
"Sayang apa benar ini kau? " tanya Felix yang di anggukan kepala oleh Dirga yang merasa aneh dengan perubahan pada mommy mereka.
Naira yang di tanya demikian malah mengangguk dengan cepat meyakinkan bahkan benar ini dia bukan mahluk astral.
Dirga dan Felix saling kandang dengan kebingungan yang ada, secara makan dalam waktu bersama dan hanya menghitung jam tapi Naira sudah makan sebanyak itu.
"Benar Daddy, dia mommy Dirga " cicit Dirga yang masih di dengar oleh Naira.
"Iya sayang, tolong cubit Daddy mungkin Daddy mimpi " ucap Felix yang belum juga di cubit oleh Dirga sudah lebih dahulu di cubit oleh Naira dengan senyuman manisnya.
"Sakit Daddy? " tanya Dirga yang melihat mommy mencubit lengan kekar Felix.
"Sakit " jawab Felix.
Sungguh mereka masih tidak percaya dengan apa yang melihat saksikan saat ini, masih terasa mimpi bagi mereka tapi nyata.
"Mommy sudah kenyang, ayo pulang eh Daddy yang bayar ya " ucap Naira langsung pergi saja membuat Felix langsung mengeluarkan uang satu lembar seratus di atas meja.
"Mang uang di atas meja " ucap Felix.
__ADS_1
"Eh, tunggu tuan itu kebanyakan " panggil Mamang bubur ayam
"Ambil saja mang " teriak Felix karena putra dan istrinya sudah masuk mobil terlebih dahulu.
"Terima kasih " jawab mamang yang pasti tidak di dengar oleh Felix yang sudah pergi.
***
Sedangkan Naira dan kedua orang pria kesayangan masih tidak percaya, apa lagi Naira yang sibuk dengan ponselnya bukan mengirim pesan tapi malah cek makanan yang bisa saja di pesan di kediaman mereka.
"Mommy pesan makanan lagi? " tanya Dirga saat melihat mommy mengklik salah satu makanan.
"Tidak apa, memangnya asisten tidak masak? " tanya Felix kembali.
"Tidak, mommy larang mommy suka mual jika mencium aroma rempah " jelas Naira yang merasa tidak enak badan akhir-akhir ini.
"Sayang mual, sudah berapa lama? ayo kita periksa ke dokter siapa tahu ada sweet baby di dalam sana " ucap Felix yang begitu bahagia.
Naira yang melihat perubahan wajah Felix jadi merasa cemas, takut jika sesuatu yang di hadapan kan tidak ada padahal Naira juga sudah lama menunggu kehadiran bayi selanjutnya.
__ADS_1
"Pasti hanya mual biasa honey, nanti kita berusaha lagi siapa tahu jadi " jawab Naira.
"Siap, laksanakan " jawab Felix.
Tuh kan, hanya Niara yang bisa mengubah Felix menjadi pria mesum kalau sudah bahas produksi baby juga paling cepat bahkan tidak ada penolakan sama sekali.
Dirga yang duduk di Bangku penumpang hanya diam saja fokus pada iPad yang sudah di kembalikan oleh daddy, dia tidak mengerti apa yang di bahas oleh kedua orang tua itu sebabnya dia fokus pada iPad.
Pulang kerja yang Seharusnya pukul 5 dan paling lambat sampai pukul 6 sore kali ini lebih lama karena Naira ingin belanja stok buah yang katanya sudah menepis.
"Selamat datang kembali tuan, nyonya " sambut asisten melihat kedatangan mereka.
"Terima kasih bibi, ini tolong di cuci habis itu simpan " ucap Naira memberikan hasil belanjaan mereka
"Ih iya saya pesan makanan tadi dan sudah di bayar tinggal ambil saja, satu box buat saya 3 box untuk kalian bagi-bagi " ucap Naira
"Baik nyonya terimakasih kasih " ucap bibi lagi.
"Sama-sama" jawab Naira.
__ADS_1
Setelah tidak ada lagi yang ingin di bicarakan akhirnya mereka naik ke lantai atas untuk memberikan diri masing-masing dan akan turun saat ingin makan malam yang ternyata saat Naira lihat sudah ada makanan yang tersaji dan untung saja makanan yang tidak biasa jadi membuat Naira tidak mual.