA____YANG SHA_YANG SHA_YANG SHA" teriak Yang Yungra yang semakin lama semakin keras pada Saudarinya itu yang lebih tua darinya. Dan yang di panggil- panggil tidak menjawab panggilannya malah asik senyam-senyum sendiri.
Sampai Ia harus merubah marga sang saudara, Shasha tak suka memakai marga _YANG_ karena ia tak suka di kenal sebagai orang yang kaya tapi tak memiliki darah di dalamnya_kata-kata menyakitkan dari orang- orang iri dan dengki ini. Ia ingin tunjukan bila ia bisa dengan usahanya sendiri dan marganya bisa berhasil, yah walaupun tak sepenuhnya sih,hehehehe.
Karena bila kamu sudah di angkat anak oleh orang yang memiliki Darah dari Rasnya Yang Yungra maka kamu akan di perhatikan walaupun kamu tak mau karena mereka pasti berkata; "ini sudah tanggu jawab saya karena kamu sudah menjadi bagian dari kami walaupun tanpa darah, Ras kami berbeda dari yang lain tak seperti manusia biasa" dan ia tau saat mulai tumbuh di keluarga itu, walaupun itu mereka tetap tak menghalangi apa yang di inginkan malah mendukungnya penuh dan bila ia salah ia akan di ajari dan di arahkan apa yang salah dan diberi masukan, ini adalah keluarga yang di idam-idamkan semua orang, ia tau tak semua orang bisa menjadi bagian dari keluarga Ras ini, tak mungkin, ia adalah salah satu hal khusus di antara hal yang bisa masuk ke dalamnya, ia tak akan pernah melupakan ke bahagia yang ia dapatkan dari keluarga ini, tak akan pernah.
Mereka menghormatinya menggunakan marga _Mu_ yang sudah ada saat ia di panti asuhan kala itu, sampai sekarang, ia belum merubahnya, tapi kali ini ia senang kata itu terucap dari mulut Yun yun padahal dulu ia akan berteriak keras menolak untuk berkata seperti itu untuk marganya. Tapi sekarang ia bisa saja tak menolak, itu cukup baik, bukankan nama bayi perempuannya( keponakannya, anak Yunyun yang akan menjadi anaknya juga (@W@)**/ juga bermarga _YANG_ , jadi bila sekarang mulai memangilnya dengan Yang pun tak apalah itu sebuah kehormatannya, di dalam kehidupannya ini.
" iya ada apa Yungra? kenapa berteriak sih, keras lagi, aku tidak tuli tau?" jawab Mu Sha kesal pada Yungra yang berteriak di telinganya yang kini tengah berdering sambil cemberut bibirnya dan kepala menoleh ke samping kanan menjauh dari tatapnya sahabat yang udah di jadikan adik sekaligus saudari di hatinya bahkan jiwanya yang sudah lama, entah kapan ia pun tak tau karena Yunyun termasuk orang yang sangat berarti di hidupnya.
Sepertinya dia tidak menyadari kesalahan yang di perbuatanya dengan mengabaikan sahabatnya dan saudarinya yang tengah memanggilnya berulang kali karena dia melamun tadi mengingat masa lalu yang indah, membawanya sampai masa kini, darinya dia tau apa itu arti keluarga,persahabatan,rumah untuk kembali,saudara dan perasaan yang dia miliki selama dia tumbuh bersama sejak usianya 12 tahun dulu sampai sekarang ini,itu hal yang baik terjadi di hidupnya ini.
Sungguh kenangan yang manis dan indah yang akan menjadi mimpinya di setiap hari untuk selalu menjadi yang terbaik untuk bisa hidup dengannya sampai hari yang telah di tentukan oleh takdir dan nasib yang yang ia tau sampai nanti yang telah di tulis oleh sang pencipta pemilik alam semesta dan segala isinya.
" Kenapa kamu melamun aku kan sudah memanggilmu berapa kali dari tadi dan sekarang kenapa kamu yang marah hah, bahkan aku memanggilmu dengan margaku tadi" balas galak dari Yang Yungra dengan kesal kepada saudarinya ini yang malah marah padanya padahal dia yang harusnya marah karena saudarinya itu telah membuat dia mengulang memangilnya berulang-ulang yang membuatnya jengkel setengah mati karena dia tak suka mengulang dari 3 kali ucapannya bila sudah bicara dan dia juga sudah memangilnya dengan marganya walaupun ia tak suka marga itu biar ia dengar eh malah kenapa ia yang dimarahi balik, dia marah tentu tapi untuk saudari sekaligus sahabatnya ini takkan lama.
"Hehehe, Yunyun jangan marah oke, saya hanya mengingat tentang masa lalu saat pertama kali kita bertemu. Itu sangat berarti bagiku tau kamu, dan maaf sudah membuat kamu mengulang panggilanmu padaku bahkan sampai harus kamu memanggil dengan margaku yang _Yang_"_jawab cepat Shasha pada saudarinya yang mulai marah padanya karena lamunannya tadi. Pasti ngambek deh dia, ia menghela napas di hatinya, ia ceroboh lagi, sial, belum tua juga.
" Oke kali ini aku maafkan asal kamu buatkan aku makanan keinginanku ne"_pinta Yungra pada Mu Sha yang masih tersenyum bodoh di depannya agar dia tak marah lagi, menjadi konyol hanya untuk buat dia marah, ia memang kakak yang baik untukku dan juga ibu angkat anak perempuannya yang terbaik itu sudah pasti, karena dia telah melihat masa depan sang anak bersama Shasha, kali ini dia menghela napas di dalam hati, kenapa umurnya pendek sekali sih, ibu kenapa kamu merindukanku dan ingin aku cepat menemuimu padahal usiaku masih muda bu,menyedihkan, sudahlah lupakan sudah nasib dan takdirnya berjalan, mungkin ini yang terbaik untuknya dan semuanya, iya ini yang terbaik, harus ikhlas dan lapang dada dia, harus, iya harus. Shasha aja bisa pasti dia juga bisa. Kuncinya ikhlas.
"Siap kapten, kamu ingin makan apa Yunyun?" balas cepat Shasha dengan penasaran pada sang sahabat sekaligus adik baginya yang memang ia yatim piatu dari kecil, ia tak ingat seperti apa kehidupan masa kecilnya sebelum ada di panti asuhan karena ibu panti berkata padanya ia di temukan di samping panti yang saat itu adalah hutan.
Jarang di lalui orang apalagi anak kecil sepertinya, lalu setelah berapa tahun panti asuhan itu kebakaran banyak anak yang terluka walaupun tak sampai mati terbakar oleh api tapi setelah itu banyak hal-hal terjadi, panti asuhan tak bisa di selamatkan dan banyak masalah setelahnya.
ia dan berapa anak lain yang cukup besar pergi sampai Ia jadi anak jalanan yang keras dan hina, sampai akhirnya bertemu dengan Shasha tepat setelah ulang tahunnya ke-12 tahun, sangat itu ia tak tau seperti apa masa depannya tapi ia tak akan pernah menyesalinya sampai mati karena dengan jalan kehidupan yang seperti itu ia dapat bertemu dengan Shasha kecil yang baik dan cantik ini adalah hal yang paling seperti keajaiban di dunianya yang gelap tanpa cahaya sebelumnya.
Sekarang ia telah sadar bila ada perjumpaan pasti ada perpisahan, bila ada pertemuan pasti ada akhirnya tak mungkin manusia itu kekal dan abadi, tak akan pernah terjadi, mungkin dulu iya bila ada yang berumur lebih dari 10.000 tahun ia akan percaya tapi sekarang untuk hidup seratus tahun aja susah, karena banyak hal yang telah berubah dan menuju akhir zaman. Detik yang mendebarkan hati setiap mahluk di berbagai ras di penjuru alam semesta termasuk ia.
"nasi goreng,telur dan ayam goreng serta jus mangga ,yam itu lezat,hm" jawab Yang Yungra cepat dengan binar bintang di kedua matanya serta bibir mengelap bibir bawahnya yang terlihat sekali dia ingin makan makanan yang dia minta itu segera.
"oke mari kita masak makanannya tuan putriku yang cantik" sahut dan canda Shasha dengan semangat sambil berjalan memutar ke belakang kursi roda sang sahabat yang antusias dengan apa yang dia inginkan untuk di makan mungkin keinginan bayinya juga ya.
Shasha mulai mendorong kursi roda itu menuju ke arah pintu keluar dengan perlahan sambil bercanda pada sang sahabat sekaligus saudari yang kembali lagi cerianya, setelah menangis karena pembicaraan untuk makhluk hidup yang akan datang ke dunia ini, telah di nantikan oleh segala Ras yang mengetahui sebuah rahasia walaupun sudah di tutup serat-eratnya, tapi masih aja bocor karena ini tentang rahasia yang ada di surga, langit melindungi, neraka menghormati, bumi mengabdi, para malaikat bersedia berdiri menjadi benteng, semua makhluk ingin memiliki tapi tak bisa karena ia telah di ciptakan untuk seseorang yang juga telah menunggunya karena dari rusuknya ia terlahir menjadi sebuah jiwa yang menjadikannya darah kulit tanah yang sempurna dari tangan Allah Subhanahu wa ta'ala yang memberikan ruh , Rahasia yang akan terungkap sejalannya waktu, semuanya akan berhenti dan kembali ke awal lagi, terus, terus ke titik semula seperti itu sampai janji yang di janjikan terwujud dan terlaksanakan, karena itu sudah tertulis di pohon takdir di surga ke- 7 di bawah singahsana 'Arsy yang megah tempat Allah Subhanahu wa ta'ala bersinggah, di atasnya untuk mengoperasikan segala miliknya terutama manusia yang makhluk yang paling yang maha mulia cintai karena manusia pertama adalah Adam yang terbuat dari tanah yang di buat Allah Subhanahu wa ta'ala dengan tangannya sendiri dengan teliti dan di berikan ruh untuk menjadi penghuni baru surga dan makhluk yang kedudukannya lebih tinggi dari malaikat, malaikat pun harus memberi hormat pada Adam sang penghuni baru surga kala itu.
Ia berhenti sejenak sebelum mencapai pintu ia memencet tombol di gelang yang ia kenakan di sebelah kiri pergelangan tangannya, setelah itu terlihatlah pintu keluar itu terbuka dengan sendirinya, lalu ia mulai mendorong kembali kursi roda sahabat sekaligus saudarinya setelah di luar pintu itu mulai tertutup lagi dengan sendirinya, di sepanjang lorong jalan laboratorium mereka masih bercanda riang meninggalkan ruangan yang berapa saat lalu menjadi aksi bisu pembicaraan mereka tentang 3 bayi kembar yang ada dalam kandungan Yang Yungra yang terlihat besar dan akan segera dilahirkan untuk melihat dunia fana ini, tinggal menghitung hari, ia mulai tak sabar untuk melihat secantik apa mereka, pasti cantik dan tampan karena Gen dan DNA yang bagus serta Ras yang paling tinggi dan terbaik di gabungkan, itu pasti hasil yang paling menggemparkan dunia sains dan teknologi bila di ketahui oleh dunia apalagi negara-negara adidaya pasti akan ada perang bila sampai itu bocor keluar, ini adalah gabungan darah paling sensasional dalam sejarah manusia bila mereka bisa menelitinya dengan teliti, tapi ia tak akan membiarkan itu terjadi.
Karena tak boleh apa pun yang terjadi di masa depan, itu tak boleh bocor untuk saat ini karena ia belum bisa melindungi mereka hanya dengan kekuatan dan kekayaannya saat ini, ia pasti kalah telak di awal sebelum maju berjuang dengan para musuhnya, ia harus kuat dan tumbuh hebat baru bisa melindungi apa yang ia cintai dan sayangi, iya ia harus tumbuh dengan cepat dan belajar banyak hal mulai sekarang karena akan ada seseorang yang akan ia jaga dan lindungi sampai akhir hayatnya. Menjadi ibu harus di tulis dalam list-nya mulai sekarang dan belajar islam dan masuk kedalamnya juga harus di jadwal segera.
Mereka meninggalkan ruangan yang berapa saat lalu itu menjadi tempat keduanya mengobrol untuk kehidupan baru yang akan datang ke dunia ini, sekarang telah sunyi dan hening di ruang bawah tanah yang tak di ketahui banyak orang itu apalagi dunia. Tempat yang banyak Rahasia di dalamnya sampai mata para pencari teknologi, sains,ilmu pengetahuan dan banyak lagi pasti akan berebut untuk datang hanya sekedar melihatnya saja, para ilmuan akan bergegas untuk mengambil dokumen dan file-file di dalam ruang yang besar di bawah tanah itu layak menjadi penipu dan pencuri untuk mendapatkan informasi diruang ini. mereka meninggalkan ruang dalam keheningan untuk pergi masak dan makan. Meninggalkan suara -suara kaki-kaki dan roda yang di gerakan dalam sepanjang lorong itu.Menuju ke tempat makan.
__ADS_1