Suami Dadakan Delisa.

Suami Dadakan Delisa.
# kesalahan revan#


__ADS_3

revan akhir nya membawa delisa kembali ke apartemennya, sesampai mereka di apartemennya revan meninggalkan delisa sendiri di apartemen, ia pergi berkumpul bersama teman nya.


delisa langsung tidur di kamar revan, saat revan pergi, revan bru kembali ke apartemennya sekitar pukul 24:00, ia pulang dalam keadaan mabuk, mungkin pengaruh alkohol yang ia teguk bersama teman-teman nya tdi di sebuah bar.


revan membuka kamar nya, dan ia langsung berbaring di ranjangnya, tampak ia sadari ada delisa jga yang tidur disana.


revan meraih bantal gulingnya, tetapi bukan bntal guling yang ia raih melainkn tubuh delisa yang ia tarik ke dalam pelukannya, delisa akhir nya bangun karena merasa ada tangan yang menarik tubuhnya dan memeluk nya, ia sontak terkejut dan berteriak ''aahh......aahh, lepaskan aku tuan''.


tapi revan tak menghiraukan nya ia mlah mempererat plukan nya, sekuat tenaga delisa mencoba melepaskn diri dri revan, hinggaakhirya ia terlepas dri dekapan itu.


setelah ia dapat lepas dri revan, delisa mencoba mencari saklar lampu, dalam pandangan remang'' akhir nya ia dapat kn, ia menekan saklar lampu,.''cekklek'' dan lampu nya hidup, setelah itu ia mencoba berlari ke arah pintu, dan berniat kabur dri kamar itu.


tpi nasib malang menimpa gadis itu, sebelum pintu dapat ia buka revan bangun dri ranjang dan mengejar nya, dengan berucap licik dan jga nakal, '' kau mau lari kmana rani ku sayang, ha...haha...ha'' kta repan sambil menarik delisa dengan kasar dan mendorong nya ke ranjangnya.


''aku tak akan membiarkn kau pergi lgi, sudah cukup kau membuat ku gila rani'' ucap revan lgi, delisa mencoba menyadarkan revan ''aku bukan rani tuan, aku delisa'' berharap revan melepaskn nya.

__ADS_1


tpi sayang nya revan tak juga sadarkn diri, ia masi dalam keadaan mabuk, yang ia lihat sekarang adalah rani, bukan delisa walaupun delisa trus mengatakan bahwa dia delisa bukan rani mantan nya yang pergi meninggalkn diri nya, revan sungguh masih mencintai rani yang sudah meninggalkan dirinya, yang sudah cukup lama itu.


revan mulai menindih delisa sambil berbisik di telinga delisa, aku akan memiliki dirimu sekarang, dan tersenyum licik, seperti singa yang kelaparan akan memangsa musuh nya, revan mulai menyerang delisa dengan buas ia mencium delisa sedikit memaksa nya dan tangan nya mulai membukak baju delisa dengan secara paksa.


delisa yang di perlakukan seperti itu hanya bisa berteriak mintak tolong dan memukul- mukul revan, ia mencoba melawan tapi tenaga revan sangat kuat yang tak bisa delisa tandingi, delisa menangis memintak kepada revan agar dia di lepaskn, dengan hanya memamakai pakaian dalam saja yang tersisa sekarang.


di suasana sekarang delisa sangat ketakutan, ia sungguh menyesal kembali ke apartemen ini, ia tak bisa berbuat apa- apa lgi sekarang, revan dengan cekatan membukak pakain dalam nya, dan nampak lah tubuh delisa yang polos yang tak ada sebenang pakain menempel di tubuh nya lgi.


revan dengan birahi nafsunya yang menggebu gebu, mulai membukak baju nya jga secara tergesa gesa, ia sudah tak menghiraukn lagi dengan siapa ia akan menuntaskn nafsu nya yang sudah memuncak itu.


di kesempatan itu delisa mencoba lgi berlari ke arah pintu untukkabur, tapi lagi lagi revan dengan cekatan mengejar delisa, dan memeluk nya dri blakang, ''sayang...knapa kau slalu ingin kbur driku, kau hrus merakan perkasaanku dulu sayang'' ucap revan sambil mengangkat tubuh delisa dan mengendong nya.


revan membaringkan delisa di ranjang nya dan melanjutkn aksinya tdi.


delisa dengan cepat menutup bagian intim tubuhnya dengan tangan, dan bercucuran air mata mengalir di pipi nya, tpi dengan cepat revan menarik tangan delisa, sehingga nampaklah semua nya, revan mulai mengrayangi tubuh delisa dri berciuman yang sedikit lama, hingga berakhir dengan penyatuan tubuh mereka secara paksa, begitu sakit yang delisa rasakan bukan hanya sakit fisik, tpi jga sakit hati, ia sangat mengutuk lelaki yang telah merenggut keperawanannya, dan sangat membencinya saat ini.

__ADS_1


hingga sampai di puncak pelepasan revan hingga akhir nya ia tumbang, dan dengan seiring waktu revan mulai sadarkan dri, dri mabuk nya, ia terkejut apa yang ia lakukan pda gadis yang ia bru knal ini, bukan kah tdi ia bercinta dengan rani pikirnya.


seketika ia sadar revan merasa sangat menyesali perbuatan nya kepada delisa, ia menggrutuki diri nya sendiri, ini akibat ia terlalu banyak minuman haram ini pikir nya, dan ia melirik kepada gadis di sebelah nya, dengan raut wajah yang marah gadis itu memungut pakain nya yang sudah berserakan di lantai yang tak sempurna lagi bentuk nya dan memakai nya kembali.


delisa keluar dri kamar revan setelah ia sudah memakai pakaian nya kembali dengan langkah yang sedikit pincang, mungkin karena sedikit perih di sekitar intim nya, ia kluar dari apartemen itu, tekad nya sudah bulat iia akan keluar dri apartemen ini apapun yang terjadi, ia ingin menenangkn hatinya dulu, yang saat ini seakan hancur berkeping keping.


sementara itu revan melihat delisa yang keluar dri kamar nya bergegas memakai pakain nya kembali, dan selintas ia melihat bercak merah di atas kasurnya, ''ia msih perawan'' gumam revan, ia lansung mencari delisa di sekitar ruangan apartemen nya tpi ia tidak menemukan nya.


hingga ia mencari sampai keluar dri apartemen nya, nampaklah ia sesosok wanita berjalan tidak jauh dri apartemen nya yaitu delisa, revan langsung mengejar nya.


''delisa....tunggu dulu'' panggil revan, ia sambil berlari mendekat delisa.


delisa yang mendengar suara nya di panggil langsung menoleh kebelakang, ia melihat revan berlari menghampiri nya, dan semangkin mendekat, delisa mundur ke belalakang ia merasa ketakutan, dan ia bergumam dalam hatinya, ''untuk apa lgi ia mencari nya,'' dan tubuh delisa bercucuran mengeluarkn kringat dingin, mungkin saat ini ia tak ingin melihat sesosok peria itu lagi.


''kau mau pergi kemana?'' tanya revan, ''ini sudah malam delisa, ayo kta...''blum selesai revan berbicara delisa sudah tumbabang, dengan cekatan revan memeluk tubuh delisa, agar tak jatuh, mungkin karena lelah delisa pingsan.

__ADS_1


revan membawak delisa pulang kerumah nya, ia tak mau kejadian tdi terulang lgi, dan ia akan mengurus delisa di sana pikirnya, ia akan bertanggung jawab atas semua yang ia lakukan kepada delisa, apapun yang akan terjadi.


sesampai ia di rumah nya waktu menunjukkan pukul 04:00 wib. semua pelayan di rumah nya sudah bangun kecuali mama nya, revan langsung membawak delisa ke kamar tamu.


__ADS_2