
jam mengajar telah usai,kini rissa berada dirumahnya. Setelah mendapatkan izin dari kepala sekolah, rissa berencana menghubungi david. saat mencari ponselnya di tas, pintu rumahnya di ketuk oleh seseorang.
tok
tok
tokk..
"Assalammualaikum"
"Walaikumsalam" rissa membuka pintu rumahnya.
"sayang, kok gak bilang mau kesini?" tanya rissa kemudian mempersilahkan david masuk
"maaf baby. kamu lagi sibuk?" tanya david
"enggak kok sayang ,baru aja aku mau hubungi kamu. mau minum apa nih??" tanya rissa
"kopi aja baby" jawab david
"iya tunggu sebentar ya" rissa berjalan ke arah dapur untuk membuatkan kopi. kemudian ia membawa secangkir kopi ke ruang tamu rumahnya dimana david sekarang berada. "kamu kesini sendiri sayang?samuel gak ikut?"
"enggak baby, tadi dia izin ada urusan gitu" jawab david
__ADS_1
Hening.....(bingung mau bahas apa)
"baby sebelum aku membawamu nanti ke Germany,aku mau menemui keluargamu. Aku ingin meminta izinnya,sekaligus melamarmu "
rissa terenyuh dengan perkataan david , terlihat dari matanya dia tidak main main dalam artian ia serius menjalani hubungan ini.
"keluargaku yang dekat denganku yaitu adik dari almarhumah ibu sayang, beliau tinggal di kota ini juga"
"bisakah besok kita menemuinya baby??"
"iya sayang" jawab rissa smbil tersenyum. David membalas senyuman rissa ,kemudian meminum kopi yang sudah di buat oleh rissa.
"tadi kamu mau menghubungiku ada apa baby??" tanya david yang tiba tiba teringat dengan perkataan rissa tadi.
"syukurlah baby" .
Obrolan terus di ucapkan oleh kedua pasangan ini. Hingga tak terasa sudah pukul 5 sore. Sudah 3 jam david di rumah rissa. "baby aku balik ke hotel dulu ya,kamu baik baik dirumah" ucap david sebelum meninggalkan rumah Rissa.
"iya sayang kamu hati hati ya"
Cup ...
sebuah kecupan mendarat di kening rissa "Iya baby" jawab david kemudian ia masuk kedalam mobilnya meninggalkan rumah rissa. Rissa masuk kedalam rumahnya dengan perasaan senang, senyuman tak hilang dari wajahnya. Tangannya pun terulur mengusap kening yang di kecup oleh david.
__ADS_1
"apakah ini mimpi? kenapa aku sebucin ini?" ucapnya.
Ditempat lain...a
Pak arif dengan istrinya bernama tasya sedang berjalan jalan di mall. Tasya saat ini sudah tidak meneruskan sekolahnya,dan memilih menjadi ibu rumah tangga. Ia sedang mengandung anak pak arif yang ia hasilkan sebelum terikat pernikahan. Mereka sedang berada di Toko baju Bayi. Setelah selesai berbelanja perlengkapan bayi, tasya yang bergelayut manja di tangan pak arif tak sengaja menabrak seseorang.
brukk... "duh kalau jalan lihat lihat dong mbk" ucap tasya saat melihat barang bawaan milik perempuan itu jatuh.
"situ kali yang gak hati hati,punya mata kan?" sungut perempuan itu yang tak lain adalah Anna. Untung Anna tidak terjatuh karena ada tangan kekar yang memegangi pinggangnya. para perempuan itu tidak menyadari di karenakan anna yang masih menunduk mengambil barang belanjaannya yang jatuh. saat ia melihat siapa pelakunya anna sedikit terkejut " masih gak mau minta maaf ya??" ucap anna membuyarkan lamunan tasya. " kan situ yang salah nabrak nabrak saya" jawab tasya seolah olah tidak pernah mengenal anna. Pak arif pun menengahi " maaf ya bu anna" kemudian ia menarik tangan istrinya untuk segera pulang. Anna hanya menghembuskan nafasnya " lo kenal an?" tanya samuel
"yang perempuan tadi itu muridku kalau yang lakinya itu teman seprofesi dan juga..."
"dan juga apa an?" tanya samuel
"dan juga Mantannya rissa"
"Oo .. gw baru ingat"
"ingat apa?"
"ya baru ingat kalau itu mantannya nona rissa,kan waktu di Bali gw pernah ketemu"
Anna hanya ber O ria. kemudian mereka mencari tempat untuk makan malam.
__ADS_1