
"Kenapa kakak gak jujur awal kita berkenalan,tentang siapa kakak sebenarnya ??" tanya Rissa sambil menatap wajah tampan David
David tersenyum, "aku pengen mengenalmu tanpa melihat statusku"
"jangan bilang kakak nyamain aku Sama perempuan-perempuan yang kakak kenal selama ini??"
Rissa menjawab dengan wajah yang cemberut dan kecewa.
"bukan begitu ris,aku takut kamu malah menjauh dari ku" jawab David meyakinkan Rissa
"benarkah?? sekarang aku ingin kakak cerita sedikit tentang kakak sebenarnya !"
"baiklah , Nama lengkap kakak David Alanson ,umur 33 tahun status belum menikah, nama orang tua Steve Alanson warga negara German dan ibu Diana Putri Alanson seorang Warga Indonesia ,aku anak tunggal ayah dan ibuku" ucap David dengan memegang pinggang Rissa di karenakan mereka sedang berdansa.
"jadi ibu kakak orang Indonesia??"
"iya ibuku orang Indonesia ,tetapi sudah pindah menjadi warga negara Germany "
"oh begitu " jawab Rissa dengan tersenyum
__ADS_1
David menarik pinggang Rissa dan berbisik " senyummu begitu manis" ucap nya berbisik
wajah Rissa langsung memerah menahan malu.
.
.Acara selesai pukul 22.00 , entah kenapa Rissa sangat mengantuk,mungkin karena kegiatan hari ini atau mungkin perasaan nya yang lagi happy. Rissa tertidur di mobil David dengan kepalanya yang bersandar di jendela mobil. David yang melihat Rissa tertidur ,mengelus elus pipi Rissa ,tangan nya berhenti tepat di bibir Rissa. ia teringat ciuman tak sengaja saat di kolam renang tadi pagi.
"oh my God , kenapa aku ingin merasakannya lagi??" batin David
kemudian ia melepas jas nya untuk menyelimuti tubuh Rissa dan memindahkan kepala Rissa ke pundaknya. Di karenakan jaraknya yang sekarang dekat , ia mencium kening Rissa. Rissa pun tanpa tidak terganggu dengan sentuhan David.
setibanya di hotel tempat mereka menginap, David tak tega membangunkan Rissa ,ia kemudian menggendong Rissa keluar dari mobil. di mobil ia sempat menghubungi Anna beberapa kali melalu ponsel Rissa akan tetapi tidak ada balasan dari Anna,Akhirnya David pun membawa Rissa ke dalam kamar president suite miliknya.
sekitar 15 menit ,David selesai berbersih diri ,ia kemudian naik ke atas ranjang dengan pakaian tidurnya. sebelum tidur ia memandangi wajah cantik Rissa , menyingkirkan anak rambut Rissa yang menutupi wajahnya.
"semoga kamulah jodohku ris" ucap David.
"tunggu aku menyelesaikan proyek ini ,aku akan menikahimu " ucapnya lagi .
__ADS_1
kemudian ia tidur di samping Rissa dengan memeluk Rissa.
.
.pagi harinya ,handphone Rissa berbunyi terus menerus, David yang merasa terganggu akhirnya membuka matanya , ia kaget dengan posisi Rissa yang tidur memeluknya, senyuman pun terbit di wajahnya. David mengambil ponsel Rissa dari tas Rissa , kemudian ia mengangkat panggilan telp tersebut
"halo " ucap seseorang
"iya ,ada apa an?? " jawab David
Anna yang terkejut menjauhkan ponselnya ,ia melihat ponselnya untuk melihat nomer yang sedang ia hubungi ternyata nomer benar nomer Rissa.
"kok Lo yang angkat? Rissa kemana? Lo apain Rissa?? " pertanyaan beruntun Anna
"pagi pagi gak usah ngomel deh ,Rissa masih tidur ,Lo ganggu orang tidur aja,, Lo juga kenapa gak ngangkat telp Rissa semalam??"
"hp gw tertinggal di kamar ,gw lagi keluar makan malam kemarin ,trs balik juga gak nengok hp langsung tidur"
"yaudah , sekarang Rissa masih tidur ,Lo gausah khawatir ,Rissa baik baik saja." ucap David kemudian mematikan telp .
__ADS_1
"bule sialan , duh ris Lo mudah mudahan gak di apa apain ya sama bule itu" gerutu Anna .
Anna merasa menyesal karena mengizinkan Rissa pergi berdua dengan david.