Sweet Baby

Sweet Baby
part 13


__ADS_3

Felix merenggangkan otot yang terasa ngilu habis meeting Felix langsung melanjutkan pekerjaan dan sekarang tidak terasa sudah waktu pulang kerja.


Felix melihat ke arah ruang rahasia di mana sang istri dan putra yang tidak kunjung keluar membuat Felix langsung bangun dari duduknya tapi sebelum itu ruangan Felix di ketuk membuat Felix menghentikan langkah.


"Masuk " ucap Felix membuat seseorang yang mengetuk pintu ruangan langsung memperlihatkan dirinya.


"Maaf tuan, anda ingin pulang? " tanya asisten Felix.


"Iya, kau pulang saja lebih dahulu " ucap Felix


"Baik tuan, oh ya maaf sebelumnya jika besok saya di tugaskan di kantor cabang karena tuan Andre sudah kembali dari cutinya " jelasnya.


Karena dia hanya asisten pengganti dan masih belum terlalu paham dan anggap saja dia beruntung bisa bergabung di kantor pusat.


"Baiklah, semoga kau betah di tempat baru mu " jawab Felix.


Setelah tidak ada lagi yang ingin di bicarakan membuat Felix melanjutkan kegiatan yang sempat tertunda.


Ceklek...

__ADS_1


"Ya ampun " keluh Felix Melihat istri dan putranya yang luar bias, bagaimana bisa menghabiskan makanan sebanyak itu dan bahkan tidur di lantai hanya alasan karpet Felix tidak bisa membayangkan bagaimana sakit tubuh orang kesayangan.


"Sayang, mommy bangun " ucap felix mencoba membangunkan dia orang kesayangan yang mulai sadar.


"Honey ada apa? " tanya Naira dengan suara khas bangun tidur yang malah si*l membuat Felix merinding, bukan merinding karena ada s*t*n tapi ah sulit di jelaskan dengan kata-kata.


"Ayo kita pulang " ajak Felix.


Sedangkan Dirga yang sudah duduk tapi masih memejamkan mata membuat Felix langsung membawa Dirga dalam gendongannya, dan tidak lupa membantu Naira untuk bangun untuk pulang.


"Nanti lanjut tidur di mobil " ucap Felix.


Saat lift terbuka Felix langsung menuju mobil yang parkir tidak jauh dari lift yang langsung ke parkiran dan langsung sana Felix membuka pintu untuk Naira masuk dan setelah itu baru Felix meletakkan Dirga di bangku belakang.


Saat Felix sudah duduk di kursi kemudi hanya menggeleng melihat Naira dan Dirga yang sama.


Setelah itu Felix langsung menancap gas meninggalkan area kantor dan mengemudi dengan santai.


"Honey stooppp " ucap Naira tiba-tiba membuat Felix dengan refleks ngerem mendadak.

__ADS_1


Karena Felix yang rem mendadak membuat mobil lain juga rem mendadak hal itu membuat bunyi klakson bersautan jika suara yang di hasilkan membuat orang kesal maka Naira tidak kalah bertepuk tangan gembira.


"Musiknya keren sekali " ucap Naira membuat Felix bengong.


"Mommy, suara apa itu " ucap Dirga yang terganggu dengan suara berisik tersebut.


"Musik sayang, honey aku mau es cendol ayo cari " perintah Naira yang tidak bisa di bantah.


Masih dengan rasa bingung Felix menancap gas untuk saja mengemudi lain tidak marah atau melabrak dirinya.


"Mommy Dirga mau juga es cendol " ucap Dirga yang merasa sudah lama tidak minum es cendol.


"Iya sayang kita cari " ucap Naira.


Baik Dirga maupun Naira yang tadinya sudah seperti mayat hidup berjalan dengan mata masih terpejam sekarang malah sudah terbangun dan minta es cendol.


"Aku tidak mimpi kan? " tanya Felix sambil mencubit pipinya yang terasa sakit karena di cubit dan ternyata dia tidak mimpi.


Sebelum itu Felix harus keliling mencari es cendol di sore hari yang entah di mana Felix harus mencari juga tidak tahu tapi tetap saja Felix tidak banyak bertanya dan terus menelusuri jalan.

__ADS_1


"Itu dia "


__ADS_2