
Naira yang sudah mengakhiri panggilan mereka terkekeh geli, dia bisa membayangkan bagaiman Fiona begitu kesal di sebrang sana, tapi lebih keren jika dia melihat secara langsung ekspresi wajah kesal itu.
"Pasti Fiona marah-marah di sana " ucap Naira dengan tawanya.
Setelah itu Naira kembali melanjutkan masak yang sempat tertunda jika tidak putra akan kesal dan lebih parahnya bisa ngadu pada suami tampan sejagat dunia Maya.
Jika Naira melanjutkan masak, Dirga yang berada di ruang keluarga sibuk dengan iPad di tangannya, tidak di sekolah di rumah Dirga terus belajar dan itu juga bukan karena paksaan dari Felix maupun Naira semua itu murni keinginan Dirga yang membuat mereka bangga, selain Dirga yang cerdas yang di miliki.
***
Di kediaman yang megah seorang bocah kecil yang sangat cantik duduk seorang diri di taman belakang sambil melihat kupu-kupu yang berterbangan.
"Putri mommy sedang apa? " tanya seorang wanita cantik yang datang dari arah belakang.
Kartina, seorang wanita cantik berusia 28 tahun yang sekarang sudah memiliki seorang putri berusia 5 tahun yang sekarang duduk di sekolah dasar.
__ADS_1
Aurora Natasha putri, nama yang Kartina berikan untuk putri tercinta yang sekarang tumbuh menjadi gadis yang cantik.
"Mommy " panggil Aurora.
"Mommy boleh duduk? " tanya Kartina.
"Tentu saja " jawab Aurora membuat Kartina duduk di samping sang putri.
Kartina dan Aurora saling diam sibuk dengan pikiran masing-masing membuat wanita paruh baya yang melihat itu sedih, terutama pada Kartina yang berubah baik-baik saja padahal hatinya hancur kejadian beberapa tahun lalu yang membuat hidup Kartina berubah, bukan mereka membenci takdir tapi kenapa dengan cara ini? tidak cukupkah dia merasakan sakit atas kegagalan ruang tangga tapi kenapa harus sang putri menjadi begini.
Dan sampai saat ini baik dia, Kartina tidak mengetahui siapa ayah dari Aurora.
Tidak ada hati seorang ibu yang baik-baik saja melihat hidup putri mereka hancur seperti sekarang.
Sedangkan putri satunya, Kartika yang dia ketahui tidak teratur dan lebih parahnya hidup yang dia jalani berubah menjadi liar, Widia yang mendapat kabar tentang sang putri merasa sedih.
__ADS_1
"Tuhan, Skenario apa yang kau permainkan saat ini? " ucap Widia membatin.
Rumah tangga yang hancur?.
Mereka hanya bisa pura-pura kuat untuk menjalani hidup yang sudah di gariskan untuk mereka saat ini.
***
Sedangkan Felix di ruangan yang fokus pada pekerjaan langsung menghentikan pekerjaan saat pintu ruangan di ketuk oleh seseorang yang mengatakan jika sudah saatnya makan siang, dan menawarkan makan siang tapi Felix menolak karena dia ingin makan siang bersama sang istri dan putra mereka.
Jika Felix yang dulu dan sangat dingin tapi bersama keluarga kecil yang dia cintai Felix rela mengusir jauh sifat yang tidak membuat Naira menyerah mendapatkan cintanya.
Walaupun memiliki sifat yang berbanding balik tapi tetap saja Felix senang dan bersyukur saat memiliki putra yang hampir mirip padanya, bisa berabe jika mirip sama Naira yang barbar sama seperti saudara kembarnya. Siapa lagi jika bukan Fiona yang betah di new York sana tidak berniat untuk kembali menghampiri dirinya di sini.
Tapi tidak masalah menjadi seorang istri sedang Zack yang sibuk tidaklah mudah, nanti akan tiba saatnya mereka berkumpul bersama .
__ADS_1