Suami Ku Seorang Dokter Dingin

Suami Ku Seorang Dokter Dingin
H1


__ADS_3

Sesuai rencana, kini Kya dan Rey akan menaiki pesawat pribadi nya.


Mereka berangkat pukul 08.00 waktu setempat.


Dan akan sampai 2 jam kemudian nya.


Di pesawat, ia hanya tertidur.


Sedangkan Rey, pria itu hanya menatapi Kya yang tidur sambil sesekali melihat awan dari ketinggian.


****


Sesampainya di tempat tujuan


Mereka menaiki mobil yang telah di disiapkan.


"Kya, nanti kita nginap di situ"


Rey menunjuk sebuah bangunan rumah yang tak terlalu besar dan tak terlalu kecil.


Dengan lingkungan sekitar yang asri, suasana nya tampak tenang dan damai.


Memang cocok untuk di tempati pasangan.


Selain itu, disana juga ada beberapa pohon kelapa muda.


Sungguh, memang bagus sekali tempat ini, dengan pasangan, kedamaian tempat nya, dan dari situ juga bia melihat betapa indah nya pantai.


Sekitaran dari tempat itu, terdapat pantai.


"Wawww"


"Kamu suka?"


"Suka, makasih kaaakk"


Mereka mulai melangkahkan kaki masuk ke dalam.


Di sana ada dua orang pelayan yang biasa membersihkan rumah itu.

__ADS_1


Dan yaa, sebenarnya tempat itu adalah milik Rey.


Ia juga mempunyai beberapa bangunan seperti itu yang biasanya di sewa pada orang-orang yang ingin menginap.


Sengaja ia membawa Kya liburan di sana.


Dengan konsep sederhana namun tetap memiliki kesan lembut dan romantis.


"Bu, semua yang saya minta sudah di siapkan?"


"Sudah tuan, sudah ada bahan makanan yang bisa di masak, dan kamar juga sudah saya bersihkan. Dan baru saja saya menyiapkan makanan di atas meja untuk di nikmati, tuan. Serta saya juga sudah memeriksa listrik, air, dan elektronik lainnya."


"Oo, oke, kalian boleh pergi"


"Permisi tuan, nyonya"


Kya tersenyum kepada Ibu itu.


"Kak?tempat ini milik kakak?"


"Iya, gimana? jelek ya?"


Setelah sedikit cerita, akhirnya mereka memilih untuk menyantap makanan yang ada.


Dan setelah itu, mereka istirahat.


****


Sore hari nya, 05.00


Kya terbangun dari tidur nya. Ingin sekali rasanya ia berjalan di pasir pantai dengan Rey.


"Kak, bangun"


"Hem"


"Aku mau ke pantai"


"Besok aja ya, "

__ADS_1


Entah kenapa, ia merasa di abaikan.


Besok?ia hanya berlibur 3 hari.


Dan itu artinya ia akan memanfaatkan waktu sebaik mungkin.


Ia juga ingin mencicipi makanan sepuasnya di sana.


Berbelanja oleh-oleh seharian, baju.


Mengunjugi tempat yang belum pernah ia jumpai di sana.


Dan menurutnya, pergi liburan bukan lah untuk tiduran.


Jadi, jika Rey memilih tidur, maka ia akan pergi sendiri.


Kya mandi, dan berpoles sedikit.


Ia memakai baju santai yang cocok dan nyaman di gunakan.


Juga rambut nya yang ia biarkan tergerai.


Ia mulai berjalan kaki, setelah sampat di sana, ia melihat orang menjual es krim.


Tak fikir panjang, ia membeli nya.


Dan duduk di bawah pohon kelapa yang terdapat sebuah kursi kayu dan meja.


Melihat anak-anak di sana yang sedang bermain air, rasanya asyik juga.


Ia pun melepas alas kaki yang di gunakan dan mulai berjalan di pinggiran air pantai.


Yuk baca juga "David dan Davina"


****


Terima kasih buat kalian yang udah baca ep kali ini,dan jangan lupa tinggalin jejak yaa!!


Kalian bisa like ,favorite,vote and koment.

__ADS_1


Dan kalian bisa kasih aku saran ,masukan atau pun kritik buat novel ini agar lebih menarik lagi yaa**..!!


__ADS_2