Suami Ku Seorang Dokter Dingin

Suami Ku Seorang Dokter Dingin
Chef Reymond


__ADS_3

Apartment


Kini, Kya sedang membereskan baju-baju bayi nya dan barang-barang yang kemarin sempat di beli nya.


Ia juga sudah menyiapkan satu lemari dengan dua pintu yang di dalam nya terdapat berbagai peralatan calon bayi nya itu.


"Kakak, kayak nya kita harus beresin kamar ini lagi deh,"


"Kenapa? kamu mau kita dekor ulang?"


"Iya, biar nanti juga kita bisa taroh tempat tidur nya di sini, lemari nya di situ."


Kya berencana akan meletakan tempat tidur bayi nya di dekat ranjang nya. Dan lemari nya di samping lemari besar miliknya.


Memang, ruangan itu luas. Namun jika barang di letakan sembarangan akan terlihat berantakan, makanya ia mulai menyusun barang sesuai dengan ide nya.


"Ini di susun di lemari aja?"


"Iya, kamu susun yang rapi, awas aja kalo berantakan!"


"Iya yang."


Setelah lebih dari satu jam, akhirnya selesai kegiatan nya.


"Huh, akhirnya siap juga."


"Kamu mu minum?mau kakak ambilin?"


"Iya, sekalian sama biscuit yang di meja itu ya"


"Iya, kamu tunggu sebentar"


Kya pun duduk terlentang di kasur nya dan mulai menyalakan TV dengan tontonan nya drama korea.


"Nih, kamu minum dulu"


Kya mulai meminum air yang di ambilkan Rey tadi, dan ia mulai menikmati biscuit nya sambil melihat drakor itu.


****


"Kakak, ayo kita buat kue!"

__ADS_1


"Kamu aja ya, kakak nggak bisa"


"Kakak pasti bisa kalau sudah belajar!"


"Serius deh, kakak nggak bisa, atau kamu mau kakak pesen in aja?"


"Nggak!"


"Yang. Huh, kalau udah ngambek gini, pasti susah deh bujuk nya."


"Kakak nyebelin!"


"Yaudah kakak minta maaf. Sekarang kakak mau buat kue, yuk ke dapur"


"Gak usah! Udah gak pengen lagi!"


"Yanggg. Kok gitu sih, ayo dong"


Dan mereka pun telah sampai di dapur nya.


Kya mulai mengeluarkan bahan-bahan untuk membuat kue.


"Maksudnya? jangan bilang kalo-"


"Iya, aku mau liatin kakak aja, biar kakak yang buatin aku kue nya"


"Jangan becanda deh!"


"Aku seriuusss. Aku duduk aja ya"


"Yanggg"


Mau tak mau, akhirnya harus mau!


Rey lah yang mengerjakan kue pesanan Kya tersebut.


"Ini dikasih bubuk cokelat atau cokelat batang?"


"Bubuk cokelat aja. Tapi nggak usah terlalu banyak"


"Aduk nya jangan terlalu kencang! nanti malah berserakan lagi."

__ADS_1


"Iya, ini udah pelan kok"


"Itu di olesin dulu mentega nya"


"Nah, bereskan?"


"Iya, di masukin oven nya pelan-pelan"


"Iya"


Setelah memakan waktu yang cukup lama, akhirnya kue buatan Rey pun jadi.


"Nah, silahkan di nikmati nyonya Reymond!"


"Makasih"


"Gimana rasanya?"


Setelah mencoba satu gigitan, Kya mulai berfikir, dan


"Lumayan, cuma, kayak nya gula nya agak kebanyakan deh"


"Masa sih?"


Rey yang tak percaya pun mulai mencoba kue buatan nya itu.


"Hahahah iya ya, tapi kok bisa kebanyakan sih?"


"Mana aku tau, kan kamu yang buat. Kayaknya kamu ini nggak cocok jadi pembuat kue, mendingan jadi dokter bedah aja."


"Lagian kamu sih, orang nggak bisa malah di suruh."


"Hahah"


****


Terima kasih buat kalian yang udah baca ep kali ini,dan jangan lupa tinggalin jejak yaa!!


Kalian bisa like ,favorite,vote and koment.


Dan kalian bisa kasih aku saran ,masukan atau pun kritik buat novel ini agar lebih menarik lagi yaa**..!!

__ADS_1


__ADS_2