Suami Ku Seorang Dokter Dingin

Suami Ku Seorang Dokter Dingin
Liburan Ketika Hamil Muda


__ADS_3

Happy Reading || 🍃🍃


Kini, tepat pada usia kehamilan Kya yang ke 3 bulan.


Dan tadi, ia dan Rey juga sudah memeriksa kembali pada dokter.


Dan alhamdulillah nya, semuanya sehat, normal.


Janin nya kuat dan juga semua berjalan sesuai dengan apa yang memang seharusnya terjadi.


"Kak, aku mau kita liburan"


"Liburan? tumben?"?


"Ayoo dong, lagian, kita cek tadi juga aman-aman aja kan, mau yaaa"


Rey tampak memikirkan sebentar.


Memang, tadi menurut dokter kandungan nya, Kya memang boleh saja jika bepergian.


Namun, tetap harus hati-hati karena usia nya masih muda.


Dan bagaimana pun, jika sesuatu yang tidak di inginkan terjadi, akan tetap tak berguna jika menyesal lagi.


"Oke, kakak mau, tapi"


"Yeeaay, tapi apa?"


"Tapi berangkat nya lusa dan tempat yang di pilih harus yang dalam negeri aja"


"Hemm"


"Gimana?"


"Oke, aku setuju"


****Keesokan Harinya


Rey dan Kya hari ini berencana akan packing pakaian nya.


Membawa barang yang seperlunya saja.


Karena, Rey hanya mengizinkan Kya untuk berlibur selama tiga hari.


Itu semua juga karena ia memikirkan keadaan Kya.

__ADS_1


Takut jika Kya akan mudah lelah nantinya.


"Baju yang perlu aja bawanya, nanti kalo kamu butuh baju lagi, kita akan beli di sana"


"Iya, kamu udah tiga kali lho, bilang itu terus"


"Kakak tu cuma takut kamu capek"


"Kakak tau aja deh"


"Kamu capek?"


"Iya, pegal"


"Yaudah kamu istirahat aja, biar kakak yang lanjutin"


Kya mengangguk. Sejujurnya, rasa kantuk nya sudah tak tertahan. Ada rasa bersalah juga ia meninggalkan Rey sendirian. Tapi, ya mau bagaimana lagi, terkadang ibu hamil sering merasa capek jika melakukan suatu pekerjaan, padahal hanya pekerjaan yang mudah.


Rey melanjutkan memasukan pakaian nya.


Setelah itu ia memasukan pakaian Kya yang hanya tinggal tiga baju lagi.


Setelah selesai semuanya, Rey meletakan koper itu di dekat sofa.


Ia melihat Kya yang sudah pulas tidur.


~Malam harinya~


Kya dan Rey sedang menikmati makan malam nya.


Sesekali mereka bercanda dan bercerita.


"Kak, makasih ya, tadi udah di beresin baju nya"


"Iya, sama-sama. Kamu makan yang banyak dong, biar besok kuat perjalanan nya."


"Iya-iya. Lagian kan naik pesawat, palingan cuma tidur doang"


"Ya seenggaknya kan punya energi untuk nutup mata, tidur gitu"


"Hahahh apaansih kak!"


Selesai makan malam, mereka mencuci piring bersama dan setelah siap semua, mereka bersiap tidur.


Malam itu, ketika pukul 3 dini hari, Kya terjaga dari tidur nya.

__ADS_1


Ingin sekali rasanya ia memakan jagung bakar.


"Kak, banguunnn"


"Hem?apasih?udah jam 7 ya?"


"Belum, baru jam 3"


"Ooh, yaudah tidur lagi aja"


"Aku pengen makan jagung"


"Besok aja ya?"


"Sekarang dong"


"Yaudah iya"


Mau tak mau, akhirnya ia menuruti permintaan Kya.


Ia mengambil kunci mobil dan mulai menyusuri pedagang yang menjual jagung.


Jam 3 dini hari, mencari jagung bakar? jarang sekali ada!


Sudah setengah jam ia berkeliling, namun tak ada juga.


Akhirnya ia melajukan mobil nya ke arah gang yang ukuran nya hanya muat motor.


Ia melihat ada seorang bapak-bapak yang sedang mendorong gerobak nya.


Dan ya, dagangan nya adalah jagung bakar.


Ia menghampiri bapak tersebut dan memesan satu jagung.


Setelah itu, ia kembali lagi dan menyerahkan kepada Kya.


Senang juga melihat istrinya bahagia dengan makanan yang sederhana.


**°~°^~^°~°^~^


*******


Terima kasih buat kalian yang udah baca ep kali ini,dan jangan lupa tinggalin jejak yaa!!


Kalian bisa like ,favorite,vote and koment.

__ADS_1


Dan kalian bisa kasih aku saran ,masukan atau pun kritik buat novel ini agar lebih menarik lagi yaa**..!!


__ADS_2