Suamiku Bukan Cintaku

Suamiku Bukan Cintaku
kembalinya masa lalu vino


__ADS_3

*angin malam ini sungguh membuat vino tidak ingin berlama lama diluar kamar,dia masuk dan menutup semua pintu,karena khawatir anak dan istrinya flu,


"sayang apa atsa sudah tidur*,,"


vino melangkah mendekatiku


"iya aku baru akan menidurkannya ditempatnya"


aku melangkah ketempat tidur atsa dan menaruhnya disana,setelah itu kututup pintu kamar dan pergi ketempat tidurku


"sayang aku akan pergi tidur apa kamu mau berdiri saja disana,tanyaku lagi


"iya aku akan tidur juga"


sebelum tidur kami selalu melakukan rutinitas wajib,


"sayang aku ingin sekali mencium aroma tubuhmu,sudah lama sekali kan"


apanya yang lama coba pikirku


"masak sih,aku malah udah lupa hehe"


" boleh kulakukan malam ini"


aku mengangguk menyetujuinya


"tapi pelan pelan ya sayang" pintaku lagi


vino mulai ******* bibirku dengan lembutnya,membuatku ingin terus dan terus menikmatinya


vino mulai melancarkan aksinya,karena ini pertama kalinya setelah aku melahirkan atsa pasti akan sedikit sakit,


"sayang tahan sedikit ya aku yakin ini akan membuatmu sakit"


aku hanya memejamkan mata dan masih mersakan kelembutan bibir vino


aku semakin terbuai terbawa dan semakin dalam,vino benar benar melakukannya dengan sangat lembut,hingga aku lupa dengan rasa sakitnya,


"sayang apa tadi sakit" tanya vino setelah kami selesai

__ADS_1


"tidak sayang tapi merasa ini seperti saat pertama kali kita berbulan madu"


*ya ini benar benar seperti saat pertama kali kita melakukannya


malam ini ditutup dengan pelukan hangat vino,


dan keesokan harinya,karena semalam mengatakan tidak bekerja hari ini,jadi kuajak dia belanja kebutuhan rumah tangga yang sudah habis*


"sayang nanti antar aku belanja ya"


pintaku ke vino


oh iya dengan senang hati sayang,


aku mempersiapkan segala kebutuhan atsa dahulu,sebelum aku merias wajahku,,


"sayang aku titip atsa sebentar ya,aku harus bersiap,oh ya kamu sudh siap" tanyaku tapi melihat kearahnya,karena aku sedang sibuk merias diriku.


"iya sayang ini aku sudah siap"


menghampiri atsa,


aku dengar atsa tertawa saat vino ajak bicara


"sayang lihat atsa tertawa,oh sayang gemas lihat kamu makin pinter ya sayang,,"


aku selesai bersiap dan ku gendong atsa dan aku melihat vino,


"waow sayang masyaAllah,kenapa kamu begitu tampan,lihat aku apa aku pantas berdiri disamping kamu*


tanya seketika membuyarkan imaginasiku,,


"sayang kamu sangat pantas,bahkan kamu justru terlihat lebih luar biasa cantiknya,aku jadi takut kalau nanti ada yang menggodamu*


"kamu bisa saja ayok kita berangkat"


kami segera berangkat,dalam perjalanan atsa sudah tak terdengar ocehannya,dia terlelap sejak aku baru naik mobil pemberian mama,


tak lama kamipun sampai

__ADS_1


"ayok sayang"


vino dengan penuh perhatian membukakan pintu,aku beruntung sekali mendapakat vino,dia begitu romantis,perhatian dan sangat pengertian,lihat saja dia menggendong atsa ketika melihatku kesusahan saat memilih belanjaan,karena atsa baru 3 bulan kami tidak memakai kereta bayi,karena lebih aman jika dia digendong..


saat aku masih memilih belanjaan,aku seperti tidak melihat vino,kemana dia,


aku mencari cari dia,dan saat kutemukan vino ada di dekat kasir mataku bukan tertuju padanya,tapi wanita yang ada didepannya


"siapa wanita itu,pikirku"


aku melanjutkan mengambil semua kebutuhan setelah selesai aku menghampiri mereka,


" sayng siapa dia"


tanyaku kemudian,sambil menyerahkan belanjaanku pada kasir


"oh iya kenalin dia niken,niken ini melody istriku"


"hai mel"


aku tidak suka dia memanggilku mel,dan aku tidak suka dengan cara vino memandang wanita ini


"ehm panggil aja oci,orang orang memanggilku dengan panggilan itu"


"sini atsa biar aku yang gendong" aku meminta atsa pada vino,tapi justru vino sangat leluasa ngobrol dengan si niken ini,dan mereka bertukar nomor hp,


"sayang ayok" seruku,tapi vino seperti acuh padaku akhirnya kutinggalkan mereka,


"sayang ini sudah hampir selesai cepat dibayar dan kita pulang"aku pergi menuju pintu keluar,,aku tunggu didekat parkir,hampir 15 menit belum juga keluar,aku coba telpon vino,tidak dia angkat


vino kamu ngapain sih,atsa sudah kepanasan ini,


*masih kutunggu hingga 5 menit tidak kunjung keluar,aku mencari taksi,aku pulang dengan taksi,sampai dirumah aku menidurkan atsa,sambil memberinya ASI


dan setelah setengah jam aku dirumah terdengar suara mobil,vino sudah pulang,aku sengaja tidak turun saat dia panggil.


vino juga tidak naik ada apa sebenarnya dengan dia,


bersambung*.....

__ADS_1


__ADS_2