Suamiku Bukan Cintaku

Suamiku Bukan Cintaku
harapan yang kian hilang


__ADS_3

setelah hubungan aku dengan ifan maembaik semua sudah normal layaknya pasangan kekasih yang dimabuk cinta,aku dan ifan selalu melakukan panggilan telepon setiap malam,aku selalu berdo'a semoga dia adalah jodoh terbaik yang Allah kirim buat aku,dan begitu setiap waktu aku memohon agar semua sesuai rencana kita,aku akan bekerja untuk mencari pengalaman baru,dan setelah sekian lama aku mencari kerja akhirnya aku dapat kerjaan dan kebetulan lumayan jauh tempat kerja dengan rumahku,dan aku tidak mungkin kalau tidak tinggal disana,gara gara masalah kerjaan ini aku jadi ribut lagi dengan ifan,tapi bagaimana aku sudah terlanjur menerima tawaran ini,dan aku janji akan selalu setia,toh kemaren kemaren juga kita jarang ketemu,bernegosiasi dengan ifan cukup sulit,


sayang aku mohon kamu ngerti,aku tahu ini sulit buat kita,aku pun takut jauh darimu,aku takut kamu akan tergoda dengan wanita lain selama aku tidak disini tapi ini impian aku mas buat kerja,aku meyakinkan ifan


hemmm menghela nafas panjang


sayang aku tahu kemaren kemaren kita bisa tapi itu karena aku masih bisa melihat kamu walaupun hanya sekilas saat aku lewat depan rumah kamu,tapi sekarang kamu pergi mana bisa aku nahan rindu...


mas ifan sayang lihat aku,aku pegang tangannya dan ku genggam erat sambil bilang,


kamu benar mencintai aku kan,mencoba mencari celah


sontak ifan kaget aku menggenggam tanganya dn menatap lekat padaku,sambil menggenggam balik tanganku,


tapi ada syaratnya kalau kamu mau kerja disana,aku harus mengantarmu sampai ketempat kerjamu,


walau berat tetap harus aku sampaikan,maaf sayang jika kamu mengantarku kesana bagaimana bisa aku meihatmu pergi,,


setelah perdebatan yang sangat panjang akhirnya di izinkanlah aku pergi,,tapi benar saja baru 2 bulan aku kerja sudah tidak bisa lagi menahan kerinduan dan akhirnya aku memutuskan kembali dan aku berfikir akan menerima tawaran ifan untuk menikah saja,toh nantinya dia juga yang menafkahi aku,


saat aku kembali ifan sangat bahagia namun entah kenapa lagi lagi membuat ulah dan kali ini aku benar benar sangat kecewa hingga berujung pada penyesalan kita,

__ADS_1


saat itu ifan menelponku dan masih wajar kita kangen kangenan lewat hp,


tapi seperti ada petir di malam yang sangat indah dengan pemandangan bulan,dia bilang


dek aku mau ngomong tolong jangan marah katanya lirih


iya mas kamu kenapa lagi,jangan buat aku kecewa lagi dengan ucapanmu,


itu sebabnya aku bilang jangan marah sayang,aku udah terlanjur sayang banget sama kamu,aku tidak ingin kita pisah,


kamu cuma mau ngomong itu,kenapa aku harus marah justru aku senang,malah aku mau tanya sama kamu apa ajakan kamu waktu itu masih berlaku


prakkkkk hp ditanganku jatuh kelantai,tubuhku lemas


ci,sayang kamu dengerin aku kan,tapi aku janji aku hanya akan menikahi dia demi anak itu dan setelah dia lahir aku akan pisah dari dia dan menikahimu,


aku begitu marah,begitu kecewa hingga aku menangis sejadi jadinya,,,


walau ifan mencoba menenangkan aku,aku tetap menangis tak terkendali,


kamu tega mas,kamu benar benar jahat,kamu melampiaskannya padaku,kamu mematahkan hatiku.

__ADS_1


sayang,aku mohon kamu tenang,masih mencoba menenangkan,


bagaimana aku bisa tenang mas,kamu membodohi aku dengan mengatakan kamu sayang padaku,aku tak tahu harus bilang apa lagi,


aku akhiri panggilan teleponku dan aku menangis,terus menangis,hingga berhari hari bahkan aku tidak makan akku hanya terus menangis,hingga pada akhirnya aku ceritakan semua ini pada mama tentang semua yang terjadi,


dan mama hanya bilang mungkin dia bukan jodoh kamu,,,


ifan terus menghubungi aku tapi selau aku reeject,dan pada suatu malam ada nomor baru menelponku aku pikir itu ifan tapi lalu aku angkat,ternyata itu awan temanku saat SMP yang adalah sahabat ifan,dia bilang padaku


ci asal kamu tahu,sebenarnya ifan tidak pernah berbuat sekeji itu sama mantan pacarnya,tapi memang benar mantan pacarnya itu hamil tapi dengan pacar barunya,tapi gara gara orang tua mantannya itu tahunya ifan pacarnya sampai sampai meminta pertanggung jawaban ifan,kamu harus tahu itu,


wan apa kamu serius,,tanyaku memastikan


iya ci kamu harus percaya,


dan setelah itu aku mengajak ifan bertemu


bersambung


__ADS_1


__ADS_2