
Mobil berwarna hitam yang indah dengan desain yang simpel dengan corak merah di kedua sisi yang berbentuk petir yang nampak elegan membuat siapapun ingin memilikinya. Tak menyadari ini adalah mobil satu-satunya yang di buat oleh Yangra saat ia hamil untuk anak perempuannya kelak yang saat ini dipegang oleh Yang Sha sebelum sang anak dewasa, orang lain tak akan tau bila mobil ini istimewa karena bila di lihat akan seperti mobil sport biasa tak akan ada yang tau apa kelebihan mobil ini bila bukan mereka adalah sang legenda diver.
Mobil tersebut melaju kearah hutan yang sangat luas dan indah, seperti hutan buatan yang di lindungi dengan akses yang luas dengan begitu canggih, deretan pohon yang tinggi terlihat memukau pengendara yang melaju di lintasan tersebut, di sisi kanan kiri jalan lintasan ada juga bunga yang tumbuh dengan merambat ke pohon-pohon tinggi itu membuatnya indah dan bagus dengan matahari yang akan tenggelam terganti oleh malam. Tapi hanya ada mobil yang tersebut yang ada di jalan itu tak ada lagi yang lain.
Mobil itu masih terus melintas seketika atasan mobil terbuka dengan perlahan memunculkan seorang wanita cantik di depan setir mobil sebelahnya terdapat bayi yang sangat cantik dengan mata terpejam terlelap dalam tidurnya Yang Ling Ya, wanita disebelahnya di ketahui sekarang bernama Yang Sha, dia menoleh kesamping lalu kembali lagi ke kemudi mobil sambil tersenyum lembut menghadap jalan raya yang menampilkan suasana hutan yang mempesona.
"Sayangku Lingling terima kasih telah menjadi Obat di darah dalam kekecewaanku. Terima kasih, yangra."_ kata Yang Sha dengan semangat dan ibadah didalamnya walau pelan saat bait kata menuju ke terakhir kalimat seperti gumanan di nama Sang adik tersayangnya.
Mobil tersebut terus berjalan melewati jalan tikungan tajam sampai akhirnya masuk kedalam terowongan kemudian melewati tengah gunung kembar yang belum terjamah oleh manusia, saat sudah melewati gunung itu adalah pemandangan alam yang sangat mempesonanya yang di mimpikan banyak orang atau seluruh orang di dunia.
Di depan sana ada sebuah kota , dengan tugu yang bertulis gerbang Kota Amalia. tugu yang terbuat dari marmer hitam merah yang unggul dengan batu-batuan giok yang indah berwarna biru langit yang jernih di sisi tugu. Setelah Yang Sha mengemudi sampai depan gerbang, ia akhirnya berhenti dan seorang petugas segera menuju mobilnya bergegas kesamping pintu dengan kesopanannya.
" Maaf Miss kami tidak tau bila miss Yang akan kembali hari ini, saya diberitahu besok akan datang". kata sang penjaga gerbang dengan sopan pada Yang Sha di balik kemudi.
"Tak apa tuan lee, tolong perintahkan untuk para penjaga lain membukakan gerbang" balas Yang Sha rendah hati pada penjaga.
" baik miss" jawab penjaga lee. Setelah itu Ia berteriak pada dua penjaga lainnya untuk membukakan gerbang kota dengan cepat, melihat instruksi dari kepala penjaga gerbang mereka buru-buru dan bergegas untuk membukakan pintu gerbang yang bercorak bunga abadi yang mekah dengan sempurna.
Kemudian terlihat kota yang sangat indah seperti negeri dongeng tapi ini sangat nyata di depannya sekarang tak ada ekspresi di dalam wajah Yang Sha seperti itu hanya sebuah hal yang biasa yang seperti makanan sehari-hari. Abad 27
Kota yang indah dengan kemajuan,kesuburan dan teknologi yang luar biasa, ada berapa robot dan manusia yang telah berevolusi semua tercampur seperti manusia biasa dalam keramaian di abad pertengahan di kota lama yang tak terpolusi udara dan ini ada di abad ke- 27, bila ada seseorang yang mencintai ilmu pengetahuan dan keindahan alam serta berkembangbiak yang nyata ini akan menjadi tempat pertama mereka kunjungi tapi seperti itu tidak berlaku karena tempat ini sepertinya di lindungi oleh energi spritual yang sangat kuat, sehingga tak tampak di luar gerbang tadi. Magis dan mistis di tempat ini sangat kental.
"Keturunan bidadari telah kembali" gumaman sosok bayangan di pohon tertinggi di depan gerbang kota Amalia, kemudian menghilang seperti tak pernah ada jejak di udara bila waktu lalu ada seseorang di sana ke melihat pada mobil yang terbuka yang lebih ke bayi cantik yang tertidur lelap di mobilnya.
Mobil berjalan terus ke dalam dengan keramaian masyarakat yang saling bercanda, berbincang-bincang dan masih banyak hal lain, tapi saat mobil menuju pusat kota semua mulai membungkuk hormat ke arah mobil. mobil Yang Sha terus berjalan menuju ke pinggiran kota tersebut melewati keramaian yang ada dan semua masyarakat yang ada di sana membungkuk kedalam penghormatan seperti pada pahlawan sejati dunia.
" Wah, luar biasa apakah itu Miss Yang Sha, dia sangat cantik" ucap salah seorang dalam penghormatan setelah berapa lalu mobil milik Yang Sha pergi berjalan menjauh.
"Kau benar dia Miss Yang Sha"
"Apa kau melihat bayi yang ada di sampingnya tadi? itu bayi yang paling cantik yang pernah saya lihat dalam hidup ini."
"Kau benar, Iya ia bayi yang paling cantik yang pernah saya lihat semasa hidup ini. Itu pasti anak bungsu yang di kandung waktu di laboratorium chengmi".
"Kasihan nona bungsu kita pasti tidak merasakan kasih sayang ayahnya karena terlibat kecelakaan waktu itu".
"Engkau benar, dia tak akan tau ayahnya yang luar biasa itu, padahal mereka pasangan surga yang paling indah yang pernah saya lihat".
"Saya berdoa agar Miss Yang Sha bisa bertemu seorang pria yang baik dan luar biasa di masa depan agar nona bungsu bisa hidup dalam keluarga harmonis".
" Iya, Ya Allah ".
"Engkau benar semoga yang kelak menjadi ayah baru buat anak-anak miss Yang Sha menjadi orang yang luar biasa dan bertanggung jawab".
"Iya, siapapun dia! semoga dia orang yang baik dalam dan luar"
"Bukan suami yang dulu luar biasa, pasti nanti juga luar biasa atau lebih"
" Tentu saja, itu akan baik"
semua orang yang berbicara di tempat itu bergosip tentang watak suami baru Yang Sha di masa depan tapi banyak keliru dalam pola pikir mereka, Yang Sha terlalu malas untuk menjawab rumor-rumor tentang dia walaupun dia juga mendengar apa yang mereka gosipkan tentang dia, dia tak perduli. Acuh tak acuh mungkin telah menjadi kebiasaannya dalam hidup ini.
"APA YANG KALIAN BICARAKAN, AYO LANJUTKAN PEKERJAAN KALIAN KARENA BESOK SUDAH AKAN DIADAKANNYA PERAYAAN UNTUK MISS YANG DAN KELUARGANYA. JANGAN BICARAKAN HAL YANG AKAN MENJADI RUMOR ORANG LAIN. PERGI KERJA SEKARANG. BUBAR " teriak seorang dengan pakaian penjaga keamanan di kota tersebut dengan tulisan di tag-nya kepala kota Amalia_Chu Wengli_ mengunakan speaker suara dengan nada yang tinggi.
__ADS_1
"Hai" semua warga kota bersama menjawab langsung melanjutkan pekerjaan mereka kembali.
"Haiss mereka tak tau yang terjadi tapi bicara omong kosong" guman Chu Wengli pelan
"Ketua ada hal penting yang harus kami beri tau pada ada sekarang ketua".seorang penjaga keamanan datang ke sisi Chu Wengli dengan patuh mendekat berbisik rendah
" Apakah yang kau katakan benar? sungguh." kejutan melintas di wajahnya yang tampan seperti lotus di bawah sinar mentari Chu Wengli
" tentu ketua." jawab bawahannya pelan tapi mendalam
senyuman tipis melintas di antara bibir Chu Wengli tanpa ia sadari berita yang di bawa oleh bawahannya adalah sesuatu yang di tunggu selama 5 tahun, ia telah menunggu-nunggu berita itu, sekarang menjadi kenyataan. Dengan pandangan menuju arah mobil Yang Sha, Chu Wengli mata melintas binar bahagia untuk permata kali setelah lima tahun ia menunggu, sesuatu yang berharga akan di lindungi dalam beberapa tahun kedepannya nampak sangat indah_pikir Chu Wengli bahagia, sangat senang.
Mobil Yang Sha sudah di pinggiran kota Amalia berhenti di depan rumah yang tampak sangat megah dan canggih
Jak_suara pintu mobil terbuka
" Sayang selamat datang ke Rumah." Yang Sha berucap dengan nada bahagia ke ling ling(bayi cantik yang ling ya). Bayi ling ling tersenyum setelah mobil berhenti dan seperti mengerti tentang apa yang di ucapkan oleh orang di depannya sekarang ini.
"Engkau sangat imut dan lucu sayangku."Yang Sha sangat senang dengan ekspresi di wajah ling ling. Mengangkat tubuh bayi di dalam gendongannya berbicara dengan lucu di pelukannya sekali-kali menyahutinya dengan gemes ke arah pelukannya, Yang Sha mulai berjalan ke rumah megah di depannya dengan santai dengan menggoda bayi di dalam gendongannya
setelah mencapai pintu dia berkata buka pintu secara otomatis terbuka dengan sendirinya, ia melangkah kedalam ruang yang mewah dan canggih konstran dengan warna alam.
" Selamat Datang Kembali Nyonya dan Nona Muda Bungsu." teriak para pelayan dan penjaga rumah antusias
"Iya, terimakasih semuanya." Yang Sha tersenyum dengan tulus kepada seluruh orang di tempat penyambutannya.
"Selamat datang ke rumah sayangku." ucap Yang Sha kepada bayi di gendongannya yang kini telah membuka matanya yang bersinar setelah bangun dari tidurnya
"haom~hoam~aah" Bayi ling menguap dengan mata berembun di sekitar ujung matanya dengan menyamankan posisi dirinya kedalam gendongan hangat sang ibu.
"KYAAK."
"WAH."
"LUAR BIASA."
"IMUTNYA KYAAK."
"OH,Cantiknya."
"KAU BENAR INI KECANTIKAN YANG SANGAT LANGKA."
"LUCUNYA"
"~AH"
"Sangat cantik. Seperti aku pernah melihatnya dimana ya?"guman seorang yang masih terpaku pada bayi cantik di gendongan Yang Sha yang tersenyum mempesona indah.
Teriakan terpaku seluruh orang dengan mata bara cinta memandang bayi cantik dalam gendongan Yang Sha yang sedang menoleh pada para penghuni di ruang ini dengan senyuman bayi yang indah di dalam ketenangannya seperti tak terganggu oleh kejadian yang barus saja( Teriakkan fans yang jatuh cinta) terjadi di depannya karena pesona dewinya.
"AH~."
"~AH."
__ADS_1
"WAH."
"OH JANTUNGKU."
"LUAR BIASA."
"INDAHNYA"
"KYAAK."
Sekali lagi Teriakan yang lebih kencang dari para pelayan dan penghuni di ruang tersebut berdatangan seperti petir yang menyambar bumi di malam hari.
×××~
Dan semakin lama semakin kencang yang membuat Yang Sha jengkel karena bayinya mulai tak nyaman di gendongannya. Yang Sha bertambah jengkel karena tak henti-hentinya teriakan para pelayan dan penjaganya karena bayinya sudah mulai tak nyaman seperti ingin menangis kapan saja.
"DIAM SEMUANYA" Teriak Yang Sha cepat mendiamkan para pelayan dan penjaga yang ada di seluruh ruangan itu kemudian terjadi keheningan yang dalam sampai sebuah jarum jatuh pun terdengar ke telinga para penghuni ruangan itu.
"OEAK OEAK OEAK....~" tangisan bayi pun pecah oleh teriakan Sang ibu seperti singa yang mengamuk pada para pemburu yang sedang terpesona pada anak singa yang lucu dan imut. Para pelayan dan para penjaga semuanya panik dan ketakutan karena Nona mereka menangis keras sekali setelah berbagai teriakan tadi.
"Cup..Cup..cup...cup sayangku jangan menangis, berhenti sayangku, cantikku jangan menangis, oke." kata Yang Sha lembut dan hangat untuk bayi dalam dekapannya yang sekarang menangis keras karena teriakannya barusan membuat tangisan yang ditahan dari tadi karena tak nyaman sebelumnya oleh para pelayan dan penjaga malah dia sendiri yang membuat bayinya menangis keras karena teriakannya amat kerasnya untuk mendiamkan para pelayan dan penjaga dia harus pengorbankan bayinya yang berharga karena teriakkan mautnya dia menangis keras, bagaimana ini? sungguh dia menyesal~ hah senjata makan tuan ini mah~
"Sayangku ling ling jangan menangis lagi ya, ini salah ibu nak! tolong berhenti ya ling ling sayangku, maafkan ibu yang ling ling, ibu menyesal, maafkan ibu sayang."
Yang Sha tanpa sadar menenangkan bayi dalam gendongannya dengan kata-kata yang lembut dan menenangkan sambil meminta maaf pada bayi kecilnya yang terluka di dalam gendongannya itu sambil menepuk-nepuk pantat bayinya dengan hati-hati dan lembut.
' jangan menangis lagi sayang, kamu sangat berharga untukku, sayang. Maafkan ibu ya sayang ibu mencintaimu selalu' kata-kata yang seperti janji dalam hati ini lah yang kelak akan menjadi perasaan yang tak ingin kehilangan bayi dalam gendongannya dalam seluruh hidupnya ini. Semakin hari perasaannya pada ling ling tumbuh dengan cepat seperti akar di tumbuhan yang sedang bertunas. Akar yang sudah tumbuh semakin lama dan dalam akan bertambah kuat seiring berjalannya waktu dan ini baru satu hari, bagaimana bila setahun, sepuluh tahun, setengah abad? mungkin perasaan yang akan tumbuh di hati Yang Sha tak bisa di jelaskan dengan kata-kata lagi kelak! dan bagaimana bila kelak keluarga dari bayi ling ling mengetahuinya bila salah satu keluarga yang tumbuh di luar adalah keluarga mereka yang mereka nantikan kehadirannya selama ini. Pasti itu menarik bukan
"oek...oek...oek...uh...uh eok." tangis kecil dan rengek bayi kecil Lingling dengan suara yang paruh di antara kedua bibirnya mencabik lucu yang merah delima konstran dengan kulitnya putih kekuningan yang cerah menambah pesona bayi kecilnya ini.
'~uh cantiknya,imut,dan lucu' begitulah isi hati seluruh orang yang ada di sana sambil memandang sang bayi kecil yang mempesona hati dan jiwa, dewi kecil telah datang ke dunia maka penghuni bumi akan jatuh cinta padanya.
"Nyonya silahkan, kamar anda telah di bersihkan dan diperbarui, pasti nona muda lelah setelah perjalanan jauh, mari nyonya." salah seorang pelayan menyela memberitahunya Yang Sha bahwa kamarnya siap di huni. Setelah itu Yang Sha berjalan dengan di pimpin oleh pelayan di depannya menuju lantai atas untuk beristirahat bersama bayi kecilnya. Ia juga lelah karena banyak kejadian menimpanya akhir-akhir ini yah walaupun sudah di jelaskan oleh Yungra tapi masih belum sepenuhnya mengembalikan jiwanya yang melayang-layang di bawah pohon pinus di antara telaga biru.
"Yi , apakah keperluan Lingling telah di selesaikan semuanya?dan apa perintahku sudah di jalankan semuanya?". tanya Yang Sha pada pelayan di depannya
" Sudah nyonya, semua sudah beres, semua keperluan nona muda juga sudah di sediakan sesuai instruksi kepala pelayan Mo".jawab cepat pelayan yang didepannya saat ini.
CLEAAK
(suara pintu terbuka dengan sedikit kuat)
"Selamat datang nyonya. Apakah kamar ini sesuai standar anda nyonya setelah di renovasi". kepala pelayan menghampiri Yang Sha dengan pertanyaannya kamar yang akan di tempati nyonya mereka.
" Bagus, kerja bagus" pujian Yang Sha yang melihat berapa pelayan yang masih sibuk di dalam kamarnya ini. Berjalan ke box bayi menaruh sang anak yang telah tidur, setelah beberapa saat ia lalu menghadap ke para pelayan yang telah menyelesaikan segala perintahnya hari ini untuk renovasi kamarnya dan Lingling bayi kecilnya tentunya.
"Tolong tinggalkan kami berdua." Yang Sha mulai lelah dan hanya ingin berdua bersama sang anak. setelah itu ia ingin istirahat karena perjalanan jauh dan banyak hal yang terjadi belakangan ini.
" Baik nyonya, silahkan istirahat dan permisi nyonya dan nona muda" para pelayan membungkuk hormat dan segera bergegas pergi
"Yi, tolong sediakan makanan dan bawa kemari. Saya lapar setelah perjalan kembali." Perintah Yang Sha pada pelayan yang terakhir akan keluar dari pintu kamarnya.
"Baik nyonya saya segera melakukannya, permisi nyonya." setelah melalukan penghormatan dan jawabannya ia segera keluar dari dalam kamar nyonya mudanya.
__ADS_1
"HM."
Note: lab. Chengmi ( lab. yang terkenal dalam bidang index robot tapi orang luar hanya tau itu sebuah lab. yang di gunakan untuk teknologi kemajuan dunia diberbagai bidang digital yang terletak di tempat paling rahasia tapi semua orang kota tau itu salah satu properti keluarga Miss Yang Yangra)