Suamiku Pria Bule

Suamiku Pria Bule
Episode 28


__ADS_3

jam sudah menunjukkan pukul 23.00, di karenakan sudah lelah mereka berniat kembali ke kamar masing masing,sebelum itu David menarik Rissa ke suatu tempat.


"mau kemana sayang??"


"ada sesuatu yang mau aku sampaikan" jawab David.


mereka justru sampai di kamar presiden suite milik David.


"sayang kamu jangan macem macem ya ,ngpain kesini !" ucap Rissa dengan was was


"tenang sayang ,aku gak akan ngapa ngapain kamu,aku cuma mau ambil ini aja" sambil menunjukkan kotak beludru bewarna merah.


"untukku ??" tanya Rissa


"iya sayang ,terima kasih sudah hadir di hidupku ,meskipun perkenalan kita singkat aku ingin kita terus bersama" ucap David


Rissa yang terharu memeluk David dengan erat ,ia tak menyangka seorang bule tajir pinter juga ngegombal.


"buka dong sayang" ucap David.


kemudian Rissa membuka kotak tersebut, mata Rissa berbinar seakan tak menyangka ia akan di beri sebuah kalung yang sangat indah,tentu harga kalung tersebut pasti mahal.


"benarkah ini untukku sayang? so beautiful! "


"iya sayang ,secantik dirimu" ucap David

__ADS_1


kemudian David memakaikan kalung tersebut di leher rissa,setelahnya Rissa menatap dirinya di cermin kamar David.


"terima kasih sayang" ucap Rissa


"sama sama sayang" jawab David dengan melingkarkan tangannya di pinggang ramping Rissa. kepalanya ia letakkan di bahu Rissa dengan mencium aroma rambut Rissa. Rissa melepas kan pelukan David dan memutar tubuhnya menghadap kekasihnya.


"bolehkah aku bertanya sesuatu??"


"of course, mau tanya apa sayang?"


"apakah kau punya kekasih di negaramu sayang??"


David menarik nafasnya sebelum menjawab pertanyaan Rissa.


Rissa terkejut dengan pengakuan David.


"kenapa ??" tanyanya


"ia menderita leukimia sejak usianya 25 tahun "


"berarti usia kalian tidak terpaut jauh ya, terus kenapa kamu memilihku yang jelas jelas masih muda??" pertanyaan konyol keluar dari mulut Rissa


"bukan karena usia aku memilihmu sayang , aku merasa nyaman ,merasa bahagia saat di dekatmu ,entah apa .. mungkin karena doaku sudah di jawab oleh Tuhan"


"emang doanya apa ??" tanya Rissa sambil tersenyum ,ia ingin menggoda David agar tidak sedih mengingat calon tunangannya yang telah meninggal.

__ADS_1


"doaku adalah punya istri orang Indonesia ,seperti papaku yang memilih mamaku menjadi pendamping hidupnya"


"Aminn , asal kamu tau ya sayang aku juga berdoa sebelum aku berangkat study tour ke Bali "


"benarkah ?? bolehkah aku tau isi doamu sayang?" jawab David sambil tersenyum


"aku berdoa semoga jodohku orang bule ,hahahaha" Rissa tertawa mengingat doa tak sengaja itu,ternyata di kabulkan oleh Tuhan.


David pun menarik hidung Rissa sangking gemasnya.


"duhh kok di tarik sih sayang,iya iya aku akui hidungku memang pesek" gerutu Rissa


"kamu menggemaskan sayang" ucap David .


tatapan mereka bertemu ,David yang melihat bibir merah Rissa mendekatkan wajahnya kemudian menempelkan bibirnya ke bibir Rissa. tak ada penolakan dari Rissa, David menyesap bibir tersebut dan menggigit pelan agar Rissa membukanya. Dan akhirnya terjadi ciuman panas di dalam kamar tersebut. Tangan David melepaskan resleting di punggung Rissa,belum terbuka semua Rissa langsung sadar jika hal itu salah.


"sayang ..." ucap David yang di selimuti gairah


"jangan David ini salah , kalau kamu memang mencintai aku, jagalah aku,minta aku ke keluargaku dengan baik baik". ucap Rissa


David menyugar rambutnya ,ia pun meminta maaf kepada Rissa.


"sini aku benerin resleting di punggung kamu sayang"


Rissa tak menjawab. kemudian David memutar tubuh Rissa dan membetulkan resleting baju yang di kenakan Rissa

__ADS_1


__ADS_2