
suara angin yang berhembus terasa membelaiku malam ini,vino yang sejak tadi terus menggodaku mencoba meminta izin padaku untuk memberi adik pada atsa
" Sayang kamu sudah siap kan? setengah menggodaku
" Apanya sayang "balik kugoda vino,aku mendekati dia ku daratkan ciuman dibibirnya,aku menjadi nakal ku goda vino agar semakin terpancing
" Berarti ini jawaban untuk adik atsa,kau sudah sangat siap,aku akan memuaskanmu malam ini sayang " vino bersemangat
aku tersipu malu dan mengangguk,vino menggendongku dan aku menggigit bibirnya yang manis dengan lembut,,vino menghisap bibirku hingga aku terperangkap disana,aku tersesat dan tak ingin berlalu begitu saja,,aku tak ingin melepaskan kenyamanan ini sesekali kami bicara*,
" Melody sayang,kamu mau berapa adik untuk atsa " tanya vino sambil meraba seluruh tubuhku,
" Satu,dua mungkin tiga " jawabanku membuat vino tak terkendali,,dia semakin liar dan ini yang pertama,kami selesai saat itu,
" Aku ingin atsa punya empat adik,2 laki laki dan 2 perempuan,ya sayang kamu mau kan " pertanyaan vino membuat aku terbelalak
apa 4 apa kamu tidak salah inginkan 4 anak lagi dariku,
" Ehm sayang apakah tidak terlalu banyak,atsa mungkin cuma butuh 1 "
" Tidak,atsa harus punya 4 adik,karena aku tidak mau dia kesepian seperti aku" membuka memori kepedihan vino menjadi anak tunggal.
" Ehm baiklah sayang,empat.tapi jika mampunya hanya 1 bagaimana ? tanyaku sedikit ragu
__ADS_1
" Kita terus coba lagi " **vino kembali menarik tubuhku kedalam pelukannya,kami kembali melakukannya berulang kali dan setiap malam kami habiskan waktu berduaan menikmati semua ini seperti sedang berbulan madu.
setelah hampir 7 bulan vino tinggal dikampungku,vino semakin merasakan kedamaian,walau ada sosok mama dan papanya yang selalu menunggunya kembali,vino hanya berhubungan melalui video call lewat ponsel dengan mereka*.
hari ini proyek yang sedang ditangani vino mengharuskan vino pergi keluar kota,aku juga membantunya,beberapa bulan terakhir ini aku sangat sibuk dalam membantu segala urusan dipabrik,dan beberapa bulan kedepan akan lebih sibuk lagi karena akan menjalin kerja sama dengan perusahaan internasional*,
" Sayang bulan depan kita sudah mulai kerja sama dengan perusahaan dari luar negeri,ini pasti akan menyita waktu kita " pernyataanku justru membuat vino bingung,
jika kesepakatan yang terjalin antara perusahaanku dengan perusahaan luar negeri pasti akan menyita banyak waktuku
" Oh iya ya,aku ingin yadi mengurus semua ini,tapi dia belum mau bergabung sekarang " mendengus
" Kan ada kita kenapa bingung "
dan akhirnya perusahaan kami sudah bekerja sama dengan banyak mitra,dan ditengah kesibukanku aku mengingat atsa*,
"Atsa,dia hari ini ada undangan ulang tahun dari temannya didekat rumah"
aku mengajak vino pulang karena hari juga sudah waktunya pulang,sampai dirumah aku teringat sesuatu yang mungkinkah,aku berandai andai sejak sampai dirumah,
" Atsa kamu dimana sayang "aku mencari cari atsa ku panggil atsa tidak menyaut,dan kucari dikamarnya,ternyata dia tidur
" Atsa sayang bukankah kamu harus pergi ke undangan teman kamu " kucoba bangunkan atsa
__ADS_1
" Ehm mama atu antuk " kata katanya yang masih belum jelas membuatku senang menggoda atsa
" tayang tayang,disana kan kamu bisa bertemu banyak teman temanmu.
aku mulai bersiap siap membantu atsa,dan vino sengaja aku ajak agar atsa bahagia melihat ayah juga ibunya berkumpul,saat sedang berjalan aku bertemu tetanggaku,
"Hai ci apa kabar, kamu kok kayaknya beda ya"
" Beda bagaimana maksud ibu" *tanyaku penasara*n
" kayaknya kamu makin berisi ci,apa kamu hamil?" pertanyaan itu sontak membuatku melihat badanku dan ku tanya pada vino
" Sayang emang aku kelihatan berisi ya" tanyaku lagi
" Iya sayang betul banget kamu seperti sedang hamil 6 atau 7 bulanan"
segera setelah acara selesai aku mengajak vino pulang dan ku lihat kalender,benar sekali,di kalender terakhir aku datang bulan bulan juni dan sekarang sudah bulan november sebentar lagi juga ulang tahunku,
" Sayang sepertinya benar kita berhasil,tapi kita tunggu hasil tes besok pagi"
*kebahagiaan sepertinya sedang memihak kami lagi dan akan begitu selamanya.
bersambung*
__ADS_1