TAIDANA ANCHISUKIRU (1000 Tittle)

TAIDANA ANCHISUKIRU (1000 Tittle)
19. cerita hidup gia


__ADS_3

kai xia menjadi paham dengan penjelasan gia, yang sehingga membuat gia menjadi spesies baru dari kalangan burung, gia mewarisi 70% bentuk ayahnya rajawali dan 30% bentuk ibunya preiko giant.


gia mewarisi sedikit warna dari orang tuanya yaitu kuning dan emas yang berada didahinya beserta kedua bulu yang berdiri melengkung kebelakang, kemudian didadan dan dibawah sayapnya, sedangkan keunguan adalah warna alaminya sendiri sesudah gia menetas.


gia mempunyai tiga saudara dan gia berada dalam urutan ketiga dari keempat saudaranya, jadi gia mempunyai dua saudara yang lebih tua beberapa menit sebelum ia menetas.


saudara pertamanya berjenis pejantan yang mengikuti 99% ayahnya dan 1% ibunya, bentuk badan dan warna bulunya sama persis seperti ayahnya dan sedikit warna ibunya.


saudara keduanya berjenis pejantan juga, 87% ayahnya dan 13% ibunya, bentuknya tidak beda jauh dengan ayahnya namun warna bulunya hampir seluruhnya mengikuti warna bulu ibunya.


gia berjenis betina, mengukiti 25% ayahnya dan 25% ibunya, 25% mengikuti bentuk dan warna bulu ayahnya dan 25% mengikuti bentuk dan warna bulu ibunya, sedangkan 50% lebihnya gia berbeda dengan ibu dan ayahnya dari warna keseluruhan bulunya dan juga bentuk gia hanya mengikuti sedikit dari kedua orang tuanya.


dan yang terakhir berjenis betina dan dia 100% mengikuti bentuk dan warna ayahnya, tidak sedikitpun mengikuti ibunya baik dari bentuk maupun warna bulunya.


karena itu gia tidak dianggab oleh keluarganya sejak ia menetas, merasa tidak sejenis dengan mereka gia langsung dipindahkan oleh ayahnya kesarang lain yang berjarak cukup jauh dari sarang mereka.


beberapa menit setelah menetas gia langsung hidup mandiri, yang anehnya bulu-bulu gia tumbuh dengan sangat cepat, dalam tiga hari satelah menetas gia sudah bisa menggunakan sayapnya untuk terbang walaupun susah pada kali pertama.


dalam keadaan lapar, selama tiga hari tiga malam tidak makan dan masih masih hidup itu merupakan sebuah keajaiban bagi gia, karena biasanya anak burung yang baru menetas jika dalam 24 jam tidak diberi makan, maka akan mati lemas karena kelaparan, jadi gia termasuk jenis anak burung yang sangat buruntung.

__ADS_1


gia mulai mencari makan sendiri saat bulu sayapnya sudah tumbuh padat dan bisa digunakan untuk terbang kebawah pohon alias ketanah, gia mencakar-cakar tanah hingga ia menemukan cacing dan memakannya.


setelah gia kenyang dengan memakan cacing tanah gia ingin naik kembali keatas pohon, namun ia tidak bisa karena ia masih belum bisa terbang, lalu gia berjalan dengan mengepak-ngepak sayapnya sambil berjalan diatas tanah, kadang-kadang gia terangkat sedikit kemudian tersungkur lagi ketanah.


saat gia berjalan selayaknya burung ia melihat sebuah goa kecil yang tidak berpenghuni dan gia memutuskan untuk tinggal sementara digoa tersebut, siang mencari makan dengan berjalan dan ketika matahari mulai tenggelam, gia kembali kegoa.


kehidupan gia yang seperti itu berlansung selama 30 hari hingga seluruh bulunya tumbuh sempurna dan dia mulai terbang bebas kesana kesini untuk mencari makanan yang bisa ia makan, namun gia masih tinggal digoa tersebut hingga syin lun menangkapnya dan menjadikanya hewan kontrak.


begitulah cerita gia yang disampaikan pada kai xia dan xi'er, saat mendengar cerita itu kai xia dan xi'er menangis terhisak-hisak merasa kasihan pada gia, mereka berdua memeluk gia dengan lembut.


😭😭😭😭😭😭😭😭


kembali kecerita


''mulai sekarang kami akan menjadi keluargamu jadi kamu tidak usah merasa dibuang lagi'' kata kai xia sambil memeluk gia.


''eum...eum...'' xi'er yang mengiayakan perkataan ibunya.


''cup...cup...cup...udah ya gak usah nangis lagi nyonya dan nona udah besar jadi jangan cengeng lagi kayak anak kecil dong'' ujar gia yang mencoba menenangkan kai xia dan xi'er.

__ADS_1


T:'buset ni burung, udah kayak ibu-ibu nenangin anaknya, hei othor jangan ngawur dong'. O:'hah...lo bisa gak jangan keluar pas gua lagi pusing, gua tabok nanti lo'. T:'hehehe...maap othor, sabar....sabar'.


gia yang dari tadi udah melakukan berbagi macam cara untuk mencoba menenangkan ibu dan anak itu, namun hasilnya nihil, jadi dia hanya bisa parsah dipeluk oleh keduanya.


2 jam kemudian.


''hick...hick... malang kali nasibmu nak, hick...hick... mulai sekarang anggap saja aku sebagai ibumu'' ujar kai xia yang nangisnya udah mulai mereda, mah walaupun butuh waktu agak lama dikit.


disamping kai xia terdapat xi'er yang tertidur imut, xi'er termasuk kedalam kecantikan nomor satu dikerajaam achians setelah ibunya, xi'er yang tidak sanggup nangis lagi, akhirnya tertidur disamping kai xia karena kecapean nangis.


kai xia dan gia masih ngobrol dengan berbagai macam hal dan tidak kai xia juga menanyakan keadaan syin lun pada gia.


''oh ya gia gimana keadaan anakku disana'' ujar kai xia menanyakan keadaan syin lun.


''tuan baik-baik saja, malah terbilang sangat baik'' ujar gia yang menjawap pertanyaan kai xia.


''kasihan sekali syin ku sayang, dia pasti merana disana'' ujar kai xia yang mulai merasa sedih.


''kalo itu nyonya tida perlu khawatir, karena tuan hidup cukup baik disana'' ujar gia yang mencoba mencegah kai xia menangis lagi.

__ADS_1


next.


maaf ya kalau up nya lama, mungkin beberapa bulan kedepan baru bisa up banyak-banyak.


__ADS_2