
Siapa yang tidak mengenal pasangan satu ini, Naira dan Felix yang memiliki sifat berbanding balik dengan sifat suami dan sekarang sudah di karuniai seorang putra yang sangat tampan.
Dirgantara Putra Pratama Buffett, bocah kecil yang sekarang sudah berusia 5 tahun yang tumbuh menjadi anak yang tampan di usia belia.
Kasih sayang tidak pernah pernah kurang Naira dan Felix berikan, bahkan Naira rela mengakhiri karir demi menjadi seorang istri dan ibu yang baik buat keluarga kecil mereka.
Dan di sinilah mereka di kediaman mereka, jika keluarga mereka semua tinggal di kursi Indonesia maka Felix tetap pada tempat tinggal di Indonesia.
"Honey, ayo sarapan " teriak Naira yang memenuhi seisi ruangan.
Sudah seperti di gua Naira berteriak untuk mengajak sarapan, memang Naira Barbar tidak bisa hilang sama sekali.
Dirga dan Felix turun dengan pakaian yang sudah siap dengan seragam mereka masing-masing.
"Honey, sayang ayo kita sarapan " ajak Naira.
"Mommy, kenapa selalu berterima seperti orang hutan saja " ucap Dirga membuat Felix hanya menggeleng tapi tidak protes toh benar, mereka benar-benar sudah seperti orang hutan di mansion ini.
__ADS_1
Naira yang mendengar perkataan sang putra tersenyum geli, putra sudah seperti tidak kenal dia saja yang begitu bar-bar ini.
"Sayang, mommy kan selalu begini " jawab Naira tanpa dosa.
Dirga hanya memutar mata jengah atas jawaban mommy tercinta, belum lagi jika bertemu aunty di sana sudah jangan di tanya bagaimana hebohnya jika di mansion grandma.
"Jangan datar-datar sayang nanti seperti Daddy yang sudah seperti kulkas sepuluh pintu " jawab Naira sambil melirik ke arah suami yang datar seperti kenebo kering.
"Tapi kau suka kan? " kawan Felix membuat Naira mengangguk cepat.
"Tuh sayang liat mommy mu " lanjut Felix.
"Sarapan di mulai " ucap Felix langsung dari pada sang putra tidak selera.
Sarapan berjalan dengan hikmat dan setelah selesai Dirga dan Felix berangkat, sebelum itu Felix harus mengantar sang putra ke sekolah baru ke kantor meninggalkan Naira seorang diri.
"Apa yang aku lakukan setelah ini " ucap Naira saat dua orang pria kesayangan sudah berangkat.
__ADS_1
Sekarang meninggalkan Naira dan para asisten yang sibuk dengan urusan mereka masing-masing.
Akhirnya Naira menemukan ide, Naira langsung mengotak-atik ponsel mencari nomor seseorang di sebrang sana.
"Hello, bestie ku eh adik ipar ku ternyata " ucap Naira pada Fiona di sebrang sana hang masih dengan wajah bantalnya.
Jangan di tanya lagi Fiona pasti baru bangun tidur di sana, waktu Indonesia lebih cepat dari new York 7 jam jadi tidak heran jika Fiona masih wajah bantalnya.
"Kenapa kau ganggu tidurku Kaka ipar " kesal Fiona.
"Aku bosan, pulang lah ke Indonesia " ucap Naira .
"Akan aku pikirkan, aku mau lanjut tidur " ucap Fiona langsung mengakhiri sambungan telpon membuat Naira kesal, dasar adik ipar satu ini padahal Naira belum selesai bicara tapi sudah di akhir saja panggilan.
"Dasar Fiona, apa yang harus ku lakukan " ucap Naira dengan bosan nya.
Dari pada bosan Naira melihat perkembangan model yang sekarang semakin berkembang pesat atas bakat mereka, sudah lama sekali Naira setelah menikah Naira benar-benar mengakhiri karir nya.
__ADS_1
"Tenyata nama model ku berkembang pesat " kagum Naira.
Tidak terasa Naira menghabiskan waktu dengan memainkan ponsel sudah 2 jam dan Naira akhiri karena mata mulai ngantuk sekarang.