Step Of Destiny From Mother

Step Of Destiny From Mother
Episode 7 Kejadian yang tak terlupakan


__ADS_3

Seluruh kediaman keluarga Yang di jepang benar- benar dalam kekacauan di dalam maupun luar kediaman, Yang Sha menangis dan menenangkan kedua bayi kembarnya , Yang Tang marah kepada para pelayan dan pengawal. Untuk pertama kalinya Yang Sha melihat sang suami marah besar seperti ini tapi situasinya di luar kuasa semua orang karena Yang Ling Ya diculik tak ada yang tau siapa yang menculiknya tak ada tanda-tandanya di rekaman kamera pengintai.


"BAGAIMANA BISA KALIAN KEHILANGAN PUTRIKU, CEPAT CARI KEMBALI, SAYA TAK MAU TAU KALIAN HARUS MENDAPATKANNYA HIDUP-HIDUP, KALIAN MENGERTI?" marah Yang Tang kepada semua pelayan dan pengawal rumah,, bagaimana ia bisa kecolongan anak perempuannya hilang, siapa yang berani-beraninya mengambil kesayangannya akan di pastikan mereka sekarat, siapapun yang berani mengambil hartanya yang berharga maka mereka harus siap-siap untuk menemui ajalnya segera. Siapapun itu dia tak akan membiarkannya lolos tak akan pernah, beraninya mereka mengambil harta berharga yang di lindungi sampai tak ada satupun keraguan bila dia harus membunuh untuk melindungi anak perempuannya yang tak ternilai itu maka dia akan siap sedia untuk apapun itu.


"Si.. siapp laksanakan Tuan". jawab para pelayan dan pengawal gagap dalam ketakutan tuannya tak pernah marah sekali marah sangat menakutkan.


'Hah tak semestinya aku marah-marah kepada mereka juga dan membuat istri dan anak-anakku tambah ketakutan karenaku, maafkan aku sayang' sambil berjalan lalu memeluk keluarga kecilnya dan menenangkan mereka .


" sayang jangan menangis lagi nanti papa akan cari kakak kalian" kalimat yang terucap dari Yang Tang untuk menenangkan sang buah hati kembarnya menangis kencang karena hilangnya sang kakak tercinta.


#########


Di ruang kerja Yang Tang


Duduklah sepasang suami istri yang sedang dalam suasana hati yang kacau terutama sang wanitanya_ Yang Sha _ yang masih terlihat matanya sembab di kedua kelopak matanya yang memerah, Yang Sha kembali menangis dan Yang Tang menarik Yang Sha untuk bersandar di bahunya dan memeluk pinggang ramping sang istri yang sedang bersedih hati.


"Hiks...hiks hik hik..Bagaimana ini Tang, Anakku belum hiks di temukan hatiku hiks sangat sakit" ungkap Yang Sha pada sang suami yang juga sedang marah pada dirinya sendiri karena kecolongan sampai sang anak perempuannya menghilang tak tau kemana perginya bahkan kamera pengintai tak ada yang bisa melihatnya sampai pelacak yang sangat terbaru dan canggih pun tak bisa menemukannya, Ling Ling putri kecilnya benar- benar seperti di telan bumi dalam sekejap, tak ada yang tau keberadaanya kecuali Allah Subhanahu wa ta'ala sang Pencipta Alam Semesta.

__ADS_1


'Hah, entah sudah berapa kali Yang Tang menghela nafas karena menghilangnya sang putri tercintanya tanpa bekas, Sayang engkau dimana maafkan papa belum menemukanmu tolong kembalilah sayang, aku harus bila apa pada ibumu disini ia sangat sakit tak melihatmu dan aku juga harus bilang apa pada ibumu ( Yang Yungra) bila janjiku tak ku tempati sayangku, Ya Rabb-ku pemiliki jiwa dan hati segala makhluknya tolong kembali Ling ling pada kami karena kami sangat menyayanginya, dia adalah jiwa yang berharga bagi keluargaku dan hatiku, anak yang ku cintai saat melihatnya membuka matanya yang hitam, sungguh aku akan menjaganya lebih baik di masa depan Ya Allah robb pemilik alam semesta.


#####


Ling Ling POV


hari ini saat aku terbangun dari tidurku aku sudah di dunia yang tak pernah ku bayangan sungguh tak ingin di sini, tempat ini aneh dan sangat menakutkan, aku tak ingin kemari. 'Ya Allah tuhanku tolong ampuni diriku ini yang banyak dosa, hingga aku sampai sini, mama , papa , Al, Ming, kalian dimana?, kenapa aku bisa sini, Ya Allah ling takut, ampuni aku , jaga aku, selamatkan aku ya Allah Subhanahu wa ta'ala sang pemilik jiwa dan ragaku' ~lingling


ling ling tak tau bila ia memasuki dunia ghaib, dunia dimana semuanya tak bisa di nalar oleh akal sehat manusia karena mereka lebih pintar dari manusia dan umur mereka lebih panjang dari manusia.


Ling ling berjalan di dunia ghaib yang tak belum ia ketahui bila dia ada di dunia ghaib sekarang ini, ia berjalan tak tentu arah sampai ia mendapati sebuah kota yang seperti tempat penduduk di dunianya tapi dengan bentuk yang aneh, seperti kuning berkepala manusi, sapi berkepala banteng, ada yang bersayap, ada yang terbang tak bersayap, rupa yang mengerikan, tangan yang banyak, kaki yang lebih dari manusia, dll sampai dia ketakutan berdiri, tertegun sejenak ia melihat semua di depannya sampai tak bisa berkata-kata. Bila di dalam hatinya hanya ada ketakutan semata ' Ya Allah Subhanahu wa ta'ala apa ini hikss


ling ling terjatuh kedalam ketakutan tak menyadari bila ia di perhatian oleh beberapa mata yang sedang melihatnya dengan tatapan tajam mereka. Karena jarang ada manusia sampai ketempat mereka kecuali ada pendamping dari orang yang memiliki keajaiban di dirinya dan orang yang membawanya dan itu jarang ada seorang anak apalagi perempuan yang bisa kemari dan aroma serta aura yang di pancarkan sangat menggoda mereka, ada cahaya putih di sekitar anak tersebut yang ingin mereka menjauh tapi karena aroma serta aura yang yang menggoda mereka hanya bisa melihatnya dari jarak sekitar 5 meter darinya( ling ling).


Di istana kegelapan


Alka salah satu sang penguasa di dunia ghaib bangsa siluman sedang terkejut dengan jantungnya yang berdetak kencang dan berdebar yang belum pernah ia rasakan setelah beribu-ribu tahun belakang ini yang sepi dan itu hanya satu yang pernah menggetarkan hatinya seperti ini tapi orang itu telah mati beribu-ribu tahun juga seperti rasa rindunya ia pada sang pemilik hatinya, ia kira hatinya telah mati tapi nyatanya tidak, siapa yang telah berhasil menggetarkan hatinya sekarang, ia bingung.

__ADS_1


Di istana dunia ghaib terbesar dan megah


Azazil - iblis


"Hangat dan nyaman, ada apa dengan hatiku? bukankah hatiku telah lama mati bersama kekasihku?"


Di istana dunia ghaib di sebuah kamar yang indah duduk seorang pria tampan di temani berapa wanita yang kecantikannya melebihi manusia di duniawi,


Louzi - ' mengapa hatiku berdesir dan ada apa ini mengapa air mataku juga jatuh?' batin louzi- sang raja bangsa jin muslim dan non muslim


Di istana dunia ghaib di taman belakang istana yang indah serta sepi berdiri pemuda tampan di salah satu rumah taman di dekat kolam sedang merenung di depan air kolam, 'ada apa ini Lan?, mengapa hatiku bergemuruh padahal tak pernah seperti ini sejak ia pergi!' batin pemuda itu penuh heran


Di sebuah istana di puncak bukit yang tinggi tengah terjadi dual maut yang penuh ketegangan tapi salah satu berhenti dan memegang hatinya yang hangat dan berdesir nyaman yang untuk kedua kalinya ia rasakan, 'apakah pikirannya benar? ia kembali dan di dunia ghaib ini?'


ia bergegas pergi dan tak menoleh lagi meninggalkan lawan serta penonton yang kebingungan terhadap sikap raja mereka yang tak bisa itu.


'sebenarnya ada apa? raja sampai berlari dan tak menoleh atau bicara pada mereka.

__ADS_1


'Ia kembali, dia kembali , cintanya telah kembali' batin seseorang yang tengah ada di air panas di bawah gunung yang lebat di samping istana megah putih, menangis tersedu-sedu dengan tatapan membara di satu titik tertinggi di sana.


semua sedang panik dan bertanya-tanya tapi tokoh utama kita tengah duduk di tanah dengan tangan terlipat di lutut serta kepala yang di benamkan ke lipatan tangannya sehingga tak ada yang melihat wajahnya yang indah dan mempesona yang sekarang ini penuh ketakutan dan tidak nyamanan di hatinya dan jiwanya, sedangkan pikiran dan tubuhnya sedang dalam kondisi yang kacau dia hanya berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala untuk meminta ke aman dan kenyamanan di dalam hatinya. Ia tak tau berapa lama ia berada di sini sekarang sudah jam berapa dan apa keluarganya sudah tau ia menghilang ia tak tau tapi ia jelas pasti bila mereka tau pasti panik dan kacau serta mamanya pasti menangis sekarang, bagaimana ini ya Allah Subhanahu wa ta'ala tolong aku ya Allah tuhanku. batin yang menjerit dan hanya bisa berdoa pada tuhan pemilik alam semesta _ Allah Subhanahu wa ta'ala.


__ADS_2