TAIDANA ANCHISUKIRU (1000 Tittle)

TAIDANA ANCHISUKIRU (1000 Tittle)
2. kenyataan


__ADS_3

Setelah menerima semua ingatan itu dia mengambil sebuah kesimpulan kalo dia telah bereingkarnasi kedunia lain seperti dikomik-komik dan merasuki tubuh seorang anak kecil yang masih berumur 9 tahun dengan kenangan yang awal-awalnya menyenangkan diganti dengan kepedihan dan berakhir menyedihkan karena dianggab tidak berguna oleh ayahnya yang bernama kei san niu


Namun dibalik ketidak bergunanya dia ternyata mempunyai bakat yang bisa dibilang cukup tinggi ditambah dengan kepintarannya dalam memahami sesuatu, apabila ada yang melatihnya mungkin dia sudah jadi seorang jenius yang dihormati,


sekalipun tidak ada yang melatih dirinya, apabila dia mempunyai pengetahuan tentang cara berkultivasi atau cara mengumpulkan mana yang memadai untuknya, mungkin dia tidak akan berakhir seperti ini.


dibalik kisah kenapa dia bisa berakhir seperti ini, itu berawal ketika dia berumur lima tahun pada hari pengujian bakat, karena anak umur lima tahun sudah mempunyai tubuh yang bisa menampung mana dan sihir, mereka juga sudah bisa mendenfikasikan jenis tubuh yang dimiliki.


setelah menunggu beberapa saat, kini giliran namanya yang dipanggil ''kei syin'' teriak salah satu dari para penguji, kei syin berjalan kepanggung pengujian setelah dipanggil.


kei syin yang sudah berada di panggung langsung didenfikasikan jenis tubuh apa yang dimilikinya namun sipenguji tidak tau karena yang dia lihat hanya kegelapan tanpa cahaya, karena tidak tau, sipenguji mengambil bola kristal untuk menguji tingkat bakat sihir.


namun yang keluar hanya warna hitam kelam yang terlihat oleh sipenguji, karena yang keluar warna hitam yang berarti rendah kini sipenguji menyuruh kei syin untuk meletakkan tangannya pada tiang besar yang tertancap ditengah panggung.


pada saat kei syin meletakkan tangannya, cahaya hitam keluar dari tiang besar tersebut, kemudian sipenguji yang melayani kei syin berjalan pergi kearah seorang pria paruh baya dan mengatakan sesuatu yang hanya bisa didengar oleh mereke berdua.


setelah itu sipenguji kembali mendatangi kei syin setelah membisikan sesuatu kepada pria paruh baya yang didatanginya tadi, sipenguji berdiri didepan kei syin ''nak maaf kamu tidak memiliki bakat apapun, karena kamu hanya mengeluarkan warna hitam, saat aku mendenfikasikan tubuhmu aku tidak melihat apa-apa. pada saat kamu menyentuk kristal sihir yang kulihat hanya warna hitam yang berarti kosong dan juga saat kamu menyentuh tiang penguji untuk beladiri yang keluar hanya kumpulan cahaya hitam, jadi bisa kukatakan kalo kamu tidak mempunyai bakat apapun'' jelas sipenguji kepada kei syin, orang-orang yang mendengarnya terkejut tidak percaya akan apa yang didengar oleh mereka.


karena kei syin adalah anak dari kepala keluarga dari clan kei yang terkenal, apalagi keluarga kei syin biasanya melahirkan anak yang mempunyai bakat tinggi, kini melahirkan seorang anak ada yang tidak memiliki bakat apapun, jadi susah untuk dipercaya.

__ADS_1


pria paruh baya yang didatangi oleh pengujinya tadi terlihat sangat marah kepada kei syin karena tidak mempunyai bakat apapun, pria paruh baya itu adalah ayahnya kei syin yaitu kei san niu kepala keluarga clan kei.


kei syin yang kebingungan tidak dapat berkata apa-apa pada sipenguji, karena dia tidak tau harus bertanya apa pada sipenguji yang tidak dapat melihat apa-apa selain hitam pada proses pengujian dirinya, sedangkan dimata kei syin yang kebingungan mengingat hasil yang dikeluarkan oleh batu sihir sedikit berbeda karena dimata kei syin selain warna hitam ada juga garis-garis halus didalam warna hitam yang dipancarkan oleh batu sihir dengan warna yang berveriasi.


Warna yang dilihat oleh si pemuda adalah warna hitam yang disertai dengan garis-garis halus yang berwarna merah,biru,putih,kuning keemasan,coklat dll.


karena tidak tau arti dari garis warna warni itu dia memilih diam, sejak saat itulah dia sering direndahkan oleh keluarganya, namun dia tidak mengambil hati akan hinaan dan ejekan yang dilontarkan oleh mereka.


Setiap kali dia keluar dari kediamannya dia sering sekali dijaili oleh adik-adik yang berbeda ibu dengan dirinya tapi satu ayah, karena di anggap tidak berguna, tidak luput juga ada adik-adiknya yang memukulnya dengan alasan teman latihan.


Dari kesemua kejadian yang dia alami hanya ibu (kai xia)dan adik perempuannya (kei nian xi) yang berselang 4 tahun darinyalah yang menyanyanginya dan selalu mehangatkan hatinya saat dia sedang sedih dan putus asa, kadang-kadang kei syin pulang dengan keadaan babak belur, adik perempuannya yang masih berusia 3 tahun selalu menangis melihat kakak laki-lakinya terluka.


karena itulah ayahnya berniat membunuhnya dan menyebarkan kalo anaknya mati karena penyakit, tapi rencananya diketahui oleh ibu si pemuda dan ibu si pemuda menyuruh dia pergi meninggalkan kediaman lewat tembok belakang ketika malam tiba.


ketika malam tiba ibu si pemuda menyuruh anaknya pergi dari kediaman lewat tembok belakang yang sudah dilubangi supaya tidak ketahuan walaupun si pemuda dengan keras menolak untuk meninggalkan ibu dan adik@, karena sudah tidak tau harus bagaimana agar anak@ pergi sang ibu mengambil sebilah pisau dari kantong penyimpanan dimensi@ lalu melukai sebelah mata kiri si anak kemudian siinu berkata pada si anak ''syin pergilah agar kamu hidup biarkan luka ini menjadi pengenal ketika kita bertemu lagi nanti.


mendengar kata si ibu syin langsung mengendap keluar lewat tembok yang sudah di lubangi dan berlari sekuat tenaga dengan mata yang dibanjiri air mata.


sedangkan si ayah yang sedang mencari syin namun tak ketemu lalu memanggil beberapa pengawal bayangan kepercayaannya ''ada apa tuan'' kata 5 pengawal bayangan '' cari si sampah itu dan bunuh dia, aku tidak merasakan dia ada di keduaman ini, kalian cari di luar kalo ketemu langsung bunuh saja'' kata siayah syin dengan suara tegas, sedangkan mereka kebingungan dengan perintah tuannya ''maksud tuan besar, tuan muda pertama'' tanya salah satu dari pengawal bayangan.

__ADS_1


''emang ada lagi sampah di keluargaku selain dia huh, tugas kalian bunuh dia kalo malam ini dia gak mati kalian yang akan mati,pergi'' kata si ayah syin yang sedang geram karena pertanyaan pengawal bayangan '' baik tuan kami laksanakan'' jawab mereka serentak lalu pergi mencari syin.


di lorong-lorong kota ada seorang anak yang sedang berlari dengan terengah-engah dengan arah yang tak di ketahui, dia berlari dengan badan yang sempoyang seakan-akan bisa jatuh kapan saja, sedangkan pengawal bayangan yang disuruh mencari dia sedang kesana kemari mengelilingi kota untuk menemukanya kemudian membunuh dia.


Disaat sedang mencari para pengawal bayangan hampir putus asa karna nyawa mereka taruhanya, karena sudah delapan jam mereka mencari tapi gak ketemu kemudian salah satu dari mereka melakukan indra pendeteksi ke seluruh kota saat sedang mendeteksi banyak sekali yang ditemukannya tapi tak usah di jalaskan kan tau sendiri keadaan malam.


 


dilain sisi si pemuda yang dari tadi sudah cukup berustirahat di sela-sela gang yang dekat dengan tembok kota melanjutkan larinya tak lama kemudian dia dihalangi oleh tembok besar lalu dia mengitari tembok itu dengan berjalan dan menemukan lubang seukuran tubuhnya di tembok setelah itu dia memasuki lubang itu dengan merayap kayak tentara hingga keluar dari tembok.


sesampainya diluar dia melihat ke sekeliling namun tidak menemukan apa-apa yang ada cuma lapang kemudian hutan, karena tidak menemukan bangunan atau yang lain dia memutuskan berlari kehutan.


dilain sisi ditempat pengawal bayangan berada, disaat salah satu dari mereka sedang mendeteksi dia menemukan sesuatu seperti seseorang yang sedang ngerayap keluar tembok kemudian dia berpikir mungkin itu yang sedang mereka cari '' aku menemukannya'' kata sipendeteksi ''dimana dia sie yuon'' kata salah satu diri mereka ''diarah sana'' kata sie yuon sambil menunjuk kearah selatan kota ''ayo kita kejar'' kata salah satu dari mereka.


Kemudian mereka melayang dari satu banguna kebangunan lain dengan gerakan yang cepat menggunakan teknik peringan tubuh, tidak sampai dua puluh menit mereka sudah sampai ditembok dan melompat keatas tembok dan melihat kearah hutan.


Ketika mereka sedang mencari dengan memantau dari atas tembok kota mereka melihat suatu bayangan yang sedang memasuki hutan yang terlihat seperti anak kecil yang sedang berlari '' itu dia'' kata salah satu dari mereka, tanpa menunggu lama dari atas tembok mereka langsung melesat kebawah dan mengejar syin yang sudah terengah-engah, tidak butuh waktu lama mereka sudah berada didepan syin '' siapa kalian'' tanya syin dengan terkejut.


''kami suruhan ayahmu tuan muda pertama eh bukan kamu tidak pantas dengan nama itu kamu lebih pantas dengan panggilan sammpah'' kata salah satu dari pengawal bayangan kemudian tertawa serentak, julukan petama didapat, ''kalian mau apa'' tanya syin dengan wajah pucat karena para pengawal bayangan mengeluarkan senjata mereka '' ia mau apa lagi kalo bukan membunuhmu'' kata salah satu dari mereka.

__ADS_1


Tanpa basa-basi salah satu dari mereka langsung melesat kearah syin dan menikam dadanya dengan senjata yang berupa belati, sebelum menarik dia memutar belatinyan yang masih tertancap didada syin lalu mencabutnya, tidak butuh waktu lama syin kehilangan pandangan kemudian kesadarannya lalu mati, setelah para pengawal bayangan mengkomfirmasi kematian syin mereka melesat kembali clan kei untuk melaporkan tugas mereka.


__ADS_2