Sweet Baby

Sweet Baby
part 14


__ADS_3

"Itu dia " tunjuk Naira yang melihat spanduk es cendol.


"Daddy ayo ke sana " ucap Dirga.


"Baiklah " jawab Felix yang pasrah saja.


Entahlah perasaan saja atau memang ada yang aneh tapi Felix diam saja selagi tidak ada yang masalah.


Padahal baru saja Felix mematikan mesin mobil baik Naira dan Dirga sudah turun dari mobil meninggal dirinya dan langsung mengambil tempat duduk yang nyaman untuk menikmati es cendol untung masih ada. Felix yang melihat itu hanya bisa menggeleng memang tidak ada ja'im ja'im jadi cewek tapi Felix sayang, jelas sayang istrinya.


"Mang mau es tiga " pesan Naira.


"Baik neng " jawab mamang penjual es cendol yang tidak Naira ketahui siapa namanya.


Baik Dirga dan Naira menunggu dengan sabar Mamang cendol yang membuat pesanan mereka.


"Tutup mulutnya mommy nanti lalat masuk " tegur Felix membuat Naira langsung menutup mulutnya yang mengangak karena sudah tidak tahan menahan keinginan.


"Ini pesanan neng, silahkan di nikmati " ucap Mamang yang membawa pesanan mereka.


"Terima kasih " jawab meraka.


"Baca doa dulu mommy " tegur Dirga saat Naira sudah mau main comot saja.

__ADS_1


Naira yang mendengar itu langsung cengengesan dan menunggu sang putri baca doa sampai selesai dan setelah itu Naira langsung menikmati es cendol yang begitu kenyal dan sangat nikmat di lidah.


"Enak, honey ayo minum lezat tahu " ucap Naira.


"Iya mommy " jawab Felix ikut menikmati es cendol yang benar-benar enak, pantas saja tempat ramai rasanya nikmat begini.


Jika Kalian pikir jika habis Menikmati es cendol membuat mereka kenyang Kalian salah besar, Naira merengek untuk mencari bubur ayam di sore hari.


"Honey, aku mau bubur ayam " rengek Naira.


"Mommy, apa mommy tidak kenyang Dirga sudah kenyang " ucap Dirga yang sudah kenyang menikmati es cendol tadi.


"Mommy belum sayang, kalian tunggu mommy saja " jawab Naira tanpa dosa


"Tapi aku ingin honey, biar saja badan ku gendut apa honey akan mencari wanita lain jika tubuh ku gendut " ucap Naira sambil memperhatikan tubuhnya yang semakin berisi.


"Awas saja jika Daddy cari mommy baru, akan Dirga adukan pada grandma atau aunty biar Daddy di tembak " ancam Dirga yang membuat Felix yang mendengar itu langsung diam.


Jangankan ingin selingkuh lihat wanita lain saja Felix tidak selera, tubuh berisi istri semakin hari semakin seksi apa lagi jika menggunakan baju dinas okeh fix Felix tidak mampu untuk mengedipkan mata.


"Dengar tuh honey awas saja aku punya sekutu sekarang " bangga Naira.


"Iya sayang honey bunny sweety " ucap Felix.

__ADS_1


"Eh,, itu kata-kata ku honey tidak boleh nyontek tidak kreatif sekali " kesal Naira.


"Jangan cemberut nanti bubur tidak dapat " ucap Felix membuat Naira langsung senyum.


Dirga yang menyaksikan itu hanya menggeleng saja kedua orang tuanya memang unik bin ajaib satu kek kulkas satu lagi kek es cair, tapi walau begitu mereka begitu romantis yang membuat Dirga bahagia.


Keliling-keliling mencari bubur ayam akhirnya mereka menemukan bubur ayam yang di inginkan oleh sang istri, Naira dengan wajah berbintang menuju Gerobak penjual bubur ayam.


Iya, mereka tidak mencari di cafe atau tempat tempat mahal Felix malah mencari tempat penjual kaki lima yang tidak kalah lezat dengan restoran.


"Honey, Dirga mau? " tanya Naira menawarkan.


Dengan kompak mereka menggeleng karena mereka kenyang dan hanya menemani sang mommy yang ingin makan bubur ayam yang untung masih ada jika tidak enak apa yang terjadi.


Sekarang sudah ada satu mangkuk bubur ayam di hadapan Naira dan tanpa menunggu lama menunggu lama Naira langsung melahap bubur tersebut.


"Pelan-pelan sayang " tegur Felix yang melihat Naira makan sudah seperti di kejar setan


"Iya, kami tidak minta juga " ucap Dirga.


Tapi Naira tetap pada dirinya yang melahap habis bubur tersebut, tidak hanya satu bahkan dua mangkuk membuat mereka mengangak serius porsi Naira sebanyak itu.


"Sayang apa benar ini kau? "

__ADS_1


__ADS_2