
Setelah mendapat lampu hijau jika dia akan di bantu oleh sang bestie sekarang giliran Naira berpikir keras bagaimana cara mencari tahu identitas wanita tadi.
"Ah,,,, jiwa penasaran meronta-ronta " keluh Naira yang bingung ingin melakukan apa dan dari mana dia harus memulai.
Saat Naira sibuk dengan pikirannya bahkan Naira tidak sadar jika sang putra Sudah duduk di sampingnya dengan iPad di tangannya.
"Jangan memikirkan hidup orang lain , pikirkan saja hidup kita " ucap Dirga yang membuat Naira terkejut dan refleks mengusap dadanya yang hampir copot dengan ucapan datar sang putra.
"Oh ya ampun, kau mengagetkan mommy saja Dirga " keluh Naira yang hanya di respon mengangkat bahu acuh oleh Dirga yang sudah sibuk dengan iPad miliki.
Di dalam iPad tidak ada game semua berputar tentang pelajaran dan semua memang sudah Felix dan Naira siapkan, walaupun seperti mainan biasa.
"Dirga bukan hantu muncul mommy" ucap Dirga setelah Naira sedikit tenang.
"Mana ada hantu setampan putra mommy, oh iya apa putra mommy ma- " belum selesai Naira bicara sudah di potong dengan cepat oleh Dirga yang membuat Naira langsung menutup kembali mulut yang berbentuk O.
__ADS_1
"Tidak '' potong Dirga.
"Mommy belum selesai bicara Dirga " protes Naira.
Dirga menarik nafas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan sebelum menatap sang mommy dan tidak lupa Dirga menatap ke arah Naira.
"Ini pasti tentang anak baru itu, Dirga tidak mau ambil tahu mau Mommy biarlah mereka dengan urusan kita dengan urusan kita " ucap Dirga menjeda ucapannya sebelum dia lanjutkan.
"Dirga sudah lapar mommy tidak mau siapkan makanan " lanjut Dirga membuat Naira refleks menepuk kening lupa.
Walau bagaimanapun Naira yang masih pecicilan tetap saja Dirga menyayangi mommy tercinta yang selalu ada untuknya.
***
Sedangkan Felix yang sedang duduk di kursi kebesaran sedang sibuk dengan berkas yang tiada habisnya yang mungkin saja membuat semua orang muak tapi Felix selalu bersyukur dengan apa yang ada, banyak di luar sana yang menginginkan posisi Sepertinya.
__ADS_1
Memiliki keluarga yang kaya raya membuat Felix tidak bisa duduk manis mengandalkan orang lain dia harus bekerja keras karena mendapat posisi sekarang tidaklah mudah.
Dan peraturan itu tetap berlaku pada keturunan mereka terutama pada Dirga yang mereka didik dengan tegas tidak semudah Dirga bayangkan untuk mendapatkan barang mewah yang dia inginkan, harus ada sesuatu yang mereka dapat seperti penghargaan yang di dapat.
Fokus Felix harus pecah karena pintu ruangan di buka oleh seseorang yang membuat Felix menatap tajam ke arah wanita berpakaian seksi yang berjalan anggun ke arahnya.
"Maaf tuan saya sudah berusaha mengusir nya tapi dia tetap menerobos begitu saja " jelas asisten Felix yang mendapat tatapan maut paling menakutkan dari Felix yang di kenal pria dingin dan kejam di dunia bisnis.
"Siapa kau? " tanya Felix dengan tegas.
Wanita berpakaian seksi yang sangat membantu Felix muak belahan dada yang di perlihatkan sudah seperti gembel, iya Felix menyematkan kata gembel pada orang yang menggunakan pakaian kurang bahan seperti wanita di hadapannya ini, bahkan gembel saja masih berpakaian sopan biar tidak bersih tapi mereka menutup tubuh mereka tapi wanita ini, ah sudahlah Felix tidak selera sama sekali dengan tubuh wanita di hadapannya.
Asal wanita ini tahu jika istri barbar lebih seksi dan hot dari pada wanita di hadapannya. Apa perlu Felix ingatkan jika istri adalah model yang sampai saat ini menjaga tubuh ideal walupun tidak jadi model lagi.
Naira memang hebat, berbeda dengan wanita di hadapannya yang sudah ke sana kemari sudah seperti orang hamil ke 5.
__ADS_1
"Kau tidak mengenal ku? "