
*suara riuh terdengar begitu mengganggu bagi sebagian orang,namun bagi aku dan vino ini sudah menjadi bagian dari hidup kami,sebelum memulai hari yang panjang setiap pagi kusiapkan makanan untuk vino pergi kepabrik,karena kini aku mengurus 3 orang anak sekaligus aku harus extra pintar membagi waktu untuk suami,kakak atsa dan adik raya dan rio,alhamdulillah vino biasa membantu aktifitas pagiku mengurus raya dan rio,
pagi ini jam 05: 30 seperti biasa kubangunkan atsa untuk melatih dia agar terbiasa bangun pagi*,
"Sayang,tolong jaga si kembar aku siapin sarapan dulu ya emmuach " ku menitipkan raya dan rio pada vino yang tengah bersiap tak lupa memberi kecupan sayang.
" Iya mama sayang buatin teh madu juga ya sayang "
" Ok papa sayang "
aku segera mempersiapkan segalanya,beberapa menit saja aku sudah selesai,
" Sayang proyek yang diluar negeri kapan akan di selesaikan dokumennya"
" Owh iy,senin aku pergi keluar negeri untuk semua perlengkapan kontraknya,mungkin beberapa hari aku tidak pulang "
" Apa kamu akan benar benar pergi ke singapura sendiri " belum terbiasa ditinggal jauh,ini pertama kalinya kami berpisah dengan jarak yang lumayan jauh
" Sayang mau bagaimana lagi,kita sudah bikin kontrak kerjasama,kamu tenang aja setelah beres aku langsung terbang pulang "
*Dengan perasaan sedikit sedih aku menerima kepergian vino untuk beberapa hari,dan selama beberapa hari vino pergi aku mengurus ketiga anak anakku sendiri,namun terkadang papa dan kakakku membantu menjaga disiang hari
hari ini tiba tiba pegawai pabrik menghubungiku disaat vino masih diluar negeri*.
" Hallo,bu bisa datang kepabrik tidak buk,disini ada masalah "
"Ada masalah apa,apa tidak bisa diselesaikan tanpa saya atau bapak " aku sendiri bingung,jika aku pergi bagaimana dengan anak anakku.
" Tidak bu ini benar benar kacau sekali"
aku menjadi panik akhirnya aku meninggalkan si kembar kutitipkan pada kakakku,dan atsa aku bawa kepabrik
__ADS_1
" Kak aku titip sikembar ya,sebentar aku harus kepabrik karena ada masalah " *aku sangat tergesa gesa dan langsung pergi dengan atsa
setelah beberapa menit aku sudah berada diparkiran dan pegawai yang tadi menelpon sudah menunggu disana*
" Bu,didalam sungguh kacau ada seorang wanita dan beberapa pengawalnya masuk kepabrik dan mengacak acak beberapa alat kerja kami,dan kami tidak bisa berbuat apa apa "
" wanita,siapa apa kamu mengenalnya"
tanyaku sedikit kesal
" Tidak bu cuma,wanita itu bilang dia mencari ibu dan bapak untuk membuat perhitungan"
siapa wanita itu,aku semakin takut,aku menghubungi polisi sebelum keadaan menjadi semakin tidak terkendali,ini semacam bom waktu saja yang meledak disaat keadaan yang tidak tepat,saat kondisiku yang baru melahirkan ditambah vino tidak disini,
" Hallo pak,bisa minta kirimkan beberapa personel kepolisian kepabrik saya di jalan xxxx ada masalah disini yang harus ditangani "
" Oh iya baik baik,segera kami kirimkan"
" Terimakasih pak saya tunggu secepatnya "
" Ehm Ren tolong panggil dinda suruh keruangan saya "
aku membawa atsa masuk keruanganku
" Baik bu "
tidak lama dinda datang
" Ibu manggil saya "
" iya din,tolong jagain atsa sebentar aku akan keluar melihat keadaan pabrik kamu jangan pergi kemana mana kunci pintu " aku memberikan intruksi kepada dinda karena khawatir jija ada hal hal buruk yang tidak diinginkan,sambil jalan aku menelpon vino
__ADS_1
" Siap bu "
vino hari ini pulang,tapi ponselnya tidak bisa dihubungi,lebih baik kukirimkan pesan saja
" Siapa kalian " *ucapku dari belakang mereka irang orang pengacau ini
wanita yang berdiri didepanku membalikkan badan,aku begitu terkejut melihat sosok yang sangat tidak aku duga keberadaannya disini*,
" Niken ???!!,apa yang kamu lakuin disini,bagaimana kamu tahu tempat ini? " niken berjalan mendekatiku,aku masih tetap di posisiku,beberapa karyawan siaga dibelakangku.
" Hemmm,aku disini,bagaimana aku tahu,haha kamu lupa siapa aku,perlu kamu tahu aku adalah orang paling berbahaya di dunia ini"
ada seringai tipis di wajah niken,bagaimana dia bisa sampai sejauh ini
" Tolong jangan ganggu hidup kami lagu,aku tidak mau kamu mengganggu kehidupan kami lagi "
" Bukan aku tapi kamu yang sudah merusak hidupku,kamu rebut vino dariku dan kamu juga sudah membuat aku mendekam di jeruji besi." niken semakin tidak terkendali ketika tiba tiba tangannya hendak memukulku aku segera nenghindar
" Oh sudah pandai kamu rupanya "
"Niken,kenapa kamu begitu terobsesi dengan kehidupanku "
" Kamu penyebab semua ini " menunjuk kearahku
" Kenapa aku,aku tidak pernah mengganggumu selama ini "
*niken semakin kalap dia melemparkan semua yang didekatnya kearahku dan salah satu benda mengena tanganku hingga ada darah yang mengalir
kekacauan terus terjadi,beberapa orang yang diperintahkan niken memegangiku,karyawanku tidak ada yang berani mendekat karena ada salah satu dari pengawal niken yang membawa senjata tajam,
tanganku masih dipegangi dengan erat
__ADS_1
hingga keadaan makin parah..
bersambung*...