
Suasana di pagi hari di kediaman Felix sudah heboh oleh Naira ingin belanja tapi sudah ingin pergi ke luar kota.
"Sayang kita hanya pergi belanja bukan ingin ke luar kota " ucap Felix melihat Naira yang begitu serius makeup tidak seperti biasanya yang malas untuk berhias terlalu berlebihan jika ingin keluar tapi akhir-akhir ini Naira benar-benar berubah.
"Aku harus cantik baby, masak iya nanti orang lihat jika seorang istri Felix putra Buffett jelek nanti kan baby jadi malu " jawab Naira yang membuat Felix hanya bisa diam.
Tidak ada yang salah tapi Naira sudah dari dulu cantik bagaimana bisa jelek yang ada cantik natural yang membuat Felix tambah cinta.
Jika Naira tahu bisa-bisa terbang melayang mendengar jika dia di puji oleh suami tercinta, Felix memang bukan pria yang romantis yang setiap hari atau pun setiap detik mengucapkan kata cinta tapi Felix lebih pada sikap dan perlakuan untuk mengungkapkan perasaan.
"Baiklah, Baiklah apa perlu pakai dress yang lebih cantik dan mahal baby " ucap Felix membuat Naira mengehentikan pergerakan mempertimbangkan apa yang di katakan oleh suaminya dan refleks memperlihatkan penampilan yang jika di pikir-pikir ini dress sudah setahun yang lalu.
"Baby, apa dress ini jelek? ini dress lama Naira mau ganti saja yang baru " ucap Naira membuat Felix melongo.
Benar-benar ganti semoga saja Naira tidak menggunakan dress atau gaun pesta yang bisa saja merepotkan mereka untuk belanja.
"Daddy, mommy ayo sarapan nanti Dirga terlambat sekolah " ucap Dirga di balik pintu kamar mereka.
Felix yang mendengar itu langsung membuka pintu dan melihat wajah kesal sang putra yang mungkin sudah menunggu terlalu lalu.
"Sebentar lagi Daddy dan mommy akan turun, Dirga tunggu di bawah ya " ucap Felix
"Jangan lama-lama Daddy" pesan Dirga yang langsung di anggukan Kepala oleh Felix.
__ADS_1
Selesai Dirga menyelesaikan ucapan Dirga langsung turun ke lantai bawah seperti apa yang di katakan oleh Daddy.
Saat itu Naira sudah selesai dengan urusan ganti pakaian yang dress yang lebih enak di pandang begitu feminim bukan yang sebelumnya tidak sopan tapi kali ini lebih longgar biar tidak menimbulkan gairah pria melihat tubuh seksi Naira.
"Bagaimana yang ini Baby? " tanya Naira sedikit berputar.
"Cantik sayang, ayo kita turun Dirga akan terlambat berangkat sekolah nanti " ucap Felix mengingatkan pada istrinya yang rempong hari ini
"Ayo baby, nanti putra kita marah lagi " ucap Naira yang langsung mengambil tas dan tidak lupa untuk memasukan dompet dan ponsel di dalamnya.
Mereka berjalan beringin seperti pengantin baru saja tidak bisa pisah, Dirga yang menunggu di ruang keluarga saat mendengar langkah kaki seseorang langsung melihat ke asal suara.
"Sayang ayo kita sarapan nanti kau terlambat " ajak Naira.
Tidak ada drama saat sarapan berlangsung dan saat selesai sarapan mereka langsung berangkat ke sekolah mengantar Dirga untuk menuntut ilmu. Dan setelah menempuh perjalanan sekitar 20 menit akhirnya mereka sampai di depan sekolah di mana Dirga belajar.
"Belajar yang rajin ya sayang, nanti mommy jemput " pesan Naira sebelum Dirga masuk ke area sekolah.
"Baik mommy, Dirga masuk dulu by Daddy mommy " pamit Dirga.
"By sayang " jawab mereka bersamaan.
Dirga belajar dengan cool menuju kelas, walau pun Dirga masih sangat kecil tapi pesona yang di miliki oleh Dirga tidak main-main membantu murid perempuan senyum-senyum sendiri.
__ADS_1
"Hi Tampa, perkenalkan aku Winda " ucap bocah kecil wanita yang mungkin saja seumur dengan sepupunya Carolina di new York.
Dirga hanya melihat uluran tangan wanita bernama Winda entah berasal dari kelas mana yang jelas Dirga tidak merespon dan lebih memilih berlalu begitu saja.
Winda yang melihat kepergian Dirga begitu kesal, bahkan dia sampai menghentakkan kaki karena geram dengan respon yang dia dapat.
"Dia jahat sekali, aku akan adukan pada mommy nanti " rajuk nya.
Anak sekecil Winda tidak heran jika masih mengaduk sesuatu pada orang tuanya tapi yang tidak wajar jika orang tua mengajarkan yang tidak-tidak pada anak mereka.
Dirga yang masuk kelas melihat banyak teman yang sudah sampai termasuk Aurora yang selalu menyendiri membuat Dirga heran dengan dirinya yang tidak bermain-main ke sana kemari.
"Matanya mirip seseorang, tapi siapa? " ucap Dirga membatin saat di perhatikan dengan seksama wajah Aurora mirip seseorang yang tidak asing bagi Dirga tapi siapa.
Dirga terus memutar otak untuk mengingat siapa yang di maksud tapi nihil Dirga masih belum menemani yang di maksud, mungkin Dirga pernah bertemu sesekali jadi sulit untuk Dirga ingat.
"Akan aku tanya mommy nanti " lanjut Dirga.
Jika dia bertanya pada Daddy pasti tidak tahu, tahu sendiri jika Felix itu datar dan tidak ambil pusing dengan orang luar jika mommy beda, dan kemarin juga mommy terus bertanya tentang Aurora padanya yang Dirga tidak tahu tentang Aurora.
Okeh, fix dia akan bertanya nanti dengan mommy atau mencoba mengingatkan diri tentang Aurora yang mirip siapa.
Kira-kira siapa ayah dari Aurora?
__ADS_1