
pagi hari di mansion david, Rissa sudah bangun setelah menunaikan sholat. Kemudian ia turun kebawah mencari dimana letak dapur berada. Ia mondar mandir tak tau arah hingga bertemu dengan kepala pelayan di mansion tersebut bernama pak Dom.
"Selamat pagi nona , ada yang bisa saya bantu?" ucap pak Dom
"Selamat pagi pak dom, saya sedang mencari daour tapi di sebelah mana ya?" ucap Rissa
"Dapur di sebelah sana nona , Apa anda ingin sesuatu?"
"ahh tidak .. saya hanya ingin memasak makanan untuk sarapan" ucap Rissa.
"sarapan sedamg di siapkan oleh koki mansion ini nona, nona tidak perlu ke dapur"
"oo kalau begitu aku ingin membantunya, aku bosan jika harus berdiam diri pak Dom" ucap rissa.
"tapi nanti tuan pasti memarahi kami nona"
"tidak akan , saya akan bertanggung jawab" ucap rissa. Pak dom hanya menghela nafasnya. Calon istri tuannya ini sepertinya orang yang baik berbeda dengan mantan tuannya dulu.
Setelah sampai di dapur , Koki dan beberapa pelayan membungkukkan badannya memberi hormat.
__ADS_1
"ada yang bisa saya bantu nona?" tanyanya
"saya ingin membantu kalian di dapur, saya merasa bosan di kamar" ucap Rissa. Sang koki menatap kepala pelayan dibalas dengan anggukan kepala. Rissa membantu koki tersebut dengan beberapa pelayan lain. Ia pun juga banyak bertanya tentang makanan kesukaan david dan makanan yang terkenal di negara itu. Asyik bercengkrama ia tak sadar jika david sedang melihatnya. Dabid menyuruh para pelayan dan koki untuk meninggalkan tempat tersebut. Rissa yang saat itu sedang menata makanan di piring terkejut karena pinggangnya di peluk seseorang dari belakang.
"good morning sayang" ucap david sambil mengecup pipi rissa .
"good morning, kamu sudah bangun sayang?"
"iya , aku mencarimu baby" ucap david mendusel di ceruk leher rissa. Rissa yang kegelian membalikkan badannya. "ishh geli sayang" ucap rissa. " kamu mandi dulu deh sayang ,habis itu sarapan" ucap rissa.
"mandiin .." bisik david
"dasar mesum" rissa mengoleskan saos tomat di pipi david . David pun tertawa dan membalas rissa dengan mengoleskan pipi rissa dengan saos tomat .
Selesai memasak rissa, rissa bergegas ke kamarnya. Sesampainya di kamar, rissa hendak berganti pakaian nya ia mencari di mana kopernya berada.
"lahh .. koperku dimana? perasaan tadi masih ada di sini deh" ucapnya.
"coba aku tanya david deh"
__ADS_1
Tokk ..
tokkkkk... Tidak ada jawaban , rissa pun membuka pintu kamar david yang ternyata tidak di kunci.
"Assalammualaikum.." ucapnya seperti akan memasuki rumah hantu 😄. Rissa terpukau dengan interior kamar david yang luas dan bernuansa hitam putih tersebut. Kamar dengan fasilitas yang lengkap .
"sayang... kamu dimana?" teriak rissa. Suara gemericik air di kamar mandi menandakan bahwa david sedang mandi.
"Oo masih mandi ,aku tunggu di sini aja" ucap rissa duduk di sofa yang ada di kamar david.
ponsel david yang di letakkan di ranjang berbunyi ,rissa berdiri dari duduknya dan melangkah kearah ranjang tersebut "samuel? angkat gak ya?" ucap rissa. Kemudian ia mengangkat telepon tersebut.
"Hallo bos,gue sekarang di bawah bos" ucap samuel.
"hallo sam ,ini aku rissa. mas David sedang mandi" ucap rissa.
"haaa .. masak iya bos udah unboxing duluan?" ucap samuel lirih pikirannya sudah kemana mana.
"hallo sam" ucap rissa
__ADS_1
"oo ya ris ,nanti bilang aja ke dia kalau gw udah datang" ucap samuel kemudian mematikan teleponnya.
"yang satu mesum yang satu aneh" gerutu Rissa. Rissa tidak menyadari jika david sudah selesai dengan ritual mandinya hingga david pun berbisik "mesumku cuma sama kamu baby" . Rissa merinding dan terkejut kemudian ia berbalik badan. David yang selalu tergoda dengan rissa langsung menyambar bibir pink rissa ,hingga membuat rissa memukul dadanya .