
''hah... enaknya kalo bisa menerobos saat tidur'' ujar syin lun yang sambil melihat sikuro yang masih dikelilingi oleh energi 5 warna.
besoknya, syin lun masih tidur diatas batu dengan terlentang bebas tanpa pembatas tiba-tiba wajahnya seperti dibasahi oleh sesuatu, syin langsung membuka kelopak matanya dan melihat hewan buas sebesar sapi jantan yang masih asyik menjilati wajahnya.
syin lun terkejut dengan hewan buas yang menjilati wajahnya namun tidak mengambil tindakan apa-apa, karena merasa sedikit familiar dengan aura kehidupan yang dimikili oleh hewan buas itu, kemudian menyadari, ''apa kau kuro'' tanya syin lun sambil memegang kepala hewan buas tersebut.
awouuuu..!
''hahaha... aku tak menyangka setelah kau sembuh hanya dalam semalam kau sudah jadi sebesar ini'' syin tertawa kemudian dia memuji tak percaya dengan perkembangan sikuro, sikuro ingin menjilat lagi wajah syin lun ''hentikan kuro sudah cukup, lain kali jangan menjilati wajahku, aku kurang suka oke'' ujar syin lun sambil mengelus-ngelus kepalanya sikuro.
sikuro pun berhenti berusaha menjilati wajah syin lun dengan warut wajah yang terlihat kecewa, ''hahaha... kau jangan kecewa begitu, aku hanya kurang suka dijilat oleh siapapun dan bukan berarti kamu tidak boleh dekat denganku, jika kamu ingin mengelus tubuhmu padaku, aku tidak keberatan asal jangan dijilati'' ujar syin lun
sikuro yang mendengar itu, wajahnya kembali terlepas, ''kuro, aku akan mulai berlatih untuk beberapa saat, jadi kalo kamu mendengar aku berteriak keras kamu hiraukan saja tidak usah memperdulikannya, karena itu salah satu pelatihan yang kupunya, dan ini ada daging untuk makananmu salama 2 minggu, kalo dagingnya habis kamu bisa berburu diluar,'' ujar syin lun kepada sikuro, syin lun kemudian beranjak dari tempat dia tidur dan pergi kekolam air susu stalatis yang kini sudah jadi air jernih biasa,
syin lun membasuh mukanya dan berkumur-kumur beberapa kali, ''oh ya satu lagi kuro, kamu tidak boleh mengganggu latihanku, karena kalo sedikit saja ada kesalahan aku bisa saja langsung mati, ngerti'' pinta syin lun pada sikuro yang kemudian mengangguk mengerti pada ucapan syin lun, setelah melihat anggukan sikuro, syin lun kemudian berjalan kegoa sebelah.
''pelatihan seperti apa yang dilakukan oleh tuan sampai bisa membuatnya mati jika terjadi kesalahan dan juga teriakan, huh...'' batin sikuro yang masih kebingungan, tiba-tiba.
aaaaghkh!
teriakan syin lun yang sudah mulai melakukan pelatihannya atau bisa juga dikatakan kalo syin lun sedang melakukan penempaan daging dan darah, sikuro terkejut mendengar teriakan syin lun yang kesakitan, ''tuan bilang tidak boleh mengganggunya apapun yang terjadi...hahh...''batin sikuro.namun ketika dia hendak melangkah dia teringat dengan ucapan syin lun yang tidak boleh diganggu, akhirnya sikuro mengurungkan niatnya dan merebahkan tubuhnya disamping batu tempat syin lun tidur.
__ADS_1
¤¤¤¤¤¤
seminggu kemudian.
aaaahgkh!
teriakan syin lun yang masih terdengar jelas setelah 7 hari, sikuro yang khawatir kepada tuannya hanya bisa tidur sabar sampai tuannya selsai dengan pelatihannya.
disisi lain tempat syin lun berlatih, syin lun terlihat sedang duduk ditengah kolam air darah emas, teriakan kesakitan yang menggema keseluruh goa terdengar jalas, karena proses penempaan daging dan darah, selama proses itu syin lun akan mengeluarkan darah dari mulut, hidung, telinga, mata dan kulitnya yang terobek karena proses itu, kemudian kulit dan daging syin lun terkelupas dikit demi sedikit hingga terlihat tulangnya yang berwarna seperti berlian dan kemudian daging, darah dan kulitnya teregenerasi lagi seperti semula, proses itu terus berlanjut dengan dihiasi nyanyian kesakitan syin lun.
syin lun sebelum memulai penempaan daging dan darah dia sudah terlebih dahulu memindahkan kesadaranya kedalam dantian, agar kesadarannya tidak hilang dia melakukan pencegahan terlebih dahulu, karena saat proses penempaan daging dan darah semua daging dan darah akan terkoyah habis bahkan otaknya sekalipun.
proses itu terjadi terus menerus dengan rasa sakit yang ditanggung oleh syin lun selama proses penempaan daging dan darah masih berlanjut.
hari berganti malam dan malam berganti hari, teriakan menggema keseluruh lorong goa karena rasa sakit yang diterima oleh syin lun, hari-hari didalam goa yang dihiasi dengan suara nyanyian kesakitan selih berganti siang dan malam, nyanyian kesakitan tersebut sudah seperti lagu tidur untuk sikuro.
3 minggu sudah berlalu, namun teriakan kesakitan yang dikeluarkan oleh syin lun belum juga mereda, sikuro yang kerjaannya hanya makan, tidur akhirnya memutuskan untuk keluar dari goa karena persedian makanan yang ditinggalkan oleh syin lun untuknya sudah habis.
''hah...' desah lesu sikuro yang mulai beranjak dari tempat tidurnya, ''daging yang ditinggalkan oleh tuan untukku sudah habis, tuan bilang aku boleh keluar dari goa kalo aku sudah kehabisan daging, hah,,, lebih baik aku keluar dulu dari goa sambil berlatih untuk beberapa elemen baruku, kalo aku sudah pergi berpetualang sama tuan tapi aku masih selemah ini, hah,,, aku yang seperti sekarang hanya akan menjadi penghambat untuk tuan, lebih baik aku berlatih keras agar bisa berguna untuk tuan. kalo aku sampai menjadi penghambat bagi tuan, itu bisa jadi bahaya jika tuan sampai terluka karena melimdungiku, saat pertama kali aku bertemu dengan tuan aku pikir tuan juga akan membuliku atau dia akan menjadikanku sebagai hasil uji cobanya'' keluh kesah sikuro dalam pikirannya yang terus berjalan pergi keluar dari goa.
''tapi aku salah besar, bukan hanya menjaukanku dari adik-adik brensekku yang terus membuliku saat ibu sedang berburu, tuan juga menyembuhkanku, dibalik itu, tuan juga memberikan pil tingkat tinggi untukku sebagai pembantu pembentukan intiku.
__ADS_1
karena itu semua, intiku sekarang 7 kali lebih kuat dari semua rasku, iee,,, mungkin lebih kuat dari semua hewan buas yang ada dihutan kematian ini, hah,,, tuan orang yang sangat baik, beda dari apa yang dibilang oleh ibu dan yang lainmya, yang mengatakan kalo manusia itu sangat kejam.
yosss, mulai sekarang aku akan berlatih keras agar tidak menyusahkan tuan nantinya, ok, kita mulai dari mana pemburu.....'' batin sikuro. sikuro yang tidak fokus terus berjalan kedepan tanpa henti, karena sibuk dengan pikirannya, dia sampai tidak sadar kalo dirinya sudah setengah jalan menuju hutan terdalam.
''eh... ini dimana, apa aku terus berjalan tanpa mempedulikan sekitarku, yaaah,,, ya sudahlah, mari kita mulai pemburuannya'' batin sikuro yang tersadar dari lamunannya, kemudian sikuro berjalan pergi mencari mangsa pertamanya, sekitar 10 langkah kemudian sikuro menemukan hewan buas kelas 2 puncak dengan jenis harimau taring.
sikuro langsung menerjangnya dengang telapak kali depannya, siharimau taring dengan sombongnya dia mengaung keras kearah sikuro, grhaaaaoooouuu! awungan keras siharimau.
grrrhh! grrrh! GRRHAAAAAOOOUUU!
awungan sikuro langsung membuat siharimau taring menciut gemetar, sikuro yang melihat siharimau ketakutan dia melanjutkan jalannya, ''hah,,, susah juga cari lawan latihan'' batin sikuro yang melanjutkan perjalannya. sedangkan siharimau taring tadi dia sudah gemetaran tidak karuan dan saat sikuro sudah membelakanginnya dia kencing ketakutan, kemudian siharimau lari seperti kerasukan kearah yang berlawanan dengan air kencing yang masih keluar hingga berceceran kesana-kesini, siharimau tidak memedulikan itu baginya yang penting selamat.
sikuro berjalan dengan santai karena tidak ada yang menghalangi jalannya, beberapa saat kemudian sikuro melihat kawanan serigala yang berbeda dengan dirinya dan mereka semua berada dikelas 4 dan satu diantara mereka berada dikelas 5, ''hehehe... keberuntunganku akhirnya datang juga'' batin sikuru dengan senyuman licik dibibirnya.
sikuro berjalan kearah kelompok serigala yang berjumlah sekutar 12 ekor, pada saat melihat sikuro terus berjalan kearah kelompok mereka, insting bertarung mereka langsung bertindak, ancang-ancang sudah disiapkan tinggal mengeroyok saja, ''hah,,, itu lebih baik, ayo maju kalian semua'' ujar sikuro dengan melakukan telkenisis pada mereka, seakan mengerti dengan suara kiriman sikuro mereka langsung menyerbu secara bersamaan.
''ora,,,ora,,,ora,,,'' sikuro yang membalas setiap serangan mereka, dia mencakar dengan kuku tajamnya diperut, leher dan pundak mereka, sikuro merasa kurang pas jika dia hanya mencakar mereka, karena tidak mau ambil pusing dia langsung menerkam dengan gigi taringnya pas dileher lawannya dan mati seketika karena gigitan sikuro yang sangat kuat.
pertarungan sikuro berlangsung selama 43 menit hingga dia membunuh semua serigala itu, sikuro merobek perut dan mengambil inti mereka semua kemudian dia memakan semua inti mereka, sikuro menguyah inti-inti mereka yang keras seperti menguyah kacang, namun suara yang dikeluarkan seperti suara mesin penggiling batu yang sedang bekerja.
next.
__ADS_1
hah... tadi sudah selesai sekali tapi karena hpnya mati karna habis batre ya... harus diulang lagi.... alah mak,,,, sial amat anakmu ini....