SURAT PENYEMANGAT

SURAT PENYEMANGAT
Awal R.K bertemu Dara


__ADS_3

Dibandara Suekarno - Hatta.


Seorang pemuda tampan, gagah, berwibawa dan juga ramah. Dan mampu membuat para gadis jatuh hati kepadanya karena ketampanannya.


Dia adalah Reyhan Kurniawan anak sulung dari pasangan suami istri Ratih dan Herlambang.


Reyhan baru saja pulang dari Amerika, sudah satu tahun dia berada di Amerika untuk mengurus anak cabang perusahaan ayah nya yang bermasalah disana.


Sebenarnya dia datang ke Amerika, jika anak perusahaan ayahnya sedang ada masalah, atau jika ada pertemuan penting antara para pemegang saham. Maka perusahaan yang di Amerika Reyhan percayakan kepada pamannya adik dari mendiang ayah nya.


Reyhan paling lama dia di Amerika hanya satu atau dua tiga hari, paling lama pun hanya satu minggu reyhan berada di Amerika. Tetapi kali ini dia berada di Amerika sangat lama karena sudah dua tahun ini dia berada di Amerika, karena dia harus menyelediki kasus kematian ayahnya. Dan ternyata yang menyebabkan kematian ayahnya tak lain adalah rekan kerja ayahnya. Ayah Reyhan meninggal karena kecelakaan saat sedang memantau perusahaan yang di Amerika.


Karena Reyhan belum percaya akan kecelakaan yang menyebabkan ayahnya meninggal, jadi Reyhan terus menyelidiki kasus kecelakaan ayahnya. Filing Reyhan ayahnya meninggal murni bukan kecelakaan tunggal, tetapi kecelakaan yang sudah direncanakan. Maka dia membutuhkan waktu yang lama untuk menuntaskan kasus kematian ayah nya.


Dan sekarang semua usaha Reyhan untuk mengungkap kematian ayahnya menemukan titik terang, yang ternyata kecelakaan yang dialami ayahnya adalah hasil sabotase dari rekan kerja ayah Reyhan yang kalah saing dengan perusahaan ayah Reyhan.

__ADS_1


Setelah urusannya di Amerika selsai, kini saatnya Reyhan pulang ke indonesia. Karena dia juga harus mengurus perusahaan induknya yang berada di Indonesia, selama Reyhan di Amerika, asisten pribadinya lah yang mengurus semua pekerjaan Reyhan selama Reyhan berada di Amerika.


Disinilah sekarang Reyhan berada, berdiri didepan sebuah butik tempat bundanya, mengembangkan hobi dan cita-cita bundanya, sebuah butik hadiah dari mendiang ayahnya untuk sang bunda, disaat ulang tahun pernikahan ayah bundanya yang ke dua puluh tahun.


Kepulangan Reyhan ke indonesia tanpa diketahui sang bunda dan adik perempuan satu-satunya. Karena Reyhan ingin memberi kejutan kepada dua wanita yang amat dia sayangi, bunda dan adiknya. Reyhan tau bahwa saat ini sang adik sedang berada di butik bersama bundanya, karena Bram asisten pribadi Reyhan sudah memberitahukan keberadaan sang bunda dan adiknya, kebetulan juga hari ini adiknya sedang tidak ada mata kuliah.


Dengan langkah pasti Reyhan perlahan memasuki butik bundanya, di ikuti asisten pribadinya sekaligus orang kepercayaannya yaitu Bram Sebastian.


Bram adalah sahabat Reyhan dari masa putih abu-abu, dan sampai memasuki kuliah yang sama dan sama-sama mengambil jurusan bidang bisnis, maka dari itu Reyhan menawarkan pekerjaan untuk Bram menjadi asistennya.


Saat ini aku berada di depan butik bunda untuk, memberi kejutan kepada bunda dan juga Revi adikku. Mereka tidak tahu bahwa hari ini aku pulang dari Amerika, memang sengaja aku tidak memberi tahu mereka, karena aku ingin memberi kejutan kepada bunda dan Revi.


Bram juga sudah aku wanti-wanti untuk tidak memberitahukan kepulangan ku kepada bunda dan Revi.


Saat aku melangkah memasuki butik bunda, kedatanganku dan Bram disambut seorang perempuan. Kurasa dia karyawan bunda yang baru. Karena yang aku tahu dulu karyawan bunda hanya mbak sarah, yang sekarang menjadi kakak sepupuku karna dia telah dipersunting kakak sepupuku Ferdi.

__ADS_1


"Selamat siang dan selamat datang di butik Ratih Fashion, ada yang bisa saya bantu mas?" ucap perempuan itu dengan senyum yang manis.


Imut dan manis pikirku. Aku tidak langsung menjawab ucapannya, aku memindai wajah nya yang masih muda. Wajah yang imut dan senyum yang manis dengan dua lesung di pipi kanan kirinya.


Entah ada apa dengan diri ku ini hanya melihat wajahnya, jantungku berdebar.


Baru kali ini aku merasakan sebuah getaran yang aneh saat memandang wajahnya, apa lagi baru sekali melihatnya sudah membuat jantungku berdebar.


Lamunanku buyar saat Bram berdehem dan menyenggol lenganku dengan sikunya, kulihat wajah perempuan di depanku , dia terlihat bingung saat melihatku bengong sambil menatapnya.


"Saya ingin bertemu dengan bu Ratih" jawabku dengan memandangnya seakan enggan berpaling darinya.


"Oo..mau bertemu bu Ratih, apa sebelumnya mas-mas ini sudah membuat janji dengan beliau?" tanya nya, tetapi aku malah terfokus dengan bibir nya saat berbicara bibir yang tipis dan warna pink.


"Saya belum membuat janji temu dengan bu Ratih, kedatangan saya kesini ingin memberi kejutan dengan bunda saya" jelas ku.

__ADS_1


Bersambung ..


__ADS_2