Suami Dadakan Delisa.

Suami Dadakan Delisa.
apartemen revan


__ADS_3

''pak tolong cepat sedikit'' kta revan kepada sopir nya itu, iamencoba menepuk pipi delisa dengan lembut, sambil berkata ''hey. ... sadar lah'' tapi delisa blum jga sadar.


sampai di dalam apartemen, tepat nya di kmar revan, delisa blum jga sadar, revan membaringkan delisa di ranjang nya, yang di bantu dengan sopir nya.


ia menelpon dokter pribadinya, untuk segera datang,


''halloo...kta revan saat menelpon dokter panji, ''kmu sekarang segera datang ke apartemen ku'', jangan pakai lama'' aku tunggu 15 menit,'' ia langsung mematikan hp nya.


''apa kta panji? siapa yang sakit'' kta panji lgi menjawab telepon revan, tpi tak ada jawaban ia cuma di suruh datang dengan cepat, dengan waktu 15 menit.


sebelum panji datang, revan mulai gelisah, ia pandangi gadis itu dengan serius, sambil berkata ''jika di lihat dari dekat kmu cantik juga,'' tapi kmu merepot kn aku sekarang'' ''aku jadi telat ke kantor kalau begini'' kta repan dalam hati.


''kalau kamu blum jga sadar sekarang,'' aku cium kmu'', kta revan lgi, ia bermaksd untuk memberi napas buatan kepada gadis itu.


revan mulai menurunkan wajah nya lebih dekat, untuk memberi napas buatan kepada gadis itu, hampir menempel bibir nya dan bibir delisa, seketika itu juga wajah nya kna tamparan delisa.


delisa berteriak ''aah.....aaah''dengan histeris dan tangan nya replek menampar wajah revan yang tampan itu, seketika itu pula pintu kmar nya terbuka, dan revan menoleh ke arah pintu, terlihat sosok mama nya yang menatap nya dengan tajam.


''revan apa yang kmu lakukan,.. ? teriak mama nya, ia langsung memukul anak nya, dengan tas yang ada di tangan nya.


''beginih yah tingkah laku mu di blakang mama,'' di suruh nikah gak pernah mau'' sekarang kmu mau memperkosah anak gadis orang'', seperti itu apa mama mendidik kamu'' jawab revan kta mama nya lgi.


mama revan benar ''marah kepada anak nya, dan ia melihat gadis yang duduk di tepi ranjang anak nya itu, dengan keadaan menangis, dan menutupi wajah nya.


mama revan mulai mendekati, ia menyentuh punggung delisa dan membelai nya dengan lembut, sambil berkata ''apa kmu pacar nya revan nak?


delisa hanya menangis sejadi jadi nya ia tak menanggapi pertanyaan mamah nya revan ia merasa ketakutan sekali, saat repan mau mencium nya tdi, ia sempat berpikiran sama seperti mama revan, klau ia mau di perkosa sama revan.

__ADS_1


''knapa jdi begini kta revan dalam hti,'' sambil mengelus pipi nya'' yang terkena tamparan seorang gadis.


''revan kmu harus menikah kn gadis itu'', kta mama nya revan msih dalam nada emosi.


revan langsung menjawab perkataan mama nya, ''tidak ma..... revan tidak mau.


''mama hanya salah sangka'', aku tidak berbuat apa" kepada dia'' sambil menunjuk kan jari telunjuk nya kepada delisa.


ia mencoba memperjelas kn kepada mama nya,


kenapa ia mau mencium gadis itu,dan membawak nya ke apartemen ini.


tapi mama nya tidak percaya begitu saja, dengan perkataan revan sekarang.


hingga beberapa menit kmudian, sampai lah dokter panji di kmar itu, yang sedikit ngos ngosan, ia melihat sedikit ada kejangkalan di ruangan ini.


revan langsung menyuruh dokter panji untuk memeriksa delisa.


''coba berbaring dulu'' kta dokter panji menyuruh delisa berbaring, ia mulai memeriksa delisa dengan teliti, dengan menekan alat d dada delisa dan memegang pergelangan delisa, dan ia berkata ''gadis ini baik'' saja tuan, mungkin ia hanya kaget saja tadi sehingga pingsan''.


''ia sudah sekarang kmu boleh pulang'' kta revan kepada dikter panji.


mama revan mulai sedikit percaya sekarang, ia menoleh kepada revan sambil rersenyum, ia berkata ''maaf kan mama klau gitu, ''teryata anak mama bukan anak nakal.''


ia berbisik lgi kepada revan ''tapi kalau mau menikahi gadis itu mama setuju,'' sebelum di gaet orang'' kta mama nya lgi kepada repan, sambil memicing kan mata nya sebelah, dan tersenyum ke arah anak nya revan, bermaksud menggodah nya.


delisa yang tadi nya juga salah sangka kepada revan, ia akhir nya malu dan menundukkan muka nya, ia gak mau melihat wajah lelaki itu untuk saat uni.

__ADS_1


mama revan kembali menghampiri delisa dan ia bertanya kepada delisa, ''siapa nama mu nak? dan kmu tinggal di mana'' kta mama revan lgi.


''nama saya delisa yonya dan saya tinggal bersama paman saya di jakarta ini,'' jawab delisa.


saat delisa membukak suara revan menghampiri delisa dan mama nya, sambil berkata ''ayo aku antar kamu pulang'', kta repan, ''tapi ingat kmu hrus byar utang kamu ke pada aku,'' kta revan lagi.


delisa sedikit bingung, dan ia berpikir utang yang mna yang hrus ia byar kepada lelaki ini, perasaan bru ktemu pagi ini, dan ia bru knal, kta delisa dalam hati nya.


''ayoh.....aku antar kamu pulang'' kta revan lgi kpada delisa.


''stooop......kta mama nya revan, ''kmu mau mengantar dia pulang seperti ini, lihat keedaan nya.''


''wajah nya masi pucat seperti itu'', kta mama riska kepada revan anak nya, ia lantas menghampiri delisa.


''nak...apa kamu lapar? tanya mama riska kepada delisa dengan sangat lembut, ''bagai mna klau kamu mkan dulu bersama kmi sebelum kmu pulang,'' kta mama riska lgi kepada delisa.


dengan cepat delisa menggeleng kan kepalak nya dan baerkata, ''gak usah tante aku gak lapar,'' aku mau pulang saja.


''jangan bohong sayang.... kmu pasti lapar,'' ''gak usah malu kepada tante,'' anggap saja tante orang tua kamu''. kta mama riska lagi, sambil menjeling kan mata nya kepada revan agar mau mengajak delisa untuk makan.


revan akhir nya bukak suara, ''ayoh.... mkan saja dulu bersama kmi, sudah itu aku antar kmu pulang.''


delisa mengangguk dan berkata ''baik lah klau begitu klau kalian gak merasa aku merepot kan aku mau makan'', kta delisa lgi, yang memang lgi merasa lapar, cma ia tadi sedikit sungkan untuk berkata jujur.


mama riska dan revan mengajak delisa makan di luar, di restoran terdekat di sana, biar menghemat waktu pikir nya lgi.


mereka naik mobil revan untuk menuju ke restoran itu, mama riska mempersilakan delisa masuk kemobil di bagian depan sebelah revan anak nya, ia mulai berpikir mau menjodoh kn anak nya kepada delisa, seperti kebiasaan nya, ia sering mengenal kn revan kepada anak gadis teman nya, dan menjodohkn nya tapi hasil nya selalu gagal revan selalu menolak, gadis'' yang mama nya knal kan kepada dia.

__ADS_1


__ADS_2