Suamiku Pria Bule

Suamiku Pria Bule
Episode 47


__ADS_3

Tiba di restoran, david membukakan pintu mobil untuk rissa begitupun samuel. Mereka berjalan bergandengan.


"isshht .. kok lo gandeng tangan gw sih" ucap Anna


"biar sama kayak mereka, lo gak pengen?? kemarin di gandeng juga mau aja gitu." goda samuel. Anna berusaha melepaskan tangan samuel ,akan tetapi samuel tetap menggenggam tangannya.


"duhh.. pingsan boleh gak ya? batin Anna.


Mereka sampai keruangan VIP yang sebelumnya sudah di pesan. Pelayan pun datang menghampiri mereka. Setelah memesan makanan,mereka pun saling mengobrol.


"egheemm..." deheman rissa,mengagetkan Anna yang tangannya masih di pegang oleh samuel.


"sayang, kalau asisten kamu punya pacar di bolehin gak?" bisik Rissa pada david. David pun menoleh kearah rissa "tentu boleh baby ,itu hak dia,, kenapa tanya gitu hemm?"


"lihat deh sayang , mereka berdua gandengan terus,kayaknya ganti kita deh yang jadi obat nyamuk" sindir rissa pada samuel dan Anna. David hanya tersenyum kemudian mencium pipi rissa. "kamu pengen ya,sini tangannya" ucap david


"ihhst gak gitu juga maksudnya sayang" ucap Rissa tersipu.


"ya ampun .. kalau ngebucin jangan di depan para jomblo dong" ucap Anna


Rissa dan david tertawa. " makanya biar gak jomblo mending jadian deh" jawab rissa

__ADS_1


"pengennya juga gitu ris" ucap samuel. Anna menoleh kearah samuel. Semenjak ia sering berkomunikasi dan jalan bareng samuel ia jadi lebih mengerti sedikit tentang samuel dan rasa nyaman mulai muncul di dalam hatinya.


"nih ada bunga, buat nyatain cinta" goda rissa memberikan bunga mawar yang ada di vas meja rumah makan tersebut. Samuel pun menerima bunga dari rissa.


"kau memalukanku sam, apa uangmu sudah habis sehingga tidak bisa beli bunga yang bagus" sindir david


"sorry pak bos ,dadakan" jawab samuel.


"Anjir jantung gw semakin gak normal" Batin Anna. Kemudian samuel meraih tangan Anna, Anna pun menoleh. " An gw cinta sama lo ,entah sejak kapan perasaan ini. Gw nyaman di sisi lo an, Would you be my lover?. ucap Samuel . Anna menoleh kearah rissa dengan berkaca kaca ,rissa hanya menganggukan kepalanya. Rissa juga ingin Anna membuka lembaran baru dari penghianatan kekasihnya dulu.


"i want to" jawab Anna kemudian menerima bunga tersebut dan memeluk samuel. David dan rissa pun tersenyum dan mengucapkan selamat.


"jadi makan malam ini lo yang bayar sam" ucap david


kemudian pesanan mereka datang. mereka menikmati makanannya.


"sayang cobain deh ,ini enak lo?" ucap rissa ,menyuapi david.


"iya baby, makanan di Indonesia memang the best". Malam ini benar benar makan malam yang romantis bagi mereka berempat.


"an apa lo gak mau ikut kami ke Germany ?" tanya david

__ADS_1


"gak ah ,jauh .. pekerjaanku banyak banget. Lagian 2 hari lagi kan kalian sudah berangkat,mana bisa izin mepet gitu" ucap Anna. David hanya menganggukan kepalanya.


"ris boleh gw pinjam Anna? gw mau jalan jalan dekat sini, janji gak lama"


"mau kemana kak?" tanya Anna


"ada yang mau gw omongin an,mau ya?" ucap samuel.


"iya gpp ,kalian pergilah. Nanti kalau sudah perjalanan pulang hubungi gw , biar kita pulangnya bareng."


"oke ,thanks you " ucap samuel


"heh.. bayar dulu makanannya!" ucap david


"ini juga baru berdiri pak bos" ucap samuel kemudian menuju kasir membayar makanan mereka.


"ishh sayang ,kamu ini suka banget ngerjain samuel. Apa kamu sudah gak bisa bayar makan sayang?" ucap Rissa.


"aku suka ngerjain dia baby , kan sekali kali aja. Kalau masalah bayar uangku masih banyak baby,mau beli restorannya pun bisa" jawab david


"idih..sombong amat" ucap Rissa kemudian berdiri dan keluar dari restoran tersebut.

__ADS_1


"eh.. tunggu baby " ucap david kemudian mengejar Rissa.


__ADS_2