
Harum masakan memenuhi isi rumah mereka, saat Felix sampai dan di sambut oleh asisten yang mengetahui kedatangan.
"Di mana nyonya? " hanya Felix pada asisten.
"Nyonya di dapur tuan " jawab asisten membuat Felix mengangguk dan langsung menunju dapur tapi sebelum itu Felix Melihat sang putra yang fokus pada iPad di tangannya.
"Son, apa yang kau lakukan? " tanya Felix membuat Dirga terkejut dan refleks menyembunyikan iPad di belakang.
Felix yang melihat itu mengerut kening bingung, tidak seperti biasanya respon putra seperti ini.
"Kau menyembunyikan sesuatu pada Daddy son? " tanya Felix yang langsung di jawab gelengan oleh Dirga.
Felix mendengar membuat Dirga semakin menyembunyikan iPad di belakang biar tidak di ketahui oleh sang Daddy, tapi akhirnya Dirga bernafas lega saat sang mommy datang dari arah dapur.
"Sayang, makan si- " belum selesai Naira bicara sudah di hentikan saat melihat Felix dan sang putra yang sedang mode serius.
"Ada apa ? " tanya Naira yang mendekat pada dua pria beda usia kesayangan.
"Sayang, ingin menunjukkan sendiri atau Daddy paksa " ancam Felix membuat Dirga menyerah, dia paling takut jika sang Daddy memberi ancaman.
__ADS_1
Tidak main-main Felix pasti melakukan apa yang dia ucapkan itu sebabnya Dirga takut.
"Baby " panggil Naira saat sudah membuat sang putra takut.
Felix tidak peduli langsung menerima iPad yang di berikan oleh Dirga yang langsung memalingkan wajahnya.
"Ada apa sih honey " akhirnya Naira penasaran juga apa yang membuat suaminya penasaran dengan isi di dalam iPad sang putra.
Felix dan Naira saling pandang saat sudah melakukan melihat isi iPad sang Putra yang berubah tidak seperti yang mereka atur.
" Dirga bosan belajar yang sama Daddy , mommy itu sebabnya Dirga curi file Daddy " jelas Dirga tanpa dosa
"Sayang kau tahu mommy melarang putra mommy harus berpikir keras tentang bisnis, fokus saja belajar sayang biar saja Daddy yang bisnis dan kau- " ucapan Naira di potong oleh para pria.
"Maksud mommy harus jadi model seperti mommy? " potong felix
"Tidak mau jadi model " tolak Dirga.
Mereka benar-benar kompak padahal Naira belum selesai bicara membuat Naira cemberut.
__ADS_1
"Tidak ada salahnya juga jadi model, putra mommy juga tampan bisa kok mommy bisa bantu " ucap Naira.
"Mommy saja, jika tidak suruh grandma " celetuk Dirga membuat Felix tertawa.
Bagaimana jika di dengar oleh mommy mereka bisa-bisa di amuk nanti, jangankan mau jadi model Aqeela lebih senang menembak.
"isss,,, nanti grandma dengar " ucap Naira.
"Ayo sarapan, setelah ini jangan paksa belanja yang membuat otak berpikir keras, fokus saja pada pelajaran " ucap Felix.
"Dirga bosan Daddy, Dirga juga baru hafal sedikit " ucap Dirga yang membuat Felix menganggak, putra satu ini benar-benar tidak bisa di ragukan lagi.
Ah, entah bagaimana cari memberi pengertian pada putra yang kelewat cerdas ini, di suruh belajar pelajaran malah belajar bisnis.
Felix menegaskan untuk jangan memaksa otak sang putra untuk belajar bisnis tapi lihatlah bagaimana sang putra begitu kekeh sampai nekat mencuri file miliknya dan belajar diam-diam.
"Sudahlah nanti bahas semua ini, ayo kita makan siang nanti keburu dingin lagi " ucap Naira yang mengakhiri semuanya.
Akhirnya mereka makan siang bersama dengan menu yang semakin hari masakin lezat, Naira benar-benar berusaha untuk menjadi seorang istri dan ibu yang baik untuk suami dan putra mereka.
__ADS_1