
Hari berlibur telah usai.Rissa kembali beraktivitas mengajar di sekolah.Hubungannya dengan David masih berjalan dengan baik.Mereka tetap menjalin komunikasi dan saling menyampaikan rindu. Pagi ini Rissa berangkat ke sekolah dengan mengendarai motornya.Tiba di sekolah Rissa bertemu dengan pak Arif yang baru saja keluar dari mobilnya. Rissa memalingkan wajahnya ,ia segera bergegas masuk ke ruang guru. Di saat itu akan menuju ruang guru,pak Arif mencekal tangan Rissa "riss tunggu" ucapnya
"ada apa pak??" tanya Rissa dengan melihat tangannya yang di pegang oleh pak Arif
"maaf" ucap pak Arif melepaskan tangannya yang masih menggenggam tangan Rissa.
"ada apa pak?" tanya Rissa lagi
"bagaimana kabarmu?" tanyanya
"baik pak" jawab Rissa
melihat pak Arif yang diam Rissa akhirnya berbicara " ada yang mau di tanyakan lagi pak,kalau tidak saya izin mau masuk ke ruang guru,permisi" ucap Rissa kemudian meninggalkan pak Arif.
setelah sampai di ruang guru Rissa seperti biasa akan menyiapkan materi pembelajaran. sebelum itu ia sempat membuka ponselnya,entah kenapa ia tiba tiba rindu dengan david. Ia mengirimkan pesan pada kekasihnya "selamat pagi sayang" tulisnya dalam benda pipih itu.
"eghem ,pagi pagi sudah ngebucin" ucap Anna yang duduk di samping Rissa.
__ADS_1
"biarin ,week" jawab Rissa .
bel berbunyi,waktunya Rissa untuk mengajar. sebelum menuju ke kelas ia melirik ponselnya,tidak ada balasan dari David.
"mungkin dia sibuk" batin Rissa
ia pun bergegas masuk kedalam kelas untuk mengajar.
David yang sibuk dengan pembangunan villa dan hotelnya tidak sempat untuk memberi kabar kepada Rissa. Seperti saat ini ia sedang meninjau langsung pembangunan villa yang akan selesai yang mungkin dalam Minggu ini akan di resmikan.
"hmmm" jawab David
"iya ya kok aku gak kepikiran kalau Rissa sudah mulai mengajar" ucapnya dalam hati.
"dasarbucin" batin Samuel.
David memandangi foto yang ia pasang sebagai wallpaper di ponselnya,yaitu saat ia melamar Rissa di pantai. Ia merasa sangat rindu pada kekasihnya. Setelah sampai di tujuan suara Samuel membuyarkan lamunan david.
__ADS_1
"kita sudah sampai tujuan pak"
"hmmm" jawaban David pada Samuel ,Samuel membukakan pintu mobil. David keluar dari mobil menggunakan kacamata hitam yang bertengger di hidungnya,wajah tegasnya begitu terlihat.
"bagaimana pembangunan villa?apakah ada halangan?" tanyanya pada pengawas pembangunan.
"tidak mister, semua berjalan dengan baik.pembangunan saat ini sudah 90% ,kalau mister ingin berkeliling mari saya antar"
"baiklah" jawab David
mereka pun berjalan berkeliling villa.David tidak ingin pembangunan villa ini mengecewakan. Oleh karena itu ia benar benar mengawasi pembangunan villa tersebut.
"di sini ada 5 kamar,ini kamar utama yang terhubung dengan kolam renang mister,ada beberapa ruangan sudah terisi dengan perabot" ucap pengawas tersebut
sebenarnya David sudah mengetahui desain villa tersebut, tp ia juga ingin mendengarkan orang kepercayaan nya itu untuk menjelaskan secara rinci. tiba tiba ponselnya berbunyi ada pesan dari orang tersayang yaitu mamanya.
"David ,kalau sudah tidak sibuk tolong hubungi mama" ucap mama david. ia membaca tanpa membalas nya David berfikir mungkin mamanya akan membahas hal yang sama lagi.
__ADS_1