Suamiku Bukan Cintaku

Suamiku Bukan Cintaku
keputusasaan itu


__ADS_3

segelintir air sisa hujan semalam masih menetes di dedaunan dan udara yang sangat dingin ini mulai masuk ketulang tulangku


aku melihat jam masih menunjukkan pukul 02:00 dini hari,aku yang sudah terjaga segera bangkit dari tempat tidurku,


aku segera pergi kekamar mandi dan mengambil wudhu dan ku bertahajjud aku akan meminta kelancaran dalam setiap menghadapi ini semua


jangan tanya dimana anto,karena seperti biasa dia belum pulang jam segini,biasa dia pulang jam 04:00 atau bahkan 05:00 pagi dan setelah itu dia tidur sampai siang,


dalam do'aku aku meminta kepada Allah,aku mohon kuatkan hatiku,jika anto jodohku buat dia berubah dan bukakan hatiku untuknya,tapi jika dia bukan jodohku maka tunjukkan jalan keluar Mu dan putuskanlah ikatan ini,,


seperti itu selalu,setelah selesai aku melihat ponselku aku membuka semua chat dan aku membuka medsos ada nama perempuan meminta pertemanan,aku pikir baiklah aku terima permintaanmu,


sambil terus melihat lihat postingan aku tertidur lagi,dan tak sadar sudah 2 jam lebih aku tidur,,dan ku lihat sudah jam 05:00 aku bangun dan kulakukan kewajibanku,sholat subuh,


papa kebetulan sudah pergi kemasjid,


aku siapkan sarapan pagi,hari ini aku hanya membuat nasi goreng seperti dulu hampir setiap hari mama selalu minta dibuatkan nasi goreng,alhamdulillah seluruh keluargaku sangat menyukai masakanku


dan ini justru menjadi ujianku lagi,saat itu aku sedang sarapan dengan papa karena sudah jam 08:00,


mau nambah pa kutawarkan pada papa,sambil masih menyuapkan nasi kemulutnya


iya sedikit lagi aja,imbuh papa


saat tiba tiba anto bangun dia melihat diatas meja makan dia marah marah,


kamu nggak masak ci,tanyanya masih pelan

__ADS_1


ini aku bikin nasi goreng semua keluargaku menyukai ini,jawabku sedikit kesal


pagi pagi makan nasi goreng bisa sakit perutku nanti,agak sedikit naik nada suaranya


kenapa bisa sakit,aku dan keluargaku selama ini makan nasi gorwng tapi mereka baik baik saja ,berusaha membela diri,


ngeles,jawab terus kamu ya berani melawan kamu,


aku tak kuasa lagi melanjutkan pertengkaran didepan papa,kuputuskan membuatkan dia menu lain,,tak butuh waktu lama aku selesai,


ini masakannya,kuletakkan masakanku diatas meja tempat dia sedang duduk kutaruh piring juga didepannya,aku bergegas pergi mencuci piring bekas aku dan papa sarapan tadi,


setelah itu,aku dengar ponselku bergetar pas aku lihat ada inbox saat kubaca itu nama perempuan yang semalam meminta pertemanan,dan aku kaget setelah kubaca pesannya,


hai perempuan milik laki laki bekasku,


aku balas,ehm maaf maksudnya apa ya,tanyaku heran


agak lama aku menunggu balasannya


nggak usah sok polos kamu ya,


polos bagaimana,aku tidak mengenal kamu ya,dan dia mengirim beberapa foto serta pesan


ini adalah foto kenangan kami kamu bisa lihat,,laki lakimu adalah bekasku


aku terlonjak saat melihat foto itu,

__ADS_1


apa ini,ciihhh hubungan seperti inikah yang pernah dijalani anto,gila,


aku semakin terhina saja,aku ingin rasanya mencekik diriku sendiri,aku tidak sedih dia berhubungan dengan wanita itu,tapi aku sedih karena sudah menyerahkan diriku padanya,jika tahu dari awal mana mungkin aku mau melayani anto,


aku memutuskan bertanya pada anto saat itu juga kutunjukkan foto foto itu padanya,


apa maksudnya ini kutaruh ponselku didepannya,


anto bingung melihat foto foto itu,


si si siapa yang memberimu ini tanyanya terbata bata,


emang itu siapa kamu ciiih mau berbuat seperti itu sementara kalian cuma pacaran,


ada berapa wanita yang sudah kau kencani,tanyaku menyelidik


sudahlah kau sudah tahu tentang mantanku,ya dia rida mantanku sebelum aku menikah denganmu,kita saling mencintai ,aku melakukan semua ini karna sama sama saling mencintai,tapi orang tuanya tidak suka padaku,awalnya aku melakukan itu agar dia hamil dan kami bisa menikah,tapi ternyata dia belum hamil juga,aku juga pernah melakukan hal itu dengan mantanku yang lain alasannya sama,aku tidak pernah disuaki orang tua mantan mantanku


aku tertunduk membayangkan adegan menjijikkan yang sudah mereka lakukan,,


hemm dan aku kau jadikan tumbal begitu,kenapa kau tidak memaksa kedua orang tuanya,tanyaku marah


aku sudah mencoba,tapi sia sia jelasnya


baik kalau begitu aku ingin kita pisah,aku tidak mau kotoran masa lalu kamu masuk dalam diriku,


perdebatan itu belum berhenti sampai tiba dimana aku meminta dia mengurus surat pisah..

__ADS_1


bersambung


__ADS_2