
"Kau tidak mengenal ku? " tanya wanita seksi pada Felix yang datar.
"Stop, atau aku akan menghancurkan bisnis ayah mu " ancam Felix, membuat wanita seksi yang tadinya begitu berani langsung menatap tajam ke arah Felix yang begitu cepat mengenali seseorang.
Benar, dia adalah putri dari seorang pengusaha yang di tolak oleh Felix dan daddy memerintahkan dia untuk merayu Felix tapi lihat belum apa-apa di sudah gagal.
"Ternyata nyalimu sangat kecil, asal kau tahu istri ku lebih seksi dari pada kau yang di gilir setiap hari, aku tidak bisa membayangkan betapa kendur diri mu itu " ejek Felix membuat wanita seksi yang entah siapa namanya begitu marah dan langsung pergi dengan berjalan menghentak kaki menimbulkan suara yang nyaring di ruangan tersebut.
Setelah wanita seksi tersebut pergi Felix langsung memberi peringatan pada asisten yang bagaimana bisa kalah dengan seorang wanita.
"Apa kau berubah kelamin, dia seorang wanita sudah aku katakan lakukan apapun jika mereka nekat " marah Felix.
Yang membuat asisten diam, dia adalah asisten baru yang baru bergabung 1 Minggu yang lalu karena asisten yang lama meminta cuti karena orang tua sakit, jika sudah masalah orang tua Felix tidak bisa menahan dan memberikan izin cuti.
__ADS_1
"Maaf tuan " ucap takut.
"Keluar aku muak melihat mu " usir Felix yang tiba-tiba pening, sungguh Felix tidak ingin emosi tapi melihat asisten yang lemah begitu membuat Felix naik pitam.
Felix langsung mengotak-atik ponsel untuk menghubungi seseorang di sebrang sana yang mungkin saja masih sibuk mengurus orang tua tapi tetap saja Felix ingatkan asisten kembali.
"Bagaimana keadaan ibumu? " tanya Felix to the point pada Asisten yang baru saja menjawab panggilan telpon.
Padahal dia belum sama sekali mengapa tapi sudah di todong oleh pertanyaan yang membuat dia mengakhiri dengan cepat sekian.
"Cepat kembali jika tidak aku akan menculik ibu mu " ancam Felix yang malah di respon tawa renyah oleh Andre di seberang sana.
"Aku tidak bercanda, pokoknya aku tidak mau tahu kembali besok dan bersihkan ruangan ku dari koman mematikan " ucap Felix langsung mengakhiri panggilan begitu saja.
__ADS_1
Terlihat Felix benar-benar kesal di sebrang sana membuat Andre jadi penasaran apa yang terjadi.
Tidak heran jika panggil berakhir begitu saja Andre harap maklum akan hal itu, toh dia hanya asisten tidak ada hak untuk marah bukan? sudahlah nikmati saja.
"Siapa nak? " hanya wanita paruh baya yang terlihat pucat di usianya.
"Itu mama, bos di tempat kerja " jawab Andre.
"Apa dia ingin kau kembali, kembalilah mama juga sudah sehat mungkin dia membutuhkan mu di sana " ucap wanita paruh baya yang di panggil mama oleh Andre.
"Memangnya mama sudah sehat? " tanya Andre untuk memastikan jika wanita kesayangan sehat dan saat itu Andre akan merasa tenang jika bekerja kembali.
"Kau bisa lihat mama hanya sakit biasa sudah tua, besok kau harus kerja nanti kau di pecat dan menyalahkan mama lagi " canda mama Andre membuat siapa saja yang melihat itu akan bahagia dengan keluarga mereka.
__ADS_1
"Baiklah, besok Andre akan bekerja " jawab Andre akhirnya.