Suami Dadakan Delisa.

Suami Dadakan Delisa.
#mengantar delisa pulang#


__ADS_3

delisa nampak canggung, di samping revan. ia hanya menunduk saja. bgitu jga revan, hanya sekali" melirik delisa, mama revan tersenyum melihat tingkah anak nya yang seperti itu, biasanya revan sering jahil kepada orang yang baru ia knal.


tak terasa mobil revan sudah sampai d restoran yang ia tuju, revan keluar lbih dulu di ikuti delisa dan mama nya.


mereka masuk ke restoran ternama di kota itu, sehingga membuat delisa sedikit minder, mama revan memanggil pelayan, untuk memesan makanan.


seorang pelayan datang menghampiri mereka dan bertanya mau memesan makanan apa, mereka bertiga akhir nya memesan makanan yang sama.


sambil menunggu makanan sampai, mama revan mengajak delisa mengobrol, ia sedikit penasaran kepada delisa, sedangkan revan sibuk memainkan hp nya, hanya sekali'' melirik.


hingga saat makanan nya sampai, mereka makan dengan santai sampai makanan nya habis, revan akhir nya mengantar delisa pulang berdua saja, mama nya langsung pulang krumah, dengan alasan sedikit lelah, mama nya sengaja tidak mau ikut mengantar delisa, agar revan bisa berdua saja dengan delisa.


''di mna alamat rumah mu?'' tanya revan kepada delisa, sambil pokus menyetir, memecahkn kheningan mereka saat di atas mobil.


delisa mencari kertas alamat rumah paman nya di dalam saku celana nya, tpi sdh tak ada, jadi dia bingung mau jawab apa, kepada revan.


''kasih tau aku di mna alamat rumah mu?'' tanya repan lagi, tapi delisa hanya diam saja, dan ia sedikit ke panikan, krtas alamt itu sudah tak ada dan iya juga gak hapal di mna alamat rumah paman nya.


melihat delisa cuma diam saja dan tak menjawb pertanyaan nya, akhir nya revan menghentikan mobil nya.


seketika itu pula delisa akhir nya membuka suara, ''mengapa berhenti tuan?''


''bagaimana aku tidak berhenti,'' ''kamu dari tdi diam saja saat aku tanya alamat rumah mu,'' aku jadi pusing mau membawak kamu kemana,'' kata revan.


''maaf tuan kertas alamat rumah paman ku hilang,'' jawab delisa dengan sedikit memelas, ''dan aku tidak hapal jalan ke rmh paman, mau menelpon paman hp ku jga hilang tdi kna copet,'' kta delisa lagi dengan raut wajah yang sedih.


''bagaimana ini kta revan,'' sambil iya berpikir, terlintas oleh nya untuk menurunkn delisa sekarang jga, masah bodoh nanti ia bagaimana pikir revan dalam hati, wanita ini bikin dia repot saja, hri ini ia gak jdi kekantor pikir revan lagi.


''ya sudah turun saja kamu di sini,'' aku pusing mau ngantar kamu kemana'' kata revan, dengan raut muka yang cemberut.

__ADS_1


''klau aku turun d sini aku gak akan sampai krumah paman tuan,'' kata delisa dengan raut wajah yang sedih, ''bagaimna kalau ada orng jahat nanti,'' kta delisa lagi.


''jadi harus bagaimna?'' kata revan kepada delisa, dengan wajah yang serius menatap ke delisa, ia menatap gadis itu sambil berpikir, bagai mna klau aku bawak gadis ini ke apartemen aku saja lagi.


''aku bingung tuan'' kta delisa lagi.


'' ya sudah kamu nginap ajah dulu di apartemen ku'' kata revan lgi, sambil membelok mobil nya untuk kembali ke apartemen lagi, tampa persetujuan delisa lebih dulu.


''baik lah tuan'' kta delisa pasrah, ia juga berpikir bagaimana cara nya untuk pulang krumah paman klau alamat nya ia tidak tauh, lagian ia melihat hari sudah sore, bentar lagi malam pikir delisa dlam hti, lbih baik terima saja tawaran nginap d apatetemen cowok ini.


# sementara itu di rumah paman delisa, agus baru saja pulang dari kerja, ia sedikit terburu buruh msuk ke rumah nya, dan mencari isterinya untuk bertanya, apa delisa sudah pulang apa belum.


''buk delisa sudah pulang?'' tanya agus ke pada isterinya, yang ia temukn d dapur.


mendengar suara suami nya ita menengok kebelakng tempat ia berdiri, ''bapak sudah pulang ya, delisa blum pulang pak,'' kta ita menjawab perkataan suami nya.


''blum pulang'' ulangi agus lagi dengan terkejut, ''bagaimana ini'' kta agus dengan wajah yang bingung.


''bagaimana ini pak?'' kata ita, '' apa kita lapor polisi sajah'' kta nys lagi.


''tidak bisa buk, klau sudah 24 jam bru bisa kita melapor,'' kta agus lgi ke pada istrinya.


''assalam mualaikum....'', terdengar suara dri depan, membuat sepasang suami isteri itu terbuyar dari kepanikan nya, mereka menujuh keluar rumah mencari sumber suara itu, sambil menjawab ''waalaikum salam.''


''viko kmu drimna nak?'' tanya agus kepada anak nya, ''dri main basket bersama teman pak,'' jawab viko.


''ada gak kamu melihat embak mu di sekitar jalan tdi?'' tanya agus kepada viko, ''gak ada pak, emang nya dia kemana?'' tanya viko balik kepada agus.


'' dia tdi pgikn bpak bwk k kantor untuk tanya kerjaan kpada teman bapak,'' berhubung blum ada, bapak suruh dia pulang duluan,'' ''bapak lupa kalau ia blum hapal jlan krumah ini,'' ''mna hp nya tidak aktif lgi,'' jelas agus kepada anak nya.

__ADS_1


''bapak takut viko klau embak mu terjadi yang engak'', kta agus lagi.


''bagaimna kta cari skarng pak'' kta viko kepada agus.


''ayoh kita cari embak mu viko,'' jawab agus, akhir nya dua branak itu mencari delisa yang blum pulang.


sudah hampi 3 jam lebih agus dan viko mencari delisa dengan berkeliling sepanjang jalan dri rumah nya ke kntor tempat agus kerja memakai motor, tapi blum jga nampak batang hidung yang di cari.


''kta cari besok aja lgi'' kta agus ke viko.


akhir nya mereka pulang kerumah dengan tangan hampa.


sesampai agus dan viko di rumah, ita sudah menunggu mereka d teras rumah nya, dengan perasaan kuatir.


''assalam mualaikum'', ucap agus dan viko secara serentak, saat mau memasuki rumah nya, ''waalaikum salam,'' jawab ita.


''bagaimana pak delisa sdah ktmu apa blum?'' tanya ita kepada suami nya.


''blum buk, klaw sdah ktmu pasti sdah pulang bersama bak,'' jawab agus yang raut wajah nya sdah kelelehan.


''jadibagaimna pak?'' tanya ita lagi.


'kta cari lagi bsok klaw blum ktmu jga bru kta lapor polisi,'' jawab agus.


''ia pak, mari kta sama-sama berdoa smoga delisa dalam keadaan baik-baik saja, kata ita lagi bersama dengan suami nya.


''ia buk ammin......!'' jwab pak agus lagi.


'' bpak dan viko sudah mkan apa blum? tnya ita lgi krena tadi plang langsung mencari delisa.

__ADS_1


''sudah buk, kami mkan di luar tadi,'' jawab pak agus lagi.


mlm semangkin larut mencekam namun delisa blum jga pulang, membuat kluarga paman nya cemas, takut sesatu hal terjadi dengan delisa.


__ADS_2