
Hari masuk untuk mengajar pun tiba. Seperti biasa rutinitas rissa di pagi hari, ia berangkat ke sekolah dengan sepeda motornya.
"pagi bu rissa" sapa Yana, murid usil rissa.
"pagi" jawab rissa tersenyum.
"waduh bu guru,tambah cantik .. meleleh aku bu lihat senyummu" ucap teman teman Yana. Rissa tak menghiraukan gombalan muridnya tersebut.
sesampainya di ruang guru ia duduk di mejanya.
"wihh ada yang lagi happy nih" ucap bu Nadia guru bahasa Inggris.
"hehehe hari senin harus happy ya ,jangan sedih melulu" ucap rissa
"dia tuh lagi kasmaran bu" ucap anna yang baru saja datang.
"benarkah?? sama siapa?" tanya bu Nadia
"bukan siapa siapa bu" jawab rissa cepat sambil tersenyum.
"semoga langgeng ya, sampai menikah" ucap bu nadia terlihat senang dengan kabar tersebut, rissa yang sudah di anggap seperti adiknya sendiri.
"Amin" jawab rissa ,mengamini ucapan bu Nadia.
bel masuk berbunyi, semua murid dan guru bersiap le lapangan untuk melaksanakan kegiatan upacara bendera. Rissa dan Anna berjalan beriringan, di belakang guru guru senior.
"lo jadi izin ris?udah buat suratnya?"
"iya jadi,sudah gw buat. Kira kira di Acc gak ya sama kepala sekolah kan lo tau gw baru ngajar di sini" ucap rissa
"Insya Allah di Acc, kan lo ngajar pelajaran sejarah. jam mengajar lo gak banyak dan bisa di gantikan oleh guru lain ris" jawab anna
__ADS_1
"iya semoga aja di Acc ya surat izin gw"
"amin"
upacara bendera di laksanakan deng khidmat. Selesai upacara bendera ,dewan guru masuk ke ruang guru menyiapkan mata pelajaran dan para murid masuk kedalam kelasnya masing masing.
"mending lo kasih surat izin itu sekarang deh ris,tuh pak kepala sekolah ada di ruangannya"
"iya an" jawab rissa kemudian bergegas ke ruang kepsek.
"Assalammualaikum"
"walaikumsalam,ada apa ris??" tanya pak Wirawan
"begini pak saya mau izin untuk keluar negeri selama 2 minggu, apakah di perbolehkan? ini surat izin saya pak" ucap rissa kemudian menyerahkan surat izin tersebut. Kemudian pak wirawan membaca surat tersebut, senyuman menghiasi wajahnya.
"kamu mau menikah ris?" tanya pak wirawan
"calon suamimu orang bule ya?kenal dari mana?" tanya pak wirawan.
"emm kenal di Bali kemarin pak,hehehe" ucapnya sambil tersenyum kikuk.
"wah benarkah?? ternyata study tour kemarin membawa banyak cerita juga ya" jawab pak wirawan. Rissa bingung harus menjawab apa,ia memilih diam.
" karena kamu guru baru di sini dan kamu jam mengajar kamu tidak banyak,saya izinkan ris"
"Alhamdulilah .. terima kasih pak,kalau begitu saya permisi dulu pak" jawab rissa
"eh ,jangan lupa oleh olehnya ,bapak belum pernah ke Germany kamu sudah mau kesana" ucap pak wirawan
"siap pak,Assalammualaikum"
__ADS_1
"Walaikukumsalam" jawab pak wirawan sambil menggelengkan kepalanya.
Di hotel tempat David menginap, ia sedang bervidio call dengan mommynya.
"mom, rissa akan ikut aku ke Germany"
"benarkah??apa kamu sudah izin ke orang tuanya?"
"rissa yatim piatu mom"
"oh iyaya, kok aku lupa" ucap mommy dalam hatinya
"kamu harus izin ke keluarganya son" nasehat mommy diana
"iya mom , nanti david akan hubungi rissa untuk bertemu dengan keluarganya"
"son boleh mommy minta nomer ponsel rissa?"
"untuk apa mom? mommy jangan suruh rissa pergi dariku mom,david sudah cocok dengan rissa,david cinta sama rissa mom"
"tentu untuk mengenal calon menantu mommy,kamu tenang saja son,kalau dia orang baik tidak mungkin mommy suruh dia menjauhi kamu" ucap mommy diana
"dia orang baik mom,jangan sakiti dia" ucap david
melihat ketulusan putranya, dia terenyuh dan senang karena putranya tersebut sudah benar benar move on dari laura.
"iya son,mommy janji tidak akan menyakitinya"
"baik lah,david kirim nomer ponsel rissa sekarang mom, Assalammualaikum"
"walaikumsalam" jawab mommy diana ,kemudian mematikan telepon tersebut.
__ADS_1