
Tak terasa waktu semakin malam. Setelah saling bercerita diatas tempat tidur David tak lama Rissa tertidur,Rissa tertidur dengan posisi duduk dan bersandar di pundak David. David pun menoleh kearah Rissa,ia tersenyum dan merapikan anak rambut Rissa.Kemudian David membenarkan posisi tidur Rissa dan menyelimuti tubuh Rissa. Ia terus memandangi wajah Rissa dengan tangan yang menyangga kepalanya. David mengusap pipi mulus Rissa dan berhenti di bibir merah alami yang membuatnya candu. Entah setan dari mana ia mendekatkan bibirnya untuk menyentuh bibir Rissa. Belum tersentuh,dering telp dari ponsel Rissa berbunyi. David mencari ponsel Rissa di dalam tas Rissa. Ada nomer asing yang menghubungi Rissa ,ia kemudian mengangkat telepon tersebut.
"Hay Rissa ,Bagaimana kabarmu?? Aku ingin kita bertemu,kamu kapan akan pulang dari Bali ???" tanya Marco .
"Jangan ganggu Rissa,kamu siapa???" tanya David mulai cemburu
"di mana Rissa ?? Lo siapa??"
"aku calon suaminya" jawab David
"gak mungkin, pasti Lo bercanda" ucap Marco
tutt... telepon langsung di matikan oleh David
Marco hanya mengumpat,saat telp nya di matikan secara mendadak.
Saat akan memejamkan matanya,ponsel Rissa berdering kembali "bangsat siapa sih ganggu terus" gerutu David
di saat ia melihat nama yang ada di ponsel Rissa ia tersenyum jahil lalu mengangkatnya
"Hallo Risa ,Lo di mana ? Lo gak di apa2in kan sama David? kenapa Lo gak kasih kabar ?" tanya Anna di telepon.
"berisik ,bisa gak sih kecilin suara Lo" jawab David
Anna langsung menoleh kearah ponselnya ,ia mengeryitkan dahinya dan berkata " heh Rissa mana?? Lo apain bestie gw ?? awas Lo macem macem ya " ucap Anna
"Rissa sudah tidur ,mungkin dia kecapek an " ucap David kemudian mematikan ponsel Rissa
"Kecapek an ? maksudnya ?? Hallo... hallo mister" ucap Anna berteriak teriak .
"Dasar bule Gendheng (gila) "umpat Anna
"udah Lo tenang aja bestie Lo pasti baik baik saja" ucap Samuel yang saat itu masih di samping Anna.
__ADS_1
"ya ,semoga bos Lo gak macem macem sama bestie gw" jawab Anna
"yasudah sekarang Lo kembali ke kamar dan istirahatlah" ucap Samuel
"ya" jawab Anna singkat kemudian meninggalkan Samuel yang terbengong dengan sikap posesif Anna pada sahabatnya.
Keesokkan paginya Rissa terbangun dari tidurnya. ia melihat ke segala penjuru kamar kemudian melihat kearah pinggangnya yang di peluk oleh seseorang.Rissa melihat tubuhnya di balik selimut,ternyata masih utuh ,kemudian ia menghadapkan tubuhnya ke arah David. Ia pandangi wajah tampan di hadapannya sambil tersenyum.
"Terima kasih sudah menjagaku"
ucap Rissa. tangan rissa terulur untuk menyentuh wajah David.
"aku masih tidak menyangka,dari banyaknya perempuan kamu memilihku" ucap Rissa lagi kemudian ia mencium pipi David dengan tersenyum.
"aku harus pergi,terima kasih atas semuanya" kemudian ia beranjak , belum sampai beranjak tangan Rissa di tarik oleh David hingga Rissa jatuh di atas tubuh David.
"sayang sudah bangun?"
"sudah dari tadi" jawab David
"tapi aku harus pergi" jawab Rissa .
David mengeryitkan keningnya "kamu mau kemana sayang?"
"maafkan aku , aku harus kembali ke Jawa timur ,liburanku telah usai" jawab Rissa
"kenapa secepat ini??" David melepaskan pelukannya.
"hey.. jangan sedih.. kalau kita memang berjodoh kita pasti akan bertemu lagi,bukankah kamu janji akan menikahiku" ucap Rissa
David tidak menjawab , ia kecewa Rissa tak pernah bicara soal ini padanya .
"jangan marah ya sayang" ucap Rissa mengusap wajah tampan David,kemudian ia juga mengusap dada bidang David yang tertutup oleh baju tidurnya .
__ADS_1
"ris ,jangan memancingku" ucapnya
Rissa hanya menatap wajah David sambil tersenyum. Kemudian ia membalikkan posisi Rissa ,sehingga saat ini ia mengukung Rissa di bawahnya.
"ku harap kamu tetap setia padaku ris"
"tergantung juga denganmu" ucap Rissa sambil tersenyum mengejek
"aku akan menghukumu bila hal itu terjadi" jawab David
"benarkah? bagaimana caranya kau akan menghukumku"
"dengan ini , cupp..." David mengecup bibir Rissa sekilas
" hahahaha " Rissa justru malah tertawa .
cupp ... David kemudian mencium nya lagi dengan menggigit bibir Rissa ,ia terus ******* bibir tersebut ,dengan tangan nya yang meraba bagian dada Rissa. Ia meremas gundukan di dada Rissa
"uhhh ...daviddd " desah Rissa
ciuman David berpindah ke leher Rissa dan meninggalkan jejak kepemilikan di sana.
"kamu hanya milikku Clarissa " ucapnya
saat akan menjawab ,David kembali ******* bibir Rissa
"emmmphhhtt davidd stopp ."
.
.
.
__ADS_1
.