
Di dalam wahana labirin,rissa kebingungan mencari jalan keluar. jalan yang di laluinya selalu saja jalan buntu. ia menghubungi anna tapi tidak ada jawaban,mengirim pesan pun tidak di balas.
"bismillah ... mudah mudahan ini benar jalan keluarnya" ucapnya mencoba jalan lain. rissa sampai di tengah tengah labirin. di tengah tengah tersebut terdapat air mancur dan tempat duduk. ia duduk sejenak di situ,sambil meminum sisa air mineral yang di belikan oleh Anna tadi. setelah itu ia mengeluarkan ponsel dalam tasnya ,tidak ada pesan apapun dari anna.
"an lo kemana sih ,gw sendirian, mana semua pada berpasangan disini" ucapnya pelan
kemudian ia bangkit dari duduknya.
"Clarissa" seseorang memanggil namanya. rissa yang merasa namanya di sebut berbalik badan,ia terkejut dengan apa yang dilihatnya. orang yang di rindukan ada di depan matanya .
"David..." ucapnya lirih
david berjalan ke arah rissa " hay Clarissa Kiehl, how are you baby??
"david.." bukannya menjawab ia malah menyebut nama david ,rissa langsung memeluk david.
"im fine, i miss you" ucap rissa
"i miss you too baby" jawab david. Kedua insan itu saling berpelukan,tak peduli dengan sekeliling.
"bukannya kamu sekarang akan pulang ke Germany kak??" tanya rissa melepaskan pelukannya
"No, I can't leave you " jawab david dengan tersenyum. Rissa membalas senyuman david.
__ADS_1
"ris .."
"iya kak" tatapan mata mereka bertemu,david ingin mengutarakan pesan sang mommy. ia genggam dengan erat tangan rissa.
"maukah kamu ikut denganku ke Germany??"
rissa terdiam ,mencerna permintaan david.
"gak mau ya??" tanya david lagi
"huh ,belum juga di jawab kak"
"hehheehe" david tertawa dengan ejekan rissa.
"jadi bagaimana?? tanya david lagi .
"mommy sangat ingin bertemu denganmu. Jikalau orang tuaku tidak menyukaimu aku akan selalu disisimu dan menjagamu. kuta berjuang sama sama ya"
rissa menarik nafasnya, "apakah kakak sungguh serius denganku??"
"apakah aku terlihat berbohong ris, tatap mataku, apakah ada kebohongan di mata ini?"
Rissa menatap mata david ,mengusap rahang tegas milik pria tersebut kemudian tersenyum.
__ADS_1
"aku percaya denganmu kak, mari kita berjuang bersama sama,aku harap kakak menepati janji kakak untuk tidak meninggalkanku" jawab rissa.
"aku janji sayang,akan aku buktikan itu" jawab david
"baiklah ,aku akan ikut kakak ke Germany" jawab rissa dengan tersenyum.
"serius??? Alhamdulillah..." jawab david
"kakak seorang muslim??" tanya rissa . david tersenyum dengan pertanyaan rissa. "ia kakak muslim,keluarga kakak semuanya muslim." jawab david. rissa menghela nafas,ia lega karena ternyata david seagama dengannya.
Di luar wahana , Anna dan samuel menunggu kedatangan duo bucin tersebut. "lama amat ya?? masak mereka mau camping di dalam labirin??" gerutu anna. Samuel mendengar ocehan anna pun menarik tangan anna setelah membayar makanan mereka.
"eh mau kemana??" tanya samuel
"daripada lo ngedumel lo lihat aja mereka lagi apa" ucap samuel.
"mau kemana??" tanya anna lagi
"kesitu" tunjuk samuel ke arah rumah untuk mengamati labirin dari atas. anna menepuk jidatnya "iyaya kan bisa di lihat dari situ,kok gw gak kepikiran" ucapnya pelan tapi terdengar oleh samuel.
"makanya jangan ngedumel terus,gak dapat solusi malah cepat tua" ucap samuel.
"hahahaha" anna tertawa mendengar ucapan samuel yang panjang kali lebar.
__ADS_1
sesampainya di atas mereka melototkan matanya.
"Anjir ... di tungguin daritadi malah berduaan di depan air mancur. Dasar bucinnnn" gerutu anna.