Step Of Destiny From Mother

Step Of Destiny From Mother
Episode 10 Pertemuan yang telah tertulis Part 2


__ADS_3

Lingling POV


Di kamar yang sederhana tapi nyaman untuk di tinggali ini, berbaring seseorang anak perempuan yang cantik dan menawan, wajah rupawan dan hidung mungil dan kecil, pipi tidur yang lembut serta mata kecil dan bulu mata yang lentik, alis yang sejajar kanan kiri, bibir yang besar dibawah dan sedikit kecil di atas, tanda lahir di bagian kiri sejajar dengan kelopak mata bila terbuka, dagu yang sedikit lancip rahang yang kokoh dan sama di kedua sisi, kening yang tak lebar atau kecil di wajahnya yang kecil indah,rambut yang hitam legam bersinar, kulitnya yang halus dan menawan serta putih menambah keindahannya yang semuanya sesuai di dalam dirinya diciptakan untuknya seorang di dunia ini oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.


Mata yang terpejam mulai memperlihatkan keindahan sedikit, demi sedikit di mata malam yang mempesona bagi yang melihatnya terpancar kebingungan akan dimana ia berada, yang ia lihat kamar yang sederhana dengan tata letak untuk kamar cowok yang terbilang elegan untuk saat tahun ini, apa yang telah terjadi tadi bukanlah mimpi tapi aku masuk dunia lain buatan tuhanku?Hah


' Ya Robb Sang Pemilik Segalanya hanya pada-Mu aku menyembah dan hanya pada-Mu aku meminta pertolongan bila ini takdir yang telah Engkau tulis aku mohon padamu untuk memberi kabar pada orang tuaku dan orang yang aku cintai akan keadaanku dan tujuan Engkau mendatangkan saya kemarin untuk apa Ya Allah Subhanahu wa ta'ala yang mengetahui segalanya dan pemilik hari kiamat' batin Lingling cemas akan keluarga yang mengkhawatirkannya, sungguh dia dilema akan situasinya saat ini tapi sekarang ia harus pasrah Allah Subhanahu wa ta'ala bersamanya hanya Dia yang melindunginya tanpa lelah dan berduka untuknya yang banyak dosanya ini.


Bila dosa manusia itu terlihat mangkat mereka akan takut dan jijik akan diri mereka sendiri dan seluruh dunia akan terselimuti bau dan warna -warna yang berbeda sampai langit pun mengejek bumi seperti beratus-ratus tahun yang lalu.


Tap Tap Tap Tap Tap

__ADS_1


langkah berjalan seseorang yang tengah menuju ke ruangan ini sekarang. semakin dekat dekat dan semakin dekat


CLEk Clek


suara membuka pintu,


pintu berwarna coklat tua itu sudah terbuka mulai memperlihatkan seorang wanita paruh yang cantikan dengan pakaian panjang dan hijab di kepalanya yang semuanya berwarna senada abu-abu tua, wajah kuningan langsat diwajahnya yang berseri-seri,mata yang besar dan mancung, bibir yang menawan, pipi yang kemerah-merahan,bulu mata yang indah dan mata coklat kuningnya yang jernih, kedua alisnya yang menungik indah, dagu yang lancip serta rahang yang indah menambah kecantikannya yang sudah di usia 40-an itu, kaki yang jenjang, tubuh yang ramping serta tangan yang lentik, semuanya terlihat baik di susunan tubuhnya.


"Wa'alaikumussalam hamba Allah Subhanahu wa ta'ala yang baik dan bijak" balas Lingling pada Ana yang tengah mengambil posisi duduk di samping tempat tidur yang terbuat dari kayu mahoni berbentuk bulat di samping kanan ranjang yang kini didudukinya.


"Ah, ternyata Engkau benar orang islam anak, untung aku sempat melihat kalung di dirimu yang cantik itu nak" kata terkejut Ana pada Lingling yang kini telah mengangkat kepalanya memperlihatkan wajahnya yang mempesona, Ah sangat indah, ' Ya Robb ciptaan mu sungguh menakjubkan sekali aku bila punya anak secantik dan seindah ini tak akan pernah aku biarkan pergi jauh tanpa pengawasanku, ah hatiku meleleh'. batin Ana terpesona dalam sejenak dari lamunannya.

__ADS_1


Meninggalkan Lingling yang heran pada bibi yang cantik di depannya ini.


"Terimakasih telah menyelamatkan saya bibi dan telah merawat saya, boleh tahu siapa nama bibi?nama saya Yang Ling Ya bibi". ucap Lingling dengan senyuman menawannya yang khas kepada Ana yang terpesona untuk sekali lagi, Ah benar-benar cantik, ia ingin memeluknya dengan erat, uuh mengemaskan dan lucu sekali.


" ah, Nama bibi Ana Emine, bibi dari turki cantik". jawab Ana pada Yang Ling Ya yang berwajah mengemaskan ia ingin sekali mencubitnya sekarang juga, ah tidak tau apa yang ia pikirkan untuk hari ini, ia ingin sekali mencubit dan memeluk Lingling yang sangat cantik serta mengemaskan ini.


"oh, saya di panggil Lingling saya tinggal di jepang". kata tambahan Lingling sambil memiringkan kepala ke kiri yang membuat ia menambah lucu dan mengemaskan di hati para yang melihatnya. Poor Ana


Mereka bercerita tentang diri mereka dan agama mereka serta pengalaman mereka, suasana yang harmonis sangat kental di kamar sederhana dengan hati penuh seperti musim semi yang indah dan mempesona.


Tak ada yang tau Nasib dan Takdir mereka, siapa yang mereka temui, mereka relakan, mereka dapatkan, mereka cintai , mereka kehilangan hanya Sang pencipta lah yang mengetahuinya. Hargailah apa yang kamu miliki dan genggam hari ini karena kamu tak pernah tahu seperti apa yang terjadi di masa depan karena itu jangan menyiayiakannya karena bila kamu kehilangannya, kamu baru tau ada hati yang telah kamu lukai dan tak dapat kamu kembalikan karena waktu adalah hal tercepat berlalu dan tak bisa di ubah. Karena itu banyak penyesalan dan kesedihan yang tak dapat di tebus sampai mereka menjadi tua dan menunggu ajal mereka hanya dengan menatap dan merenungkan Bila, Bila, Bila dan Bila waktu bisa di putar, hari bisa di ganti, jam bisa di kembalikan, keputusan bisa di ubah, cinta bisa menentukannya sendiri tak akan ada namanya kecewa dan kesepian serta Rasa lainnya seperti penyesalan yang tak bisa di pendam di diri kita, karena Allah Subhanahu wa ta'ala ingin kita merasakannya untuk kembali padanya dan selalu ingat bila hanya kepada Dia kita berharap dan meminta serta Hanya Dia yang mengabulkan dan memberi kita segala yang kita butuhkan karena Cinta terbesar dan terutama adalah cinta kita pada Allah Subhanahu wa ta'ala Sang pencipta Alam Semesta dan pencipta kita.

__ADS_1


Belajar itu Wajib bila semua hal baik untuk kita sendiri dan orang lain disekitar atau di bangsa sendiri maka Belajarlah yang banyak agar ilmu kamu tak mengkhianatimu dan memakanmu karena ilmu yang baik akan memberikan kedamaian pada sang pemiliknya Dunia dan Akhirat yang di miliki oleh Sang Maha Kuasa atas Segalanya. Janji yang di ucap pun akan menjadi Do'a di diri kita sendiri maka berbicaralah yang baik agar do'a-do'a itu baik untuk diri kita sendiri dan keturunan kita, sebab semua pun akan ada sebab dan akibat di diri kita atau orang lain biasa juga orang yang kita sayangi di masa yang akan datang. Jadi mari kita jangan lidah kita dari bicara kasar dan kotor. Sebab ada akibat itu datang dan pergi dari ucapan dan perilaku kita sendiri.


__ADS_2