
Lingling PVO
Aku tak tau, apa yang terjadi karena seingatku aku jatuh kedalam mimpi tapi yang ku lihat di depanku seperti bukan mimpi, aneh tapi nyata yang tak ada yang bisa menjawabnya, perasaan yang berkecamuk di hatiku ini membuat hatiku semakin berdebar ketakutan akan kegelapan di ruang yang tak berujung dan sangat besar , hanya aku yang mengambang di ruang yang luas dan tak berujung ini.
Sungguh ini sangat aneh dan rumit untuk logika di otak kecilku.
Karena tak ada orang di ruang yang gelap dan luas ini, aku panik dan takut mulai meyelimutiku itu jelas ku rasakan dari detak jantungku yang sangat cepat dari biasa-biasanya dari apa yang terjadi dimasa lalu.
Ayah...
Ibu....
si Kembar...
paman..
bibi... ana
kalian dimana ?aku takut... takut
Allah
Allah, Tuhanku
__ADS_1
Nabiku, kekasihku Nabi Muhammad Saw
Pikiranku berkecamuk di benak yang keliru dan sempit ini tak ada lagi hal-hal yang sangat rumit di depan mataku sekarang , ada apa ??? tanda tanya besar di depan mataku jelas dan semakin banyak rasa penasaranku akan rasa ingin tahuku tapi rasa takut dan panik lebih mendominasi aku sampai ujung kakiku yang sedang melayang di laut lepas tak berombak, tenang tapi menghanyutkan sampai membuat orang ketakutan yang tak akan hilang sampai ke pangkal tulung nadi.
Allah,
Apa Engkau tak mencintaiku ? Bertambahlah ke panik aku semakin menjadi, bagaimana bila Allah tak mencintaiku lagi? apa aku akan binasa dari duniaku? pikiranku kacau akan batinku sendiri yang dapat membunuhku akan perasaan panik dan putus asa yang tengah melandaku sekarang.
Ya Allah aku takut... Ya Rabb-ku
Allah
Allah
...
...
....allah entah sudah berapa kali aku mengucapkan nama tuhanku yang Maha Esa, aku di ujung tanduk untuk segala perasaan yang ku rasa saat ini, membuat diriku meringkuk ketakutan kegelisan yang tak berujung ini tampak menakutkan di jiwaku yang mulai tenggelam karena segala jenis perasaan di dalam hatiku, untuk siapapun yang melihatnya hanya sekali pandang, ya sekilas.
Aku ketakutan ini pertama kalinya aku merasakan di tinggalkan yang amat dalam sampai aku terkunci antara hidup dan mati.
ketakutan dalam diriku semakin lama-lama semakin besar karena di ruang ini tak ada siapapun di dalamnya kecuali diriku, entahlah sudah berapa lama aku di dalamnya, aku tak tau dan tak mengerti, khawatiran di dalam diriku semakin menjadi - jadi ,perasaan takut dan panik terus-menerus melandaku bukan aku tak tau tapi aku menyangkalnya aku sendiri dan tak ada seseorang pun di sekitarku, ketakutanku seakin menjadi, dan semakin menjadi hanya satu yang ku ucap dalam hatiku yaitu nama tuhanku yang Maha Esa, Allah Subhanahu wa ta'ala tapi apakah Allah Subhanahu wa ta'ala tak mencintaiku? tak menyayangiku ? tak suka padaku? hilang aku? di tinggalkan sendirian? dan tak ada satupun yang menemaniku, aku takut, gelisah, tegang dan hancur di dalam perasaanku tak ada satupun di inchi tubuhku yang tak panik dan gemetar, Apa hari yang telah di janjikan ada di depan ? Apakah ini Kiamat? mengapa hanya aku sendiri? dimana yang lainnya? Apakah hanya aku yang terlempar ke dunia yang tak berpenghuni? tapi aku tadi tidur? ini mimpi? cepatlah bangun! Bangun! Bangun dari mimpi buruk ini aku mohan padamu Ya Allah, tapi kenapa lama sekali? aku ketakutan dan terus ketakutan tak berani melihat! saat mataku ingin aku pejamkan, saat ini hatiku akan hancur dan aku hampir putus asa karena ketakutan dan tubuhku gemetar akan panik, khawatir,sedih dan semua perasaan ditinggalkan menjadi satu, saat itu keajaiban datang padaku, aku melihat cahaya yang bersinar di gelapnya ruangan itu, setitik yang lama-lama menjadi besar dan cahaya yang paling indah dan besar yang pernah ia lihat di dalam hidupnya.
__ADS_1
Dan seketika itu pula perasaan- perasaan tadi menghilang dan tak tersisa di dalam tubuhku serta hatiku yang akan hancur, saat aku telah hampir kehilangan akal ku satu - satunya hampir meninggalkan rasional ku aku diberi pemandangan yang paling indah dari pada apa itu duniawi, aku mengamati dan melihat semua di depanku dengan jelas sampai aku tak menyadari bila cahaya di depanku mencuri semua perhatianku serta tubuh dan hatiku mulai menghangat sampai ke inti tulang dan darahku mendidih dengan cepat dari pada kilat yang ada di langit saat akan hujan tiba, tapi aku tak menyadarinya perasaan itu bercamuk dalam diriku dan tubuh serta hatiku menghangat, perasaan yang belum pernah terjadi untukku dan perasaan pertama yang aku rasa membuatku nyaman melebihi keluargaku dan kerabatku bila aku di dekat mereka.
Cahaya itu mulai membesar dan terus menerangi ruang yang luas tak berujung di sekitarnya, ruang yang tadi gelap gurita kini telah cerah dan bersinar karena cahayanya yang sangat indah dan mempesona tak ada yang tau, tapi di dalam diriku, lingling sangatlah bersemangat dan penuh cinta menatap ke depan dimana tempat itu menjadi seperti dia menonton film yang tak pernah di nonton seorangpun dalam hidup.Tak akan pernah.
Cahaya yang begitu besar dan indah serta cantik itu sangat mengagumkan dan perkasa setelah itu ada suara yang berasal dari cahaya yang indah itu, Apakah Ia tuhanku? aku bertanya dalam hati kecilku yang terdalam.
"Aulia, engkau melihatnya?". tiba-tiba suara yang tak pernah ku dengar di dunia bersuara.
"Hah, Si...siapa?". bukannya menjawab aku malah balik bertanya pada sang pemilik suara yang menurutku paling indah dan hangat di hatiku. Tapi siapa yang di panggil Aulia??? di sini tak ada orang selain diriku! lantas siapa yang di panggil?? tapi aku tak bodoh pasti aku kan itu?
" Perhatikan dulu semua yang akan terjadi di depanmu, nanti setelah itu kamu akan tahu siapa diriku". Suara itu bukannya menjawabnya tapi memerintahkannya untuk melihat kembali apa yang di lihatnya tadi. Padahal aku masih bingung dengan siapa dan mengapa aku di panggil dengan nama Aulia?
"Baiklah". tanpa keraguan aku menjawabnya dengan persetujuan ku , mungkin kalian akan mengganggapku bodoh tapi itu tak berarti untukku.
Aku menguatkan hati aku akan dapat jawabannya setelah ini pasti, mulai keteguhan hatinya ia kembali lagi melihat apa yang terjadi di depannya, yang cahaya putih itu masih menyebar ke seluruh penjuru ruang yang tak berujung ini, sangat besar dan gelap ini mulai terlihat cerah karena cahaya dari pusat itu menyebarkan cahayanya ke seluruh ruang itu mungkin sampai ujung yang tak terlihat olehku.
Setelah berbicara dengan suara tadi sekarang aku cuma fokus sekali lagi ke depan untuk tau apa yang akan terjadi selanjutnya dan kemudian aku sangat terkejut di buatnya. mungkinkah hanya aku yang akan terkejut bila melihat hal yang sangat ajaib di depanku sekarang? ini mimpi atau nyata aku tak bisa menjelaskannya tapi aku percaya bila ini bukan kebohongan yang dibuat oleh setan atau alam bawahsadarku, aku yakin ini dibuat oleh Allah Subhanahu wa ta'ala!!! kini rasionalku mulai tumbuh dan berjalan dengan benar.
Aku mulai menantikan hal apa yang akan terjadi di depanku, perasaan yang tadi kurasakan telah menghilang kini cuma perasaan penasaran dan keingintahuan akan apa yang terjadi di depan, aku seperti melihat Film dengan gambar yang sangat berkualitas tinggi yang belum ku lihat di dunia manusia di bumi.
Gambar yang indah dan menakjubkan mulai perlahan di gambarkan di depanku dengan perlahan dan indah ku mengerti dan dengan suara yang jelas ku pahami seperti bahasa saya.
Cahaya itu semakin besar dan menyebar di tepat pertama dia muncul dan mulai terlihat gambar yang lain di sebelah kanannya.
__ADS_1