Sweet Baby

Sweet Baby
part 16


__ADS_3

Jika di kediaman Felix mereka masih bingung dengan perubahan Naira hari ini, maka di new York mereka harus pulang dengan tingkah laku buah kecil yang begitu luar biasa barbar yang membuat Fiona pening.


Buah memang tidak jauh dari pohonnya, walupun sudah berusia 4 tahun tapi bukan Clara namanya jika tidak menguji kesabaran mommy tercinta.


"Carolina hentikan, ya ampun nanti Daddy marah " ucap Fiona yang sudah mau frustasi dengan tingkah laku sang putri.


Carolina yang makan selesai membawa es krim, kue, belum lagi jus dan tidak hanya itu hampir semua isi kulkas Carolina keluarkan membuat Fiona pening, belum lagi sampah yang berserakan membuat Fiona pening.


"Mommy jangan marah-marah nanti cepat tua " jawab Carolina yang membuat Fiona melongo, ayolah Carolina mommy mu yang cantik jelita sejagat dunia Maya ini belum tua bahkan masih cantik begini di hilang cepat tua.


"Ya ampun kenapa kau pandai sekali menjawab " Cicit Fiona tapi masih di dengar oleh Carolina yang asik mengunyah makanan.


"Carolina anak yang cerdas itu sebabnya Carolina bisa jawab " ucap Carolina.


Memang Fiona akui di usia yang masih 4 tahun Carolina begitu lancar berbicara seperti orang dewasa yang membuat mereka harus hati-hati saat membahas sesuatu yang sensitif dan akan mengundang pertanyaan yang kritis oleh Carolina yang kelewat batas cerdasnya.


"Bagus, sepertinya mommy ingin pulang saja ke Indonesia " celetuk Fiona.

__ADS_1


"Apa, mommy mau pulang ke Indonesia, mau ketemu Kakak Dirga horeee " girang Carolina yang mungkin sudah merindukan Dirga di seberang sana.


"Siapa mau pulang? " tanya Zack yang datang dari arah depan dan saat itu dia terkejut melihat banyak makanan berserakan seperti orang yang makan untuk satu rumah saja.


"Daddy, ayo kita packing Carolina mau ketemu Kaka Dirga " ucap Carolina.


"Kapan? " tanya Zack di


"Secepatnya " jawab Fiona.


"Besok mommy " protes Carolina yang sudah kebelet pulang bukan kebelet kawin.


"Baby tidak sibuk? " tanya Fiona yang paham betul jika kesibukan Zack yang tiada hentinya.


"Sibuk, biar lah Wilson yang urus kasian Carolina yang merindukan Kakak nya " jawab Zack.


"Aku harus ajak mommy pulang biar kita kumpul di sana " ucap Fiona memberi ide dan tanpa pikir panjang Fiona langsung menghubungi mommy tercinta di seberang sana hang entah apa yang di lakukan yang jelas jangan buat adik itu yang tidak di inginkan olehnya.

__ADS_1


***


Di Eropa, Aqeela yang sedang menonton televisi bersama suami tercinta yang sibuk dengan laptop di pangkuan tiba-tiba ponsel Aqeela berdering membuat Aqeela menghentikan fokus pada film yang dia tonton.


"Siapa mommy? " tanya Werren.


"Fiona dad " jawab Aqeela langsung menekan tombol hijau dan tidak lupa untuk mengaktifkan speaker biar Werren bisa mendengar apa yang Fiona bicara di seberang sana.


"Hello mommy Fiona yang cantik jelita tapi lebih cantik Fiona, sedang apa di sana? " teriak Fiona membuat Aqeela refleks menjauhkan ponsel karena sudah di speaker membuat teriakan Fiona tambah nyaring.


"Mommy sedang nonton sama daddy, ada apa? " tanya Aqeela dengan nada cudes.


"Mommy sedang PMS ya galak sekali " ucap Fiona.


"To the point Fiona " marah Aqeela yang sedang fokus pada film yang di tonton dan semakin tegang karena mereka sedang saling menembak


"Besok mau ke Indonesia, mommy harus pulang juga kita kumpul di sana Carolina merindukan Dirga " ucap Fiona .

__ADS_1


"Okeh " jawab Aqeela cuek sekali, tidak ada penolakan sama sekali membuka Fiona kesal dia sudah bicara panjang lebar tapi malah di jawab singkat membuat Fiona jadi kesal.


"Awas saja jika tidak pulang, Fiona mau packing barang byyy " ucap Fiona sebelum mengakhiri panggilan mereka, bahkan belum juga di jawab oleh Aqeela panggilan sudah terputus membuat Werren yang mendengar itu hanya menggeleng.


__ADS_2