
Rissa terbangun dari tidurnya , ia menatap sekeliling dan alangkah terkejutnya dia saat ini. Ia langsung melihat tubuhnya di balik selimut "Alhamdulilah masih utuh" ucapnya
"ini dimana?? kamarnya mewah banget" ucapnya lagi
ceklek.. pintu kamar mandi terbuka, Rissa langsung menoleh dan "Aaaaaaa" teriakan Rissa membuatdavid panik ..
"kenapa ris??? tanya David
Rissa menutupi seluruh badannya dengan selimut, untung saja di saat David keluar dari kamar mandi Rissa masih duduk bersandar di ranjang tersebut.
"kakak kok di sini juga??? pakai baju dulu baru bicara" ucap nya di balik selimut
David ingin tertawa melihat tingkah Rissa ia berfikiran ingin mengerjai Rissa .
"gak usah di tutup,kan kakak udah tau semua" tanya David
"tau apa ?? gak usah bercanda deh kak , cepetannn pakai baju " ucap Rissa sedikit berteriak.
tidak ada sahutan dari David ,Rissa berfikir David sudah pergi untuk memakai bajunya.
"sudah belum kak??" ,namun tidak ada jawaban dari David,kemudian Rissa membuka sedikit selimutnya,David yang belum beranjak sejak tadi kemudian menarik selimut Rissa ...
"Aaaaaaa" teriak Rissa ,David menutup mulut Rissa dengan tangannya. " isshht ,suaramu kencang sekali ris,nanti ada orang yang grebek kita Lo" ucap david.
__ADS_1
"kakak ih bercandanya jelek ,kenapa gak ganti baju , jangan macem macem kak"
"kakak gak macem macem kok"
CUP .... David mencium bibir Rissa sekilas ..
"ih kakak gak boleh.. emmmphhhtt ..." Rissa belum sempat melanjutkan ucapannya david dengan cepat ******* dan menyesap bibir manis Rissa. Tidak ada penolakan dari Rissa,David semakin dalam menciumnya ,turun ke leher jenjang Rissa dan meninggalkan bekas di sana .Rissa yang tersadar mendorong tubuh David.
"cukup kak ,hentikan" dengan mata berkaca kaca Rissa berlari ke kamar mandi
"oh shittt!!!! kenapa aku tidak bisa mengendalikan diriku!! " ucap daid dengan mengusap wajahnya kasar .
kemudian ia mengambil bajunya dan segera berpakaian.
15 menit kemudian Rissa keluar dari kamar mandi, terlihat matanya yang sembab,ia mengambil tas nya dan hendak keluar dari kamar hotel tersebut,namun saat akan membuka pintu ada seseorang yang memeluknya dari belakang " riss maafkan aku"
"No.... jangan pergi ! aku tidak akan membiarkanmu pergi"
"kenapa??? " tanya Rissa
"karena aku mencintaimu ris, entah kenapa aku ingin selalu di dekatmu??" ucap David tetap memeluk Rissa dari belakang . Rissa memejamkan matanya ingin menangis.
"cinta kita tak mungkin bersatu kak,aku dan dirimu berbeda" jawab Rissa
__ADS_1
"cinta kita ? apakah kamu juga mencintaiku ris??"
Rissa tidak menjawab, "aku tidak peduli tentang status sosial ris ,keluargaku juga demikian" ucap david meyakinkan rissa
"aku takut kak, aku takut sakit hati lagi , jika aku menerima kakak kita pasti akan LDR , aku gak sanggup kak. lebih baik kakak cari yang lain yang setara dengan kakak, yang selalu di samping kakak"
David terdiam,Rissa melepaskan tangan David di pinggangnya dan beranjak pergi.
.
.ia kembali ke kamarnya , di saat membuka pintu kamar "Alhamdulilah ris ,Lo udah balik,maafin gw gak ngangkat telp Lo kemarin,Lo gak apa apa kan? Mister gak ngapa ngapain Lo kan??? " pertanyaan beruntun dari Anna untuk Rissa
Rissa hanya menggeleng.
"wajah Lo kenapa?Lo habis nangis??"
"gpp an "
"beneran Lo gak di apa apain kan sama David ???
Rissa tersenyum "gw gak apa apa an ,Lo kan bisa lihat sendiri gw masih utuh. "
"syukurlah ... sarapan yuk ".
__ADS_1
"bentar gw ganti baju dulu ya "
agar Anna tak curiga ,Rissa menerima ajakan Anna sarapan di restoran hotel,sebenarnya Rissa malas untuk keluar ,di karenakan tidak ingin bertemu dengan David.